Anak Bunuh Ibunya Sendiri, Gara-gara Sering Dimarahi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelaku David Humaidi Candra, saat diamankan oleh tim Satreskrim Polres Malang.
Pelaku David Humaidi Candra, saat diamankan oleh tim Satreskrim Polres Malang.

i

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Aksi tak terpuji dilakukan seorang pemuda di Malang. Pelaku yang diketahui bernama David Humaidi Candra Kuncoro (27) tega menghabisi nyawa Sunarsih yang tak lain adalah Ibu kandungnya.

Pemuda warga Desa Urek-Urek, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang tega metusuk korban dengan pisau 3 kali di perut dan dada. Pelaku saat ini telah diamankan Polres Malang.

Menurut keterangan salah satu tetangga bercerita sejak pulang dari Hong Kong, korban kerap memarahi anaknya karena masalah uang. Ia menyebut uang hasil kerja korban yang selama ini dikirim ke Tanah Air selalu dihabiskan oleh David.

"Korban mungkin sering marah kepada pelaku karena uang hasil kerjanya di Hong Kong selama ini, yang dikirimkan korban ke pelaku selalu habis," tuturnya.

Sementara itu, korban sudah sudah bertahun-tahun bekerja di Hongkong dan selalu pulang saat Lebaran.

"Sedangkan David di sini jarang bekerja. Kerjanya juga serabutan," ujarnya, Minggu (16/04/2023).

Menurut S, walaupun berperilaku baik, David malas bekerja dan ia emosi saat terus-terusan dimarahi korban.

Perangkat Desa Urek-urek, Irfan menjelaskan kejadian saat ia tengah berjalan melewati rumah korban. Saat itu ia mendengar ada suara minta tolong.

"Saya terkejut melihat korban berlari dari dalam rumah dengan bersimpah darah, kemudian ia terjatuh tepat di depan rumahnya dan tak sadarkan diri," paparnya.

Irfan pun berteriak dan meminta tolong warga setempat. Saat itu juga korban diselamatkan dan membawanya ke rumah sakit.

"Tapi karena luka cukup parah akhirnya meninggal. Pelaku dan barang bukti yaitu pisau sudah diamankan warga dan diserahkan ke pihak kepolisian," tutupnya.

Sementara itu Kasatreskrim Polres Malang, Iptu Riski Wahyu Saputro membenarkan pembunuhan itu dilakukan lantaran pelaku sakit hati, akibat korban sering memarahinya.

"Anggota masih melakukan penyelidikan lebih dalam," tuturnya.

Isa, kakak korban menduga pembunuhan itu diduga dipucu masalah uang. "Kemungkinan soal uang, korban kalau tidak salah sempat menanyakan uang Rp 50 juta yang harusnya dipakai beli tanah kepada pelaku," ujar Isa. mal/ham/rmc

Berita Terbaru

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Hari Jadi Tulungagung ke-821 bertema ‘Gumregah, Nyawiji lan Ngabekti Tumuju Tulungagung Lohjinawi’ tahun ini lebih semarak den…

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kabupaten Gresik kini memiliki alternatif baru untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar. Yayasan Petrokimia Gresik (…

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Komitmen PT Smelting dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir kembali mendapat apresiasi. Perusahaan pengolahan dan pemurnian t…

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus mendukung upaya menekan angka pengangguran, Polres Blitar Kota menggelar…

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memaparkan dua inovasi unggulan daerah, yakni Klinik Perisai dan Siti Pinter, di hadapan d…

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pelaksanaan program ketahanan pangan berbasis alokasi 20 persen Dana Desa di Jawa Timur dinilai memerlukan perlindungan regulasi d…