Terduga Maling Tewas Dikeroyok di Blitar, Polisi Tetapkan 4 Tersangka

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para tersangka dan barang bukti yang diamankan. SP/Lestariono
Para tersangka dan barang bukti yang diamankan. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Polres Blitar Polda Jawa Timur setelah melakukan penyelidikan dan memeriksa beberapa saksi saksi, akhirnya mengungkap tewasnya Ridwan warga Kelurahan Plosokerep Kec Sananawetan Kota Blitar akibat dikeroyok 4 pemuda di TKP.

Hal itu seperti yang disampaikan Iptu Udhiyono SH selaku Kasi Humas Polres Blitar pada wartawan pada Minggu (7/5) di ruang kerjanya.

"Setelah Satreskrim Polres Blitar bersama unit Reskrim Polsek Garum melakukan penyelidikan dan memeriksa Saksi saksi serta olah TKP, diketahui bahwa Ridwan (Korban MD) diduga akibat penganiayaan oleh empat orang yang kini ditetapkan sebagai tersangka, dan masih dilakukan penyidikan kepada mereka," terang Iptu Udhiyono atas ijin Kapolres Blitar AKBP Anhar Arliya Rangkuti SH.

Untuk diketahui pada Kamis (4/5) sekitar pukul 23.30 warga Lingk Bendelateng Desa Bence Kec.Garum Kab.Blitar, mencurigai seseorang (Korban Riduwan) akan melakukan pencurian Kambing, kebetulan korban berada di seputaran kandang Kambing milik warga setempat, setelah dicurigai, korban menolak dan terjadi penganiayaan sehingga Ridwan meninggal dunia.

Setelah dilakukan penyelidikan sejak peristiwa tersebut akhirnya Polisi hampir 24 Jam berhasil ungkap para pelaku pengeroyokan terhadap korban.

"Setelah cukup bukti dan olah TKP juga pemeriksaan saksi saksi termasuk 4 tersangka saat itu sebatas saksi, dan setelah dilakukan gelar perkara akhirnya kita menetapkan 4 tersangka yaitu, Sol alias Konclong (31) warga desa Bence, Kec.Garum, Aspras (23) warga desa Sumberagung Kec Gandusari, KH alias Saleho (23) warga desa Bence dan RDA (18) mahasiswa warga Desa Bence Kec.Garum, untuk itu ke 4 nya sudah ditahan, untuk tersangka dikenakan pasal 170 sebagaimana pada ayat 2 ke 3e Jo 351 ayat 3 KUH Pidana," tambah Iptu Udhoyono.

Atas kasus itu polisi menyita barang bukti berupa, satu tali tambang plastik,1 Potong bambu, sepasang pakaian Baju dan celana milik korban, juga 4 stel pakaian baju dan celana para pelaku. Les

Berita Terbaru

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Sidoarjo gencar menyelenggarakan kegiatan Cek…

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dari 18 kecamatan dengan angka kasus penderita HIV/AIDS tertinggi…

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Harga komoditas gula pasir di wilayah Lamongan mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir hingga dikeluhkan para…

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Kota Batu, Jawa Timur kini sumringah melihat harga susu sapi segar di tingkat peternak lokal wilayah Kota…

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kepungan sampah plastik, kaleng, sampai rumah tangga terperangkap di trash boom Sungai Kali Tebu yang saat ini…

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Memasuki musim kemarau 2026 dengan cuaca panas dan minimnya curah hujan justru berdampak positif terhadap dan membawa berkah…