Dituding Kurang Siaga, Bupati Sumenep Dicibir Warga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Areal jalan rusak dan banner bertuliskan "Kereta dibanggakan, jalan dibiarkan" di sepanjang jalan Adhirasa kota Sumenep. SP/Ainur Rahman
Areal jalan rusak dan banner bertuliskan "Kereta dibanggakan, jalan dibiarkan" di sepanjang jalan Adhirasa kota Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Banyaknya kritikan terhadap Bupati Sumenep, Achmad Fauzi SH,MH dari berbagai lapisan masyarakat kab. Sumenep terus menuai persoalan.

Bahkan tudingan miring yang mengatakan kegagalan Bupati Achmad Fauzi yang tidak sesuai dengan janji politiknya di awal, mensejahterakan perekonomian masyarakat dan Bismillah melayani hanyalah kedok pembohongan publik.

Mencuatnya persoalan dan tudingan miring terhadap Bupati Sumenep, setelah bupati getol menyuarakan aspirasi akan membangun perkeretaapian jalur Madura, bahkan banyaknya banner bupati Sumenep dengan tulisan "Madura Sejahtera" dinilai sangat berlebihan.

Banyaknya saran kritik masyarakat terhadap bupati Sumenep, karena dinilai ketidakmampuan bupati dalam bekerja, sarana prasarana dan infrastruktur yang ada belum bisa mendongkrak perekonomian masyarakat di Kab. Sumenep.

Bahkan, informasi yang sempat direkam media, banyak akses jalan yang sudah lama rusak di sekitar kota dilewati setiap hari, dan dikeluhkan oleh warga, tetap tidak diperbaiki, sehingga warga menulis unggahan "Kereta dibanggakan, Jalan rusak dibiarkan".

Berdasarkan informasi dari warga, dan pantauan reporter Surabaya pagi, keberadaan jalan rusak yang  dimaksud oleh warga itu berada di jalan areal perumahan Bumi Sumekar, di sepanjang jalan Adhirasa kota Sumenep.

Saat dikunjungi di areal lokasi memang ada banner bertuliskan tangan warga dengan kalimat "Kereta dibanggakan, jalan rusak dibiarkan" tudingan bersifat umum itu disampaikan warga karena Bupati mengeksplor akan membuka akses jalur kereta madura.

Setelah mendapat respon dan tanggapan dari warga setempat, reporter, menanyakan perihal tudingan warga terhadap rusaknya jalan di sepanjang Adhirasa tersebut.

Namun, pada saat diklarifikasi terkait rusaknya jalan, Kepala PUTR kab. Sumenep, Ir. Ery Susanto, M.Si belum ada dikantornya, kata salah satu staffnya, Pak Kadis masih istirahat.

"Saya kurang tahu mas, ini masih jam istirahat, coba saja balik nanti, siapa tahu pak Kadisnya datang, biasanya nanti datang," pungkasnya. AR

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…