Apoteker RSUD Gambiran Bagikan Tips Penggunaan Obat Saat Berpuasa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Apoteker RSUD Gambiran Kota Kediri, Anggun Nurus Sholikhah SFarm
Apoteker RSUD Gambiran Kota Kediri, Anggun Nurus Sholikhah SFarm

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Apoteker RSUD Gambiran Kota Kediri, Anggun Nurus Sholikhah SFarm membagikan tips penggunaan obat saat berpuasa selama bulan Ramadan.

Menurutnya, selama bulan Ramadan pola makan dan minum akan berubah. Waktu yang leluasa untuk minum obat berubah dari 24 jam menjadi hanya 10,5 jam.

Namun Anggun menjelaskan ada kategori orang dengan penyakit yang tetap masih bisa menjalankan ibadah puasa. Asalkan tetap optimal dan tetap minum obat sesuai kebutuhan.

“Meski memiliki riwayat sakit masih tetap bisa berpuaa selama bisa mengatur waktu konsumsi obatnya,” ujar perempuan muda ini, Sabtu (8/4/2023).

Lanjut Anggun, saat puasa obat yang diminta diminum sebelum makan, dapat diminum 30 menit sebelum makan sahur atau 30 menit sebelum makan saat berbuka puasa. Begitu juga untuk obat yang diminum sesudah makan. Obat ini dapat diminum sesudah makan sahur atau berbuka puasa.

“Perubahan jadwal dan dosis dapat mempengaruhi efek terapi obat. Karena itu, perlu kehati-hatian jika perlu perubahan. Pastinya harus konsultasi terlebih dahulu dengan dokter,” ujar apoteker RSUD Gambiran Kota Kediri Anggun Nurus Sholikhah SFarm.

Kemudian, kalau selama berpuasa ada keluhan dengan penyakit yang diderita, agar segera datang ke puskesmas atau rumah sakit terdekat.

“Jadi tetap wajib harus berkonsultasi dengan dokter," tegasnya.

Berikut tips cara minum obat saat berpuasa:

1. Minum obat 1 kali sehari

Obat yang diminum 1 kali sehari, dapat diminum saat pagi saat sahur atau malam hari saat berbuka puasa.

2. Minum obat 2 kali sehari

Obat yang diminum dua kali sehari, dapat diminum saat sahur dan saat berbuka. Ketentuan ini sebenarnya tidak jauh beda dengan aturan minum obat 2 kali sehari pada hari biasa.

3. Minum obat 3 kali sehari

Untuk obat yang diminum 3 kali sehari disarankan untuk konsultasi terlebih dahulu kepada dokter apakah ada alternatif obat sejenis yang bisa diminum 1 kali atau 2 kali sehari. Jika tetap harus diminum 3 kali sehari, maka obat tersebut dapat diminum saat sahur, saat berbuka, dan tengah malam sekitar pukul 11 malam.

Solusinya minta rekomendasi dokter, untuk mengganti sediaan yang lepas perlahan-lahan atau diganti jenis obat lain yang memiliki khasiat sama namun bekerja lama. 

Jika tidak memungkinkan untuk diganti, maka penggunaan selama berpuasa sebaiknya dibagi dalam rentang waktu yang sama yaitu jika 3x sehari maka dapat diminum setiap 5 jam. 3 x 1 jam 18.00 (buka puasa), jam 23.00 (menjelang tengah malam), jam 04.00 (sahur). 

4. Minum obat 4 kali sehari

Obat yang diminum 4 kali sehari biasanya diminum dengan selang waktu 6 jam sekali pada saat tidak berpuasa. Pada saat berpuasa tentu hal tersebut tidak berlaku karena tidak boleh makan dan minum pada siang hari. diharuskan tidak berpuasa terlebih dahulu, karena kondisi sakit.

Bagaimana dengan penggunaan obat sebelum dan sesudah makan?

Obat sebelum makan: diminum 30 menit sebelum makan sahur atau makan malam/makan besar.

Obat setelah makan: setelah makan artinya kondisi lambung berisi makanan, kira-kira 5-10 menit setelah makan besar. (jika ada obat yang harus diminum tengah malam diminum sesudah makan, maka dapat makan dulu dengan roti atau sedikit nasi sebelum minum obat.

Islam membolehkan orang yang sakit untuk tidak berpuasa. Tidak perlu memaksakan diri berpuasa jika fisik tidak kuat.

Ternyata, tidak semua obat membatalkan puasa! (Berdasarkan kesepakatan para ulama dan ahli medis di Maroko tahun 1997) bahwa beberapa bentuk obat di bawah ini tidak membatalkan puasa.

Obat yang tidak membatalkan puasa adalah obat dalam bentuk yang tidak diminum melalui mulut dan masuk saluran cerna.

Contohnya :

1. Obat yang diserap melalui kulit, contoh : krim, salep, gel dan plester.

2. Obat yang diselipkan di bawah lidah, contok obat ISDN atau nitrogliserin untuk angina pektoris.

3. Obat-obat yang disuntikkan, baik melalui kulit, otot, sendi dan vena, kecuali pemberian makanan.

4. Obat tetes mata, hidung atau telinga.

5. Obat kumur, sejauh tidak tertelan.

6. Obat asma berbentuk inhaler.

7. Pemberian gas oksigen dan anestesi.

8. Supositoria.

Informasi ini disiarkan oleh Direktorat Pelayanan Kefarmasian Ditjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI dalam rangka Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat). Can

Berita Terbaru

Kode “Kopi” Rp100 Juta Dibongkar di Sidang Maidi, Uang Disebut Dibungkus Kopi Cap Gajah

Kode “Kopi” Rp100 Juta Dibongkar di Sidang Maidi, Uang Disebut Dibungkus Kopi Cap Gajah

Senin, 14 Sep 2026 12:30 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Istilah “kopi” dalam percakapan WhatsApp menyeruak dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Madiu…

Fraksi PDIP Jatim Soroti Rendahnya Realisasi Deviden BUMD

Fraksi PDIP Jatim Soroti Rendahnya Realisasi Deviden BUMD

Senin, 14 Sep 2026 12:28 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jawa Timur dinilai masih timpang. Fraksi PDI …

Target PAD R-APBD 2027 Tidak Hanya Dari Pajak, BUMD Bisa Jadi Andalan

Target PAD R-APBD 2027 Tidak Hanya Dari Pajak, BUMD Bisa Jadi Andalan

Senin, 14 Sep 2026 12:27 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Provinsi Jawa Timur mulai membuka ruang fiskal APBD 2027 dengan tantangan tidak ringan. Pendapatan daerah diproyeksikan…

Sidang Maidi: Perwali 53/2021 Dipersoalkan, Hakim Singgung Dugaan Oligarki di Balik Aturan Tender

Sidang Maidi: Perwali 53/2021 Dipersoalkan, Hakim Singgung Dugaan Oligarki di Balik Aturan Tender

Senin, 14 Sep 2026 12:24 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Peraturan Wali Kota (Perwali) Madiun Nomor 53 Tahun 2021 tentang tambahan persyaratan dokumen pemilihan pekerjaan jasa konstruksi m…

Bupati Gus Fawait Terus Pantau Pasokan dan Distribusi BBM seluruh SPBU

Bupati Gus Fawait Terus Pantau Pasokan dan Distribusi BBM seluruh SPBU

Senin, 14 Sep 2026 12:22 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Pemerintah Kabupaten Jember mengambil serangkaian langkah terukur guna mengatasi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang memicu…

5 Kafilah Jember Tembus MTQ Tingkat Nasional, Gus Fawait Siapkan Beasiswa Kuliah

5 Kafilah Jember Tembus MTQ Tingkat Nasional, Gus Fawait Siapkan Beasiswa Kuliah

Senin, 14 Sep 2026 12:21 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Bupati Jember Muhammad Fawait secara resmi melepas keberangkatan kontingen Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXI Tingkat Nasional di…