Bulog Jatim Fokus Serap Hasil Panen Padi Petani

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto ilustrasi. Foto: Bulog.
Foto ilustrasi. Foto: Bulog.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Badan Pangan Nasional (Bapenas) telah menginstruksikan kepada Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk mengimpor 2 juta ton beras di tengah musim panen raya padi. Hal tersebut bertujuan untuk memenuhi kebutuhan beras di tanah air hingga akhir tahun.

Pada tahap pertama, Bulog diminta untuk mengimpor 500 ribu ton untuk memenuhi kebutuhan saat Ramadhan dan menjamin kebutuhan pasokan untuk bantuan sosial.

Menanggapi impor tersebut, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Jatim Ermin Tora mengaku belum mengetahui apakah Bulog Jatim mendapatkan jatah atau tidak.

Ermin mengatakan bahwa pihaknya masih fokus menyerap hasil panen padi petani di provinsi Jatim yang ditargetkan mencapai minimal 200 ribu ton beras.

”Saat ini sudah 15 ribu ton beras,” kata Ermin, Selasa (28/3/2023).

Bulog telah memperhitungkan kebutuhan beras di Jatim dari Maret hingga Mei 2023 sebanyak 120 ribu ton. Dengan demikian, sisa beras yang diserap itu akan dikirim ke sejumlah provinsi di Indonesia Timur. Angka tersebut sudah termasuk kebutuhan untuk Ramadhan di Jatim.

”Sifatnya kita hanya membantu di provinsi lain,” ujarnya.

Bulog Jatim pun memprediksi jumlah konsumsi beras pada bulan April mendatang akan tinggi yakni mencapai 70 ribu ton. Sementara untuk sisanya akan dibagi di bulan Maret dan Mei.

”Itu patokan untuk membeli dari petani atau produsen di Jatim,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan, stok beras di gudang Bulog hingga saat ini terbilang aman yakni sebanyak 20 ribu ton. Menurutnya, angka itu akan terus bertambah setiap hari lantaran Bulog Jatim masih terus menyerap beras dari petani lokal.

Selain itu, pemerintah juga sudah menetapkan harga beli Bulog ke petani. Harga gabah kering giling dipatok seharga Rp6.500 per kilogram. Kemudian, untuk harga beras seharga Rp9.950 per kilogram.

Ia menyatakan bahwa hingga saat ini Bulog Jatim belum memikirkan untuk memanfaatkan impor beras yang rencananya dilakukan pemerintah pusat. Target 200 ribu ton beras itu, lanjut Ermin, masih diprioritaskan melalui penyerapan dari petani lokal.

”Kita melihat perkembangan saja. Kita ini kan butuh 200 ribu ton. Kita berharap, dari panen raya ini, kita bisa menyerap hingga memenuhi kebutuhan yang sudah kita targetkan itu,” ucapnya.

Maka dari itu, ia berharap agar harga gabah kering giling yang dijual petani tidak naik.

”Bulog itu kan menjaga harga gabah yang tidak membuat petani rugi. Tapi, kita berharap juga harga gabahnya tidak membuat konsumen mengalami tekanan terhadap harga yang terlalu tinggi,” pungkasnya. sb

Berita Terbaru

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Jasa Raharja mencatat tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, baru mencapai 49,25 persen hingga September 2026, dari total 116…

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan pelemahan nilai tukar rupiah dipengaruhi kombinasi faktor eksternal dan domestik. Tekanan tersebut antara…

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup naik mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia. IHSG…

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memberi peringatan keras kepada para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS)…

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Prarekonstruksi kasus dugaan pembunuhan Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4), di Kota Madiun, diwarnai momen emosional saat…

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dipastikan bakal hadir di sidang perkara fitnah dan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah…