Diduga Mabuk, Pengemudi Mobil Innova Kabur Setelah Tabrak Rumah Warga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi kendaraan pasca kejadian. SP/Lestariono
Kondisi kendaraan pasca kejadian. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Warga desa Jeblok Kec Talun Kabupaten Blitar pada Selasa (28/2) dini hari dikejutkan suara benturan sangat keras. Setelah warga sekitar Jalan Umum Desa Jeblok datangi TKP di pagi buta itu, ternyata mobil jenis Innova Hitam nopol D 1256 YTV menabrak rumah milik mbah Khamsiah (67) yang terletak di tepi jalan umum sampai rusak parah.

Kejadian itu dibenarkan Kasat Lantas Polres Blitar AKP Mursid Budi Hartanto SH pada wartawan Selasa siang, untuk pengemudi sampai saat ini (saat beri keterangan pada wartawan) tidak diketahui identitasnya.

"Dimugkinkan setelah si pengemudi nabrak rumah korban Mbah Khamsiah langsung melarikan diri, untuk kerusakan rumah korban, dan mobil ringsek bagian depan, kita masih lakukan penyelidikan dan mencari keberadaan pengemudi atau mungkin ada penumpang lain," kata AKP Mursid seijin Kapolres Blitar AKBP Anhar Arliya Rangkuti S.IK.

Kerusakan yang menimpa rumah korban bagian depan hancur tiang penyangga rumah roboh dan menimpa mobil Innova termasuk pagar rumah mbah Khamsiah hancur.

"Kerusakan baik rumah korban dan mobil rusak parah, dan tidak terlihat adanya bukti bukti adanya korban luka di dalam mobil maupun rumah, karena rumah tersebut memang kosong," tambah perwira polisi asli Jombang ini.

Dan saat petugas Unit Laka melakukan olah TKP petugas menemukan botol kosong miras dengan merk Jhonny walker dengan kadar alkohol 55�n bertuliskan isi 700 Ml.

"Botol bekas miras yang ditemukan dalam mobil juga kita amankan, dan mobil sudah kita evakuasi ke Mako (Polres Blitar) guna pengusutan lebih mendalam, sementara kerugian korban mbah Khamsiah sekitar Rp 20 juta atas kerusakan rumahnya," pungkas AKP Mursid pada wartawan. Les

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…