Petani di Blitar Tukar Motor Pemilik Bengkel dengan Motor Rusak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Waka Polres Kompol Yoyok tunjukan BB. SP/Hadi Lestariono
Waka Polres Kompol Yoyok tunjukan BB. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Entah apa yang ada di benak Gunawan (40) ini, hendak servis motornya yang rusak namun yang dibawa kabur malah motor pemilik bengkel motor. Peristiwa ýang terjadi Selasa (6/12) itu akhirnya membuat pria bertubuh kecil ini ditangkap Satreskrim Polres Blitar Kota, setelah Angga Rizaldi (24) pemilik bengkel motor di jalan Asahan Kel Pakunden Kota Blitar ini melapor ke Polsek Sukorejo Polres Blitar Kota.

Menurut Wakapolres Blitar Kota, Kompol Yoyok Dwi Purnomo dalam pers releasenya menyampaikan pada wartawan (Kamis 2/2) siang  peristiwa itu diawali ketika pelaku warga Desa Tumpak kepuh Kec Balung Kabupaten Blitar ini dengan berpura-pura untuk menserviskan sepeda motor yang dikendarainya jenis Suzuki Thunder AG 2530 MD karena mogok.

"Pelaku saat itu kendarai motor Suzuki Thunder, meminta tolong kepada seseorang (saksi) yang berada di bengkel untuk meminjam motor untuk digunakan pulang, namun pemilik motor (saksi) tidak diperbolehkan," kata Kompol Yoyok didampingi Kapolsek Sukorejo AKP Sunardi.

Masih menurut orang nomor dua di Polres Blitar Kota, tak berselang lama, korban masuk ke dalam bengkel bersama dengan salah seorang saksi, bersamaan cuaca akan hujan, korban keluar bengkel untuk memasukkan sepeda motor miliknya yang ada di luar. Namun, saat hendak memasukkan motor miliknya, ia terkejut karena motornya sudah tidak ada di tempat beserta pelaku (Gunawan) yang saat itu berada di bengkel.

"Setelah diketahui motor milik Angga Rizaldi (pemilik bengkel) hilang, akhirnya korban dan saksi berusaha mencari dan mengejar pelaku ke arah selatan, namun tidak ketemu," tambah Kompol Yoyok.

Setelah menerima laporan korban, Polsek Sukorejo bersama Unit Reskrim Polres Blitar melakukan pencarian dan pengejaran pelaku hampir dua bulan, akhirnya tersangka berhasil dibekuk di rumah tersangka tanpa perlawanan.

Pengakuan tersangka Gunawan yang sehari hari sebagai petani ini mengaku baru pertama kali melakukan aksi pencurian tersebut. Sepeda motor hasil curiannya digunakan untuk bekerja sehari-hari sebagai seorang petani.

"Saya gunakan sehari-hari untuk bekerja, dan biasanya juga saya gunakan untuk berpergian ke kota," tutur Gunawan pada wartawan saat release.

Masih penuturan tersangka, bahwa dirinya hanya bersembunyi di dalam rumahnya, yang berada di dalam lingkungan hutan Tumpakkepuh.

Karena aksinya itu kini petani bertubuh mungil ini harus mendekam di tahanan selama 5 tahun atas pasal 362 KUHP.

“Nggih getun Pak, selamine mboten nate gadah niatan maling..nopo malih motor (Yaa menyesal Pak selamanya tidak pernah punya niatan untuk mencuri, apa lagi motor),"  ujar Gunawan menuturkan sambil menundukan kepalanya. Les

Berita Terbaru

Selangkah Lagi! Program ATM Beras Tahun 2026 Siap Beroperasi Tiga Hari Lagi

Selangkah Lagi! Program ATM Beras Tahun 2026 Siap Beroperasi Tiga Hari Lagi

Senin, 13 Apr 2026 23:55 WIB

Senin, 13 Apr 2026 23:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri akan kembali mendistribusikan bantuan beras kepada masyarakat melalui ATM Beras pada Kamis (16/4).…

Pemkot Kediri Terapkan Skema WFH 40 Persen ASN, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Optimal

Pemkot Kediri Terapkan Skema WFH 40 Persen ASN, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Optimal

Senin, 13 Apr 2026 23:51 WIB

Senin, 13 Apr 2026 23:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri resmi memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat, mulai…

KPK Dalami Relasi dengan Maidi, Faizal Rachman: Saya Hanya Jawab yang Saya Tahu

KPK Dalami Relasi dengan Maidi, Faizal Rachman: Saya Hanya Jawab yang Saya Tahu

Senin, 13 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 13 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Faizal Rachman, pengusaha Event Organizer  yang diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku hanya dimintai keterangan t…

Merawat Harapan di Hari Kartini, Srikandi PLN Kembali Gelar Posyandu Disabilitas di Malang

Merawat Harapan di Hari Kartini, Srikandi PLN Kembali Gelar Posyandu Disabilitas di Malang

Senin, 13 Apr 2026 17:31 WIB

Senin, 13 Apr 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Malang — Dalam rangka menyambut Hari Kartini, Srikandi PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Malang berkolaborasi dengan Yayasan Bersama Anak Bangsa …

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandeng Lele melontarkan kritik keras terhadap kinerja pihak-pihak terkait, dalam penanganan dugaan…

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti program terbaru Presiden Prabowo Subianto terkait Sekolah Rakyat (SR), saat ini untuk progres pembangunan Sekolah…