Demo Buruh: Copot Dirjen Pajak!

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekitar 500 buruh melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Jumat, (10/3/ 2023). Aksi ini dilakukan di tengah permasalahan perpajakan yang menjadi sorotan.

Dalam aksinya Said Iqbal, Presiden Partai Buruh desak Dirjen Pajak mundur. Desakan ini salah satu dari empat tuntutan.

Pertama, mendesak agar segera dibentuk Tim Pencari Fakta Investigasi Perpajakan di Indonesia.

Kedua, copot Dirjen Pajak. Ketiga, audit forensik penerimaan pajak di Direktorat Pajak.

Keempat, mendorong segera dibentuk Undang-Undang tentang Pembuktian Terbalik Harta Pejabat Negara.

Pembentukan tim pencari fakta dan audit forensik penerimaan pajak adalah demi menjaga kepentingan publik.

Tim tim pencari fakta dan audit forensik penerimaan pajak untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan penerimaan negara. Mengingat pajak adalah salah satu sumber pendanaan penting untuk pembangunan.

 

Perlakuan Buruk Pegawai Pajak

Pemecatan Dirjen Pajak disuarakan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas perlakuan buruk jajarannya, termasuk kasus Rafael Alun Trisambodo.

Sementara itu, audit forensik diperlukan untuk memeriksa kemungkinan adanya proses penyelewengan penerimaan pajak. Terlebih, Menkopolhukam Mahfud MD sempat menyebut ada transaksi mencurigakan sebesar 300 Triliun. Sedangkan terkait dengan undang-undang pembuktian terbalik, diharapkan akan meminimalkan korupsi.

 

Ada 500 Buruh

Partai Buruh dan Organisasi Serikat Buruh menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. Titik unjuk rasa berlokasi di jalan Gatot Soebroto No. 7, Kav. 40-42, Senayan, Jakarta Selatan.

Wartawan Surabaya Pagi memantau rombongan buruh mulai tiba di lokasi sekitar pukul 09.45 WIB. Lalu lintas di sekitar lokasi padat merayap.

Ketua Bidang Informasi, Komunikasi, dan Propaganda Partai Buruh Kahar S Cahyono mengatakan, diperkirakan akan ada 500 peserta aksi.

Rombongan pertama buruh datang diangkut menggunakan bus. Polisi dan petugas keamanan Dirjen Pajak tampak berjaga di gerbang masuk.

 

Soroti Gemar Pamer Harta

Salah satu yang disorot mengenai pejabat negara di Kementerian Keuangan yang gemar pamer harta hingga kepemilikan rekening yang nilai transaksinya mencapai ratusan triliun.

"Di saat upah buruh murah akibat kebijakan Omnibus Law Cipta Kerja dan para petani yang kehidupannya semakin sulit akibat impor beras, justru pejabat negara terkesan hidup berfoya-foya," kata Presiden Partai Buruh Said Iqbal di Jakarta, Jumat (10/3/2023).

"Perilaku pejabat negara yang seperti ini menyakiti hati rakyat dan tidak menunjukkan empati di tengah kesulitan yang dialami rakyat," lanjutnya

Para peserta aksi kompak mengenakan pakaian berwarna hitam merah bertuliskan Garda Metal: Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia.

Para massa aksi sudah berada di depan salah satu gerbang Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.

Kedua, copot Dirjen Pajak. Ketiga, audit forensik penerimaan pajak di Direktorat Pajak. Keempat, mendorong segera dibentuk Undang-Undang tentang Pembuktian Terbalik Harta Pejabat Negara.

 

Akan Ada Aksi Serantak

Partai Buruh dan Organisasi Serikat Buruh juga akan melakukan aksi serentak melibatkan puluhan ribu buruh di seluruh Indonesia di Jakarta, pada tanggal 14 Maret 2023.

Aksi ini akan dilakukan di depan Kantor DPR RI bersamaan dengan Sidang Pembukaan Paripurna DPR RI dengan tuntutan. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…