Ahli: Demam Ringan Bermanfaat untuk Kesembuhan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

 SURABAYAPAGI, Surabaya - Demam ringan ternyata dapat membantu melawan infeksi lebih cepat daripada obat-obatan. Hal tersebut ditemukan dalam penelitian pada hewan.

Dilansir Indian Express, studi yang diterbitkan dalam jurnal Immunology and Inflammation itu menunjukkan demam ringan membantu ikan membersihkan tubuh mereka dari infeksi dengan cepat. Demam ringan juga tampak mengendalikan peradangan dan memperbaiki kerusakan jaringan pada ikan.

Daniel Barreda selaku penulis utama studi tersebut sekaligus ahli imunologi dari University of Alberta di Kanada mengatakan membiarkan demam terjadi tanpa berusaha mengendalikannya merupakan hal yang sangat positif. Demam sedang dapat sembuh dengan sendirinya.

"Artinya tubuh dapat menginduksi dan mematikan infeksinya secara alami tanpa obat," kata Barreda.

Peneliti mencatat studi ini membantu menjelaskan mekanisme yang berkontribusi pada manfaat demam sedang. Fenomena itu telah dilestarikan secara evolusioner di dunia hewan selama 550 juta tahun.

Untuk penelitian tersebut, ikan diberi infeksi bakteri dan perilakunya kemudian dilacak serta dievaluasi menggunakan machine learning, suatu bentuk kecerdasan buatan (AI). Gejala luar mirip dengan yang terlihat pada manusia dengan demam, yakni imobilitas, kelelahan, dan malaise.

Gejala itu kemudian dicocokkan dengan mekanisme kekebalan penting di dalam hewan. Penelitian menunjukkan bahwa demam alami menawarkan respons integratif yang tidak hanya mengaktifkan pertahanan terhadap infeksi, tetapi juga membantu mengendalikannya, menurut Barreda.

Para peneliti menemukan bahwa demam membantu membersihkan infeksi pada ikan dalam waktu sekitar tujuh hari. Itu adalah setengah dari waktu yang dibutuhkan hewan-hewan itu untuk tidak demam.

Selain itu, peneliti menyebut, demam juga membantu mematikan peradangan dan memperbaiki jaringan yang terluka. Meski begitu, peneliti mencatat bahwa keuntungan kesehatan dari demam alami bagi manusia masih harus dikonfirmasi melalui penelitian.

"Mengingat mekanisme yang mendorong dan mempertahankan demam dialami oleh hewan, masuk akal untuk memprediksi manfaat serupa akan terjadi pada manusia," kata Barreda.

Studi tersebut menunjukkan bahwa orang harus menolak untuk memperoleh obat demam yang dijual bebas, juga dikenal sebagai obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), ketika awal demam ringan. NSAID memang dapat menghilangkan ketidaknyamanan yang dirasakan dengan demam, tetapi penderitanya juga mungkin mendapatkan beberapa manfaat dari respons alami tubuh tersebut.hlt/dmm

Tag :

Berita Terbaru

Haji Rofik dicopot dari Anggota Banggar DPRD Jatim, diganti Nurul Huda

Haji Rofik dicopot dari Anggota Banggar DPRD Jatim, diganti Nurul Huda

Senin, 14 Sep 2026 14:06 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Timur tiba-tiba mencopot Haji Rofik dari anggota Badan Anggaran DPRD Jatim. Keputusan i…

Berkah Bendungan Mengering, Petani di Ngawi Panen Padi hingga Jagung

Berkah Bendungan Mengering, Petani di Ngawi Panen Padi hingga Jagung

Senin, 14 Sep 2026 13:20 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Momentum musim kemarau justru membawa berkah bagi petani setempat, salah satunya Bendungan Sangiran di Desa Sumberbening, Kecamatan…

Perkuat Integrasi LP2B, Pemkab Tuban Jaga Lahan Pertanian Tetap Produktif

Perkuat Integrasi LP2B, Pemkab Tuban Jaga Lahan Pertanian Tetap Produktif

Senin, 14 Sep 2026 13:19 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban terus memperkuat komitmen perlindungan lahan pertanian melalui pengintegrasian Lahan Pertanian…

Pemkab Jember Matangkan Skema Parkir Berlangganan Terintegrasi Samsat

Pemkab Jember Matangkan Skema Parkir Berlangganan Terintegrasi Samsat

Senin, 14 Sep 2026 13:18 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Demi menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) dan menekan potensi kebocoran retribusi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember…

Hanguskan 478 Hektare, Karhutla Gunung Butak Meluas ke Gunung Kawinajang

Hanguskan 478 Hektare, Karhutla Gunung Butak Meluas ke Gunung Kawinajang

Senin, 14 Sep 2026 13:17 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Hingga Minggu (13/9/2026) malam, Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Gunung Butak hingga Gunung Kawinajang di…

Viral Bikin Geli, Ditemukan Ulat Hidup di Menu MBG Siswa SMA Jombang

Viral Bikin Geli, Ditemukan Ulat Hidup di Menu MBG Siswa SMA Jombang

Senin, 14 Sep 2026 13:15 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memang kerap dikeluhkan sejumlah siswa. Namun, kali ini ada yang membuat geli hingga viral…