Sebelum Tembak Kantor MUI, Mustopa Hajatan Angkat Jadi Nabi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hingga Rabu (3/5/2023) malam, Polda Metro Jaya, belum temukan bukti penembakan di Kantor MUI, sebagai anggota Jamaah Islamiyah (JI). Menurut Media Lokal di Lampung, justru Mustopa (60), pelaku penembakan di Kantor MUI, dikenal sebagai petani ramah di desanya. Dua hari sebelum lakukan kegaduhan di Jakarta, warga Lampung ini bikin hajatan atas pengangkatan dirinya sebagai wakil Nabi.

Dua hari sebelum melakukan penembakan, tetangga sempat melihat Mustopa (60) di rumahnya yang berada di Desa Sukajaya, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, Lampung, momong cucunya.

Kendati demikian, tetangga yang enggan disebutkan namanya tidak mengetahui pastinya kapan Mustopa pergi ke Jakarta.

Gustam, tetangga Mustopa, mengungkapkan yang bersangkutan masih sempat makan malam bersama keluarganya. Gustam mengatakan kehidupan sehari-hari Mustopa seperti warga lainnya.

Menurutnya pelaku bekerja sebagai petani dan memiliki usaha menjual minyak eceran. "Kalo kehidupannya itu normal, dia petani pernah juga jual minyak eceran. Dia punya kebun coklat," kata Gustam.

Jauh sebelum melakukan penembakan, Mustopa pernah mendatangi rumah warga di desanya untuk menggelar hajatan.

Saat itu ia mengaku hajatan dilakukan untuk pengangkatannya dirinya sebagai nabi.

 

Bikin Keributan dengan Sekuriti

Menurut seorang petugas reserse Polda Metro Jaya, Mustopa sebelum melakukan  penembakan di Kantor MUI, terjadi keributan dengan Sekuriti di kantor MUI Pusat, Chaerudin.

Sekuriti di kantor MUI Pusat, Chaerudin, menceritakan awal kedatangan Mustopa, hingga penembakan Kantor MUI.

Chaerudin menyebut pria itu awalnya meminta bertemu dengan Ketua MUI.

"Saya terima dia. Beliau itu dengan kata kasar ingin ketemu Ketua MUI. Setelah itu saya ke bagian sekretariat menanyakan bisa nggak Ketua MUI ketemu. Kata bagian sekretariat nggak bisa menerima karena beliau selalu mengirim surat dengan nada ancaman," kata Chaerudin di kantor MUI Pusat, Rabu (3/5/2023).

Dia mengatakan pria tersebut kemudian diamankan. Setelah itu, Chaerudin mengaku memberi tahu bahwa Ketua MUI tidak bisa ditemui. Chaerudin pun mengaku diancam oleh Mustopa.

"Tapi beliau memaksa. Beliau bilang begini, 'Kalau kamu tidak menerima saya ketemu Ketua MUI, saya habisi kamu'. Dia bilang gitu," ceritanya

 

Tewas Usai Pingsan

Dia menyebut pria tersebut kemudian berjalan, lalu mengangkat tas. Tiba-tiba Mustopa mengeluarkan senjata, yang belakangan diketahui sebagai airsoft gun, dan melepaskan tembakan.

"Setelah itu dia jalan. Saya nggak tahu dia mengangkat tas, ternyata isinya pistol. Karena panik, ditembak. Tapi saya nggak ketembak, alhamdulillah. Pelurunya meleset," ujarnya.

Dia mengatakan Mustopa sudah dua kali datang ke kantor MUI. Menurutnya, Mustopa membawa surat berisi ancaman.

"Beliau itu mencurigakan, dengan nada-nada mencurigakan, dengan bawa surat yang berkata-kata seperti nada pengancaman bagaimana gitu. Itu saja sih yang saya tahu," ucapnya.

Mustopa, tewas usai pingsan melakukan penembakan. n jk/cr5/rmc

Berita Terbaru

Mohamad Feriadi Raih Penghargaan CEO of The Year di Indonesia Logistics Award 2026

Mohamad Feriadi Raih Penghargaan CEO of The Year di Indonesia Logistics Award 2026

Jumat, 16 Okt 2026 08:05 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 08:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JAKARTA : Presiden Direktur JNE, Mohamad Feriadi Soeprapto, kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan bergengsi kategori…

Kurangnya Sarana dan Prasarana Pendidikan Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Pemkot Segera Lakukan Pemetaan Sekolah

Kurangnya Sarana dan Prasarana Pendidikan Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Pemkot Segera Lakukan Pemetaan Sekolah

Jumat, 16 Okt 2026 08:00 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 08:00 WIB

Surabaya Pagi.com-Surabaya -  Kurang fasilitas kebutuhan sarana dan prasarana Pendidikan menjadi perhatian Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Bahtiyar Rifai. Ia …

IHSG Hari Ini Anjlok 1,3% ke 5.863

IHSG Hari Ini Anjlok 1,3% ke 5.863

Jumat, 16 Okt 2026 07:59 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 07:59 WIB

SURABAYAPAGI.com - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan pada perdagangan saham Kamis, (15/10/2026). Namun, tekanan IHSG hari ini berkurang jelang…

Pemerintah Targetkan Biaya Logistik Turun Jadi 12,5 Persen Pada 2029

Pemerintah Targetkan Biaya Logistik Turun Jadi 12,5 Persen Pada 2029

Jumat, 16 Okt 2026 07:57 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 07:57 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pemerintah menargetkan biaya logistik nasional turun menjadi 12,5 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) pada 2029 dari 14,29 persen…

Vinfast Resmikan Dealer ke 41

Vinfast Resmikan Dealer ke 41

Jumat, 16 Okt 2026 07:54 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 07:54 WIB

SURABAYAPAGI.com - VinFast terus memperkuat kehadirannya di seluruh Indonesia melalui peresmian VinFast Lombok, yang menjadi diler ke-41 VinFast secara…

WCCE 2026 Perkuat Posisi Ekonomi Kreatif RI di Mata Dunia

WCCE 2026 Perkuat Posisi Ekonomi Kreatif RI di Mata Dunia

Jumat, 16 Okt 2026 07:52 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 07:52 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf ) memanfaatkan momentum konferensi internasional World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026…