Para Penista Agama Divonis Ringan, Pelapor dan Pengamat Hukum Kecewa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sidang online dengan agenda putusan kasus penistaan agama di Pengadilan Negeri Gresik, Selasa (21/2). SP/Grs
Sidang online dengan agenda putusan kasus penistaan agama di Pengadilan Negeri Gresik, Selasa (21/2). SP/Grs

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Empat terdakwa kasus penistaan agama ritual pernikahan manusia dengan seekor kambing dijatuhi pidana lebih ringan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik dalam sidang yang digelar secara online hari ini, Selasa (21/2/2023).

Pidana yang dijatuhkan majelis hakim yang diketuai M Fatkhur Rochman kepada empat terdakwa bervariatif. Namun jumlahnya cukup ringan bila dibandingkan dengan tuntutan JPU Kejari Gresik yang meminta hukuman 1 tahun penjara kepada keempat terdakwa.

Terdakwa Nur Hudi Didin Arianto yang nota bene anggota DPRD Gresik dari Fraksi Partai Nasdem dihukum 7 bulan penjara dipotong selama masa tahanan. Nur Hudi terbukti terlibat langsung dalam perhelatan 'nikah kambing' pada 5 Juni 2022.

Menurut amar putusan pengadil, pada acara pernikahan menyimpang tersebut  terdakwa Nur Hudi terbukti menyiapkan padepokan miliknya di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng menjadi tempat berlangsungnya ritual pernikahan.

"Terdakwa Nur Hudi terbukti juga menyebarkan undangan pernikahan manusia dengan seekor kambing melalui media sosial miliknya," ungkap majelis hakim dalam pertimbangan putusannya.

Sementara kepada dua terdakwa Saiful Arif dan Sutrisna alias Krisna dijatuhi pidana masing-masing 8 bulan penjara dipotong masa tahanan. Keduanya, menurut majelis hakim, terbukti secara bersama-sama dengan sengaja melakukan tindak pidana penodaan terhadap agama.

Pada peristiwa 'nikah kambing' terdakwa Saiful Arif berperan sebagai Satrio Piningit atau pengantin pria yang dikawinkan dengan seekor kambing yang diberi nama Sri Rahayu binti Bejo.

Sedang terdakwa Sutrisna alias Krisna terbukti memerankan penghulu yang menikahkan terdakwa Saiful Arif dengan seekor kambing betina secara ajaran agama Islam. 

Terdakwa terakhir Saiful Fuad alias Arif Saifullah dikenakan hukuman paling berat, yakni 9 bulan penjara. Selain terbukti melakukan penodaan terhadap ajaran agama, Arif juga dipersalahkan telah menyebarkan konten pernikahan manusia dengan kambing ini ke akun media sosial sanggar miliknya.

Keempat terdakwa dinyatakan para pengadil PN Gresik terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan kejahatan berupa penodaan terhadap agama secara bersama-sama. Sesuai pasal 156a KUHP jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. 

Khusus kepada terdakwa Arif juga dinyatakan terbukti telah menyebarkan konten melalui dunia Maya sesuai pasal 45a ayat (2) UU tentang ITE.

Menyikapi putusan majelis hakim PN Gresik terhadap para penista agama itu, pelapor kasus Choirul Anam menyatakan kekecewaannya. 

"Saya sangat kecewa dengan putusan majelis hakim yang menyidangkan perkara ini. Tentu putusan ini tidak memenuhi rasa keadilan masyarakat Gresik yang telah dilecehkan ajaran agamanya oleh sekelompok warga Gresik sendiri dalam hal ini para terdakwa," ucap Anam tegas usai mengikuti jalannya sidang.

Meskipun begitu Anam tetap menghargai putusan para hakim. Namun cukup heran dengan putusan pengadil yang begitu jauh dari permintaan JPU. Untuk itu Anam akan melaporkan hal ini ke Komisi Yudisial.

Pernyataan kecewa terhadap putusan ringan yang dijatuhkan majelis hakim PN Gresik juga disuarakan pengamat hukum asal Surabaya I Wayan Titip Sulaksana.

"Lo kok tambah ringan (putusannya)? Yo wis saya hormati keputusan hakim PN Gresik," komentar Wayan dengan gaya Suroboyoan usai mendengar putusan.

Meski begitu Wayan menyatakan keheranannya. "Ternyata begitu ringannya sanksi pidana bagi penista Agama Islam di negara yang berdasarkan Pancasila?" tulisnya melalui pesan WhatsApp, Selasa sore (21/2). grs

Berita Terbaru

Jokowi Seperti Mulai Sindir Megawati

Jokowi Seperti Mulai Sindir Megawati

Minggu, 01 Feb 2026 20:52 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:52 WIB

Sejak Tahun 2022, Puan Maharani Umumkan Ketum DPP PDIP Megawati Baru akan Hadir jika PDIP Gelar Acara-acara Besar dan Penting. Puan Akui Megawati Tugaskannya…

Menkeu Nyatakan Fundamental Perekonomian Masih 'Bagus'

Menkeu Nyatakan Fundamental Perekonomian Masih 'Bagus'

Minggu, 01 Feb 2026 20:49 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak akan 'kebakaran' saat pembukaan perdagangan pekan depan pada Senin esok (2/2). Menurut…

Pengamat Politik: Masih Saktikah Jokowi

Pengamat Politik: Masih Saktikah Jokowi

Minggu, 01 Feb 2026 20:08 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menurut saya, ada dua keyakinan soal Jokowi, sekarang ini.  Jokowi masih sakti untuk meloloskan PSI ke parlemen. Dan yang kedua, …

Pengamat Politik Nilai Jokowi Lakukan Gertakan Politik

Pengamat Politik Nilai Jokowi Lakukan Gertakan Politik

Minggu, 01 Feb 2026 20:06 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saya menilai pernyataan Jokowi di Rakernas PSI seperti orang yang khawatir. Justru saya melihat teriakan Jokowi dalam pidatonya,…

KPK Usut Penukaran Uang Asing Miliaran RK di Luar Negeri

KPK Usut Penukaran Uang Asing Miliaran RK di Luar Negeri

Minggu, 01 Feb 2026 20:05 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Aktivitas mantan Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023 Ridwan Kamil di luar negeri, mulai diusut. Komisi Pemberantasan Korupsi…

Orang-orang Curang

Orang-orang Curang

Minggu, 01 Feb 2026 20:03 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Menurut Alkitab, orang-orang yang curang adalah mereka yang melakukan ketidakjujuran dalam berdagang (menggunakan timbangan…