Dituding Telah Dilukai Secara Institusi, Kades Kertasada Kalianget Sumenep, Angkat Bicara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sabuwang, Kepala Desa Kertasada Kecamatan Kalianget Kab. Sumenep. SP/ Ainur Rahman
Sabuwang, Kepala Desa Kertasada Kecamatan Kalianget Kab. Sumenep. SP/ Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM,  Sumenep - Kepala Desa  Kertasada Kec. Kalianget Sumenep, Sabuwang  lakukan klarifikasi  terhadap reporter Surabaya pagi, prihal tudingan yang diarahkan kepada dirinya selaku kepala Desa Kertasada Kec. Kalianget Kab. Sumenep.

Kepada Surabaya pagi, pihaknya mengaku, kelemahan dirinya sebagai manusia biasa, tak lepas dari salah dan dosa, dan Jabatan Kepala Desa itu hanyalah jabatan sementara, tidak butuh waktu lama, jika masyarakat sudah merasa tidak cocok dengan kerja saya, tentu, tidak akan memilih saya. Ungkapnya

" Jabatan Kepala Desa itu adalah jabatan politik bersifat Demokrasi, makanya tidak mengikat, karena hanya jabatan struktural didesa, kalau sudah selesai masa jabatan ya sudah"

Menurutnya,  sebagai pemerintahan  desa itu adalah kepala Desa, dan sebagai pengguna anggaran dana desa itu kepala desa, jadi kalau ada hal-hal yang berkaitan dengan dana desa yang disalahgunakan  oleh kepala desa, silahkan diklarifikasi langsung kepada kepala Desa yang bersangkutan.

" Jadi, klarifikasi itu penting dilakukan agar pemberitaan itu berimbang, jika tidak, tentu akan  melukai hati kepala Desa, jadi saya merasa sangat risih dengan berita yang sepihak, dan menyakitkan, karena ini menyangkut publik, semestinya dilakukan klarifikasi biar tak menimbulkan cidera di institusi"

Hal itu disampaikan, Sabuwang, pihakya sangat mengapresiasi langkah perjuangan LPKP2HI untuk mengawal persoalan pembangunan Gedung lumbung Desa yang menelan anggaran sampai 170.000.000 juta,  Di Desa Kertasada Kecamatan Kalianget Sumenep, yang saat ini viral dan di soal.

Kata Sabuwang, pekerjaan tersebut di mulai sejak tahun 2022 menggunakan Anggaran Dana Desa ( DD) dengan rincian Rp. 120.570.500 , anggaran tersebut ternyata tidak cukup, maka di jadikan dua tahap dengan menggunakan anggaran  ditahun 2023 sebesar Rp. 50.000.000. Juta. sehingga total keseluruhan anggaran yang digunakan mencapai Rp. 170. Juta.

" Saya telah menggunakan anggaran untuk Pembangunan Lumbung Desa itu sesuai dengan  Rencana Anggaran Biaya, (RAB), bahkan saya sering wanti-wanti kepada aparatur desa untuk lebih berhati-hati dalam bekerja terutama berkaitan dengan anggaran"

Jadi kata dia, berkaitan dengan hal dan tekhnis pekerjaan yang disoal oleh lembaga sosial tersebut, dari awal saya mendokumentasikan pekerjaan tersebut, mulai dari pengecoran, dan yang menelan banyak anggaran itu karena menggunakan cakar ayam, jadi bisa di kroscek. " Ulasnya.

" silahkan saja, Kalau memang ada pemberitaan miring atau temuan tentang Desa Kertasada disoal atau diungkap di media, benar atau tidak, bagi saya tidak ada masalah, karena saya bisa mempertanggungjawabkan pembangunan Gedung lumbung Desa sudah sesuai dengan Spek dan RAB yang ada".

Semuanya memiliki tugas dan peranan masing-masing, sebagai control sosial, saya sangat berterima kasih karena telah menjadi patner kerja dalam mengawasi kerja saya sebagai kepala Desa. Semoga kedepannya menjadi lebih baik. Pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Perkuat Identitas Khas Daerah, Pemkot Dorong Perajin Batik Kreasikan Berbagai Ikon Daerah Khas Madiun

Perkuat Identitas Khas Daerah, Pemkot Dorong Perajin Batik Kreasikan Berbagai Ikon Daerah Khas Madiun

Rabu, 16 Sep 2026 14:27 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui Pelatihan Peningkatan Daya Saing Motif Khas Daerah yang digelar Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah…

Lewat Layanan Pesankeling, DKPP Kota Madiun Peduli Kesejahteraan Hewan di Tingkat Kelurahan

Lewat Layanan Pesankeling, DKPP Kota Madiun Peduli Kesejahteraan Hewan di Tingkat Kelurahan

Rabu, 16 Sep 2026 14:07 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 14:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai salah satu upaya dalam mewujudkan hewan sehat dan masyarakat yang lebih peduli terhadap kesejahteraan hewan, Dinas Ketahanan…

Panen Raya, Produktivitas Padi Truni Lamongan Capai 11,3 Ton per Hektare

Panen Raya, Produktivitas Padi Truni Lamongan Capai 11,3 Ton per Hektare

Rabu, 16 Sep 2026 13:48 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 13:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Momentum panen raya, produktivitas padi di Desa Truni, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, pada panen musim tanam…

Hadapi Laporan Krisis Laporan Psikologis, Pemkot Surabaya Bekali ‘Call Taker’

Hadapi Laporan Krisis Laporan Psikologis, Pemkot Surabaya Bekali ‘Call Taker’

Rabu, 16 Sep 2026 13:37 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 13:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya dalam menghadapi laporan krisis psikologis supaya bisa ditindaklanjuti sesuai kebutuhan, Pemerintah Kota (Pemkot)…

SIMPATUH BOSP Perkuat Tata Kelola Dana Pendidikan di Tulungagung

SIMPATUH BOSP Perkuat Tata Kelola Dana Pendidikan di Tulungagung

Rabu, 16 Sep 2026 13:31 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 13:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Pendidikan terus mendorong terwujudnya tata kelola anggaran pendidikan yang…

Pameran Tunggal Lukisan SBY Dihadiri Khofifah-Emil Dardak, Rekam Rindu Ani Yudhoyono

Pameran Tunggal Lukisan SBY Dihadiri Khofifah-Emil Dardak, Rekam Rindu Ani Yudhoyono

Rabu, 16 Sep 2026 13:12 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 13:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Pameran tunggal lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Surabaya dihadiri Gubernur Jatim Khofifah Indar P…