SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Kepala OPD Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kab. Sumenep, Rudi Yuyianto, SE, ME, tak mau ditemui wartawan Surabaya pagi, dan berdalih sibuk banget dengan kegiatan dan urusan kantor.
Disampaikan ajudannya, kepada awak media yang hendak konfirmasi, Kepala BPPKAD hanya menitip pesan agar disuruh balik lagi nanti, karena masih sibuk dengan urusan pekerjaan kantor.
"Bapak gak bisa ditemui sekarang, karena sedang sibuk urusan kantor, atau sebaiknya sampean telpon saja," kata ajudannya kepada awak media, Selasa (9/5).
Kedatangan Ainur Rahman reporter Surabaya Pagi dan Ketua Ikatan Lembaga dan Wartawan (IKWAL) Kab. Sumenep ke kantor BPPKAD Sumenep hendak konfirmasi terkait Tanah yang tidak dapat di sertifikat dan terblokir di Perumahan Bumi Sumekar, itu sudah jelas merugikan pemilik rumah.
"Infonya tanah yang di perumahan Bumi Sumekar itu hasil tukar guling atau pecaton tanah desa dari salah satu desa di kecamatan Talango antara Sugiono dengan oknum camat di Kecamatan Talango' tapi itu tidak jelas, makanya sampai saat ini belum ada kejelasannya dari persoalan tersebut".
Makanya, saya mau klarifikasi ke Pemerintah Daerah lewat BPPKAD Kab. Sumenep, namun kenyataannya sangat sulit, selalu sibuk dengan kegiatan diluar kantor, begitu ada di kantor sibuk dengan pekerjaan, jadi tak ada waktu untuk media melakukan klarifikasi. Ungkapnya
"Ada dugaan, beberapa Asset di Kab. Sumenep, yang tidak jelas, dan pemerintah seakan cuci tangan, makanya saya mau klarifikasi kepada Kepala BPPKAD"
Selain itu juga, persoalan Parkir berlangganan, ini juga tidak jelas, dan perlu disoal, karena jika tetap dibiarkan maka masyarakat kecil yang selalu menjadi korban.
"Kita akan usut hal-hal yang dapat merugikan masyarakat kecil, makanya, OPD di lingkungan pemerintah Kab. Sumenep, jangan menutup akses ke Media agar semua persoalan cepat clear, dan tidak selalu menimbulkan tanda tanya"
Dikatakan Ali, Kepala Dinas di Lingkungan pemerintah Kab. Sumenep, terkesan menghindar dengan awak media, sehingga banyak persoalan yang terkesan terabaikan.
"Saya kecewa banget, Kepala BPPKAD Kab. Sumenep, tak mau dikonfirmasi, padahal ada di kantornya, kok mempersulit diri"
Bahkan, kata Ajudanya, kepada saya, jika saat ini Bapak tak mau menemui awak media yang hendak mengklarifikasi. Silahkan di telpon saja. Pungkasnya. AR
Editor : Moch Ilham