Jumlah Pemotongan Hewan Kurban di Tulungagung Diprediksi Meningkat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas memeriksa kesehatan sapi di Kabupaten Tulungagung. Foto: Disnakkeswan Tulungagung.
Petugas memeriksa kesehatan sapi di Kabupaten Tulungagung. Foto: Disnakkeswan Tulungagung.

i

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kabupaten Tulungagung memastikan ketersediaan hewan kurban menjelang Hari Raya Idhul Adha di wilayah setempat aman.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Disnakkeswan Kabupaten Tulungagung, Drh. Tutus Sumariyani,MM mengatakan bahwa populasi ternak di Kabupaten Tulungagung saat ini sebanyak 323.601 ekor.

Secara rinci, sapi potong sebanyak 119.525, sapi perah sebanyak 25.500 ekor, kerbau sebanyak 278 dan kambing sebanyak 178.298 ekor.

"Jika melihat jumlah populasi hewan ternak di Tulungagung masih aman, untuk kebutuhan hari raya kurban mendatang," kata Tutus, usai meninjau kesehatan hewan ternak di Pasar Hewan Terpadu, Desa Sumberdadi, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, Selasa(20/6/2023).

Tutus pun memprediksi jumlah hewan yang dikurbankan saat Hari Raya Idul Adha 2023 akan mengalami kenaikan hingga 15 persen dibandingkan pada 2022 lalu.

Pada tahun 2022 lalu, tercatat ada 2.945 sapi dan 16.730 kambing yang dikurbankan. Sedangkan pada 2023, diperkirakan sapi yang dikurbankan ada 3.387 ekor, kambing 19.240 ekor dan domba 15 ekor.

Menurutnya, kenaikan jumlah hewan yang dikurbankan tahun ini disebabkan karena dampak optomalisasi dalam penanganan penyakit hewan menular seperti penyakit mulut dan kuku (PMK) dapat terkendali.

“Ada proyeksi kenaikan hewan kurban sekitar 15 persen dari tahun lalu. Karena tahun ini sudah tidak ada PMK (penyakit mulut dan kuku) seperti tahun lalu,” ujarnya.

Selain itu, harga hewan kurban yang kini masih stabil turut meningkatkan minat masyarakat untuk berkorban.

"Ya karena kasus PMK dan juga penyakit hewan menular lainnya sudah bisa dikendalikan dan harga sapi serta Kambing relatif stabil masyarakat semangat untuk berniat ibadah kurban," ucapnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan, pihaknya mulai meningkatkan pengawasan terhadap hewan yang diperdagangkan di Pasar Hewan Terpadu (PHT) Tulungagung. Hal tersebut bertujuan untuk memastikan tidak ada ternak yang terjangkit PMK maupun lumpy skin disease (LSD).

“Pemeriksaan ini, sebenarnya rutin setiap pasaran. Tapi menjelang Idul Adha, jumlah petugas kami tambah dan pemeriksaan diperluas,” tuturnya.

Apalagi PHT Tulungagung juga didatangi ternak dari wilayah sekitar, seperti Blitar, Kediri dan Trenggalek. Berdasarkan, hasil pemeriksaan tidak ditemukan sapi atau kambing yang terjangkit dua penyakit itu.

"Alhamdulillah dari pemantauan yang kami lakukan, kondisi sapi maupun kambing di pasar hewan ini kondisinya sehat dan layak untuk diperdagangkan," ungkapnya.

Sementara untuk memperketat perdagangan hewan antar wilayah, pihaknya mempersyaratkan adanya Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Hal ini untuk menjamin hewan yang diperdagangkan dalam kondisi sehat. tlg

Berita Terbaru

Smartwatch Premium dengan Health Insights Berbasis AI untuk Trail Running, Diving& Kesehatan Preventif

Smartwatch Premium dengan Health Insights Berbasis AI untuk Trail Running, Diving& Kesehatan Preventif

Sabtu, 25 Jul 2026 13:00 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Galaxy Watch Ultra 2 hadir dengan bodi titanium yang 12 persen lebih tipis dibandingkan generasi sebelumnya, namun dibekali baterai 800 mAh…

Diduga Kecanduan Judol, Karyawan BUMN di Blitar Ditemukan Tewas Gantung Diri

Diduga Kecanduan Judol, Karyawan BUMN di Blitar Ditemukan Tewas Gantung Diri

Sabtu, 25 Jul 2026 12:10 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 12:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar — Teriakan seorang wanita warga Desa Selopuro, RT 03 RW 03, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, memecahkan sunyinya pagi subuh S…

Jurgen Klopp Kembali dari Pensiun Setelah Dua Tahun dan Kembali Melatih

Jurgen Klopp Kembali dari Pensiun Setelah Dua Tahun dan Kembali Melatih

Sabtu, 25 Jul 2026 11:50 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 11:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Jurgen Klopp secara resmi kembali melatih, menggantikan Julian Nagelsmann sebagai pelatih timnas Jerman. Mantan pelatih Liverpool itu sudah…

Suhu Ekstrem Landa Indonesia, Masyarakat Diimbau Cermat Pilih Pendingin Ruangan

Suhu Ekstrem Landa Indonesia, Masyarakat Diimbau Cermat Pilih Pendingin Ruangan

Sabtu, 25 Jul 2026 10:56 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 10:56 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi lonjakan suhu drastis yang melanda sejumlah wilayah Indonesia…

Dinilai Lakukan Kebohongan Publik, Pedagang Pasar Bakal Laporkan Kuasa Hukum Pemkot Madiun

Dinilai Lakukan Kebohongan Publik, Pedagang Pasar Bakal Laporkan Kuasa Hukum Pemkot Madiun

Jumat, 24 Jul 2026 21:32 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Paguyuban Pedagang Pasar Seluruh Kota Madiun (P3SKM) menilai keterangan kuasa hukum Pemerintah Kota Madiun, Ika Puspitaria, dalam p…

Sidang Maidi, Rofieq Minta Rochim Hapus Video Yang Berjudul "Menguak Siapa Raja Proyek di Kota Madiun"

Sidang Maidi, Rofieq Minta Rochim Hapus Video Yang Berjudul "Menguak Siapa Raja Proyek di Kota Madiun"

Jumat, 24 Jul 2026 21:30 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menampilkan bukti percakapan WhatsApp antara antara terdakwa Rochim R…