Tersangkut Kasus Penganiayaan Memakai Sajam, 13 Remaja Diamankan Polres Tuban

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Tuban - Sebanyak 13 remaja berhasil diamankan jajaran Polres Tuban atas dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam (Sajam) kepada seorang remaja dibawah umur SM (17), yang merupakan warga Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban. 

Dari hasil pengamanan tersebut, tiga remaja yakni DF (16), asal Kecamatan Semanding, RG (18) dan NF (21) yang sama- sama berasal dari Kecamatan Tuban kini telah ditetapkan oleh Polres Tuban sebagai tersangka, sedangkan 10 remaja lainnya, masih menghadapi proses penyidikan. 

Selain mengamankan belasan remaja itu, Polres Tuban turut menyita barang bukti kasus dari tangan tersangka, yakni berupa tujuh bilah senjata tajam berjenis pedang dan celurit berbagai ukuran yang dipakai pelaku saat aksi penganiayaan. 

Kapolres Tuban, AKBP Rahman Wijaya mengungkapkan, kasus penganiayaan tersebut terjadi ketika korban dan beberapa temannya sedang nongkrong di pinggir Ring Road Tuban, tanggal 7 Februari sekira pukul 01.00 dini hari untuk menyaksikan balap liar yang kerap kali berlangsung di kawasan itu, dihampiri oleh pelaku yang tak mereka kenali dengan mengendarai motor dari arah timur. 

Pelaku yang sebelumnya telah mempersenjatai diri dengan celurit, pedang katana dan beberapa senjata tajam lainnya, kemudian menghentikan motor lalu tiba- tiba menyerang SM sekaligus temannya secara membabi buta. 

Karena terkejut dan menginginkan keselamatan, teman- teman yang sebelumnya bersama SM di lokasi kejadian, lantas berhamburan dengan berlari menjauhi para pelaku hingga menyisakan SM seorang diri. 

SM yang terkepung oleh tersangka berjumlah lebih dari satu orang tersebut, tak kuasa menahan amukan pelaku hingga mengalami beberapa luka yang diakibatkan pukulan di area kepala dan punggung serta sabetan senjata tajam di bagian tubuh lainnya. 

"Meski tidak fatal, namun korban mengalami beberapa luka dibagian tubuh akibat pukulan dan sabetan senjata tajam," ungkap Kapolres. Rabu, (1/3/2023).

Motif penganiayaan sendiri, di beber AKBP Rahman, dipicu karena rasa ketersinggungan kelompok pelaku kepada korban. Disamping itu, adanya keinginan pelaku agar diakui oleh kelompoknya, mendorong pelaku berani melancarkan aksi keji tersebut kepada korban. 

"Motif penganiayaan karena kelompok pelaku tersinggung ke korban, ditambah rasa ingin diakui oleh kelompoknya," terang mantan Kapolres Sampang itu.

Karena perbuatannya, ketiga tersangka kini dijerat dengan pasal 80 Jo pasal 76 Undang- undang RI No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang- undang RI No 23 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun. Her

Berita Terbaru

Desak Audit Total Dana PIP dan Tindak Pejabat Terlibat

Desak Audit Total Dana PIP dan Tindak Pejabat Terlibat

Senin, 12 Okt 2026 07:22 WIB

Senin, 12 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Lamongan akan menggelar aksi demonstrasi jilid II pada Selasa (…

Pedang Pora hingga Reog Ponorogo, Sambut Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko

Pedang Pora hingga Reog Ponorogo, Sambut Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko

Senin, 12 Okt 2026 07:20 WIB

Senin, 12 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Penyambutan Kapolda Jawa Timur yang baru, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, di Mapolda Jatim, Minggu (11/10/2026), berlangsung…

Brigjen Wira Dicopot, Posisi Dir Tipidum Bareskrim Dijabat Brigjen Susatyo

Brigjen Wira Dicopot, Posisi Dir Tipidum Bareskrim Dijabat Brigjen Susatyo

Senin, 12 Okt 2026 07:16 WIB

Senin, 12 Okt 2026 07:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta — Jabatan Direktur Tindak Pidana Umum (Dir Tipidum) Bareskrim Polri dirombak Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto. Hal tersebut tertuang …

Dicekal, Eks Ketua PWNU Jatim Batal Umroh

Dicekal, Eks Ketua PWNU Jatim Batal Umroh

Senin, 12 Okt 2026 07:13 WIB

Senin, 12 Okt 2026 07:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang – Sebuah unggahan yang menarasikan mantan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) KH Marzuki Mustamar dicekal ke luar negeri v…

KERAHKAN JUTAAN MASSA DEMI LINDUNGI GIBRAN

KERAHKAN JUTAAN MASSA DEMI LINDUNGI GIBRAN

Senin, 12 Okt 2026 07:10 WIB

Senin, 12 Okt 2026 07:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Koordinator Pasukan Berani Mati Jokowi, Sukodigdo Wardoyo, menyatakan kesiapannya mengerahkan jutaan massa untuk membela Wakil P…

Tembus Rp23,6 Triliun, Investasi Surabaya Jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Lapangan Kerja

Tembus Rp23,6 Triliun, Investasi Surabaya Jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Lapangan Kerja

Senin, 12 Okt 2026 07:04 WIB

Senin, 12 Okt 2026 07:04 WIB

​SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencatat pertumbuhan positif investasi sepanjang 2026. Hingga semester I 2026, realisasi in…