Korwil Brigade 571 TMP Madura fokus Lakukan Pendampingan Kasus Penganiayaan di Desa Talango

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kantor Kabag Humas Polres Sumenep, AKP. Widiarti S, SH. SP/Ainur Rahman
Kantor Kabag Humas Polres Sumenep, AKP. Widiarti S, SH. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Meski dituding lemah dalam penanganan kasus di Polres Sumenep, Kabag Humas polres Sumenep, AKP. Widiarti S, SH.  memilih bungkam dan tidak mengomentari tudingan tersebut.

Bahkan pada saat reporter Surabaya pagi.com, melansir berita dan mengirimnya lewat WhatsApp pribadinya, pihaknya hanya menjawab lewat pesan sticker. 

Sementara, Ketua Brigade 571 TMP Korwil Madura, Sarkawi menduga banyaknya kasus yang belum ditangani Polres Sumenep, akibat dari kelalaian dalam proses penangannya.

Alhasil, kasus yang sudah lama mengendap belum kelar juga, seperti kasus dugaan penganiayaan yang menimpa Hartani warga desa Talango yang kasusnya sudah hampir 4 bulan dalam penanganan Polres Sumenep.

 "Bersama Tim Brigade 571 Korwil Madura, kami sudah bersepakat untuk melakukan pendampingan hukum terhadap kasus penganiayaan yang menimpa Hartani," tegasnya.

Dalam kasus penganiayaan yang menimpa Hartani seakan dilemahkan dengan adanya saksi-saksi, padahal bukti dan faktor pendukung melalui bukti lapor lewat flashdisk dan rekaman pelaku sudah ada di pihak kepolisian.

"Semuanya sudah ada di Kanit Pidana Umum (Pidum) dan penyidik itu sudah melakukan klarifikasi terhadap korban dan pelaku, dan kita hanya menunggu perkembangannya," terangnya.

Sejauh ini, penanganan gelar perkara belum dilaksanakan, padahal kanit sendiri yang memerintahkan agar secepatnya digelar sidang perkara.

"Ini persoalan serius karena menyangkut jiwa, dan rasa trauma, kenapa pihak berwajib terkesan mengabaikannya, bahkan seakan mempermainkan Tim kami yang melakukan pendampingan serius terhadap penanganan kasus penganiayaan tersebut," tegasnya.

Menurut Sarkawai penanganan kasus yang lambat membuat munculnya dugaan bahwa pihak kepolisian sengaja memperlambat perkara karena ada maksud terselubung.

“Namun kebenaran akan kembali ke jalannya, begitu pula sebaliknya, jadi kita tetap fokus untuk membela kebenaran apapun bentuknya,” pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…