Viral Terekam CCTV, Curanmor Spesialis Kos-Kosan di Surabaya Diringkus Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aksi pelaku curanmor yang terekam CCTV.
Aksi pelaku curanmor yang terekam CCTV.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil mengungkapkan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di tempat parkiran rumah kost Jalan Cepu 6 dan Jalan Bronggalan II/36-38 Surabaya pada Rabu, (8/01/2023) lalu.

Petugas berhasil menangkap satu dari empat terduga pelaku pencurian lantaran aksi pelaku terekam oleh kamera Closed Circuit Television (CCTV) yang kemudian viral di media sosial publik Kota Surabaya.

Anggota kepolisian pun melakukan penyelidikan dengan memeriksa CCTV dan saksi-saksi. Hasilnya, diketahui jika yang pelaku pencurian adalah komplotan yang telah menjadi buronan anggota kepolisian.

“Atas dasar laporan Curanmor di wilayah Jalan Cepu dan beberapa TKP lainnya yang sempat viral dan menjadi perhatian publik ,Tim opsnal Jatanras melakukan serangkaian penyelidikan dan interogasi saksi-saksi,” kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana, Minggu (12/2/2023).

Dalam rekaman CCTV, terlihat TH menggunakan topi serta jaket warna biru dengan menggunakan celana pendek. Kemudian, pelaku memasuki kost yang dalam keadaan terkunci dengan cara merusak kunci pagar kost menggunakan kunci leter L. Pelaku lalu memindahkan motor jenis honda beat yang terparkir di depan rumah kost lantas pelaku mengambil motor honda Scoopy dengan cara merusak kunci sepeda motor menggunakan kunci T. Setelah dirasa aman, ia kemudian membawa kabur motor Honda Scoopy tersebut.

“Mereka bereaksi di beberapa tempat. Kebetulan lokasinya ada CCTVnya,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan saksi yang berada di TKP dan analisa CCTV hingga profiling pelaku, anggota opsnal Jatanras mendapatkan petunjuk profil pelaku serta keberadaannya.

Petugas langsung memburu keberadaan salah satu tersangka, TH (41) asal Tambelangan, Kabupaten Sampang. Anggota kepolisian lantas menerima informasi jika TH sedang berada di rumah istri sirinya di Jalan Lebak Jaya Surabaya.

“Kami langsung melakukan penangkapan di Lebak Jaya. Setelah itu kami bawa ke Polrestabes Surabaya untuk pemeriksaan,” tuturnya.

AKBP Mirzal menerangkan, TH biasanya beraksi bersama tiga rekannya yang masih ditetapkan Daftar Pencarian Orang (DPO) berinisial ED, AR dan RH dengan menyasar kos-kosan di Surabaya secara acak. Biasanya mereka hanya butuh waktu 10 detik untuk mencuri sepeda motor yang diincar.

TH berperan sebagai pelaku pencurian bermotor. Sementara pelaku lain AR, ED dan RH berperan sebagai penadah.

“Dalam menjalankan aksinya, tersangka ini dikenal licin, sehingga baru kemarin usai melakukan aksi di Jalan Cepu, Bubutan. Kami bisa menangkap satu tersangka berinisial TH,” ucapnya.

Berdasarkan pengakuan tersangka, setidaknya dalam sebulan ia bisa mencuri 4 motor dan dijual ke penadah berinisial RH dengan harga mulai 3 juta – 4 juta tergantung kondisi sepeda motor yang berhasil dicuri. Dari hasil penjualan tersebut, TH mendapatkan bagian 750 ribu – 1 juta dan sisanya dibagi dengan rekannya untuk biaya operasional.

Mengenai motif pencurian, TH mengaku nekat mencuri karena tak mempunyai pekerjaan tetap. Ia pun harus menghidupi dua anaknya yang tinggal bersama mantan istri yang sudah menceraikan TH beberapa tahun lalu.

“Saya tidak punya pekerjaan tetap terhimpit soal ekonomi serta ajakan temannya. Uang hasil curian digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, membayar sewa kos, dan sisanya buat makan,” ujar TH.

Sementara itu, rekan pelaku hingga penadahnya yang berjumlah tiga orang masih dalam pengejaran aparat kepolisian. Berdasarkan hasil interogasi terhadap tersangka TH, diperoleh keterangan bahwa ia merupakan seorang residivis yang sebelumnya pernah ditahan di polsek Sawahan atas perkara yang sama pada tahun 2008.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka TH harus mendekam di balik jeruji besi Mapolrestabes Surabaya. Ia pun dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 7 tahun kurungan penjara. ari

Berita Terbaru

Terjebak Hampir 12 Jam, Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Terjatuh Dalam Septic Tank

Terjebak Hampir 12 Jam, Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Terjatuh Dalam Septic Tank

Jumat, 20 Mar 2026 13:36 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 13:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Lansia tewas  Karminem 60 warga Desa Krisik Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, di temukan tewas dalam …

Kokola Group Konsisten Dampingi Mudik Gratis Jatim, Tebar Sharing Happylicious untuk 4.000 Pemudik

Kokola Group Konsisten Dampingi Mudik Gratis Jatim, Tebar Sharing Happylicious untuk 4.000 Pemudik

Jumat, 20 Mar 2026 12:37 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Program Mudik Gratis Angkutan Lebaran tahun 2026/1447 H yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur tak…

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga di Blitar tergopoh gopoh padamkan api yang membakar sebuah Ruko milik Pasutri Adi Kurniawan dan Sri Sulastri warga Desa…

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk kembali menggelar program mudik gratis Kembali Seru Bersama (KURMA) 2026 untuk mendukung perjalanan …

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas Gresik memperingati milad ke-8 pada 19 Maret 2026 dengan mengusung tema “…

PT Megasurya Mas Bagi Ribuan Bingkisan Warga Dua Desa

PT Megasurya Mas Bagi Ribuan Bingkisan Warga Dua Desa

Kamis, 19 Mar 2026 11:46 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Hari kemenangan 1 Syawal 1447 H / 2026 menjadi kegiatan rutin tiap tahun jelang Idul Fitri, PT Megasurya Mas, membagikan hasil…