Viral, Pengemis di Kota Madiun Diantar Jemput Naik Mobil, Diduga Komplotan Terorganisir?

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tangkapan layar video yang viral rombongan pengemis diduga diantar jemput naik mobil. SP/ MDN
Tangkapan layar video yang viral rombongan pengemis diduga diantar jemput naik mobil. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Baru-baru ini viral rombongan pengemis yang berada di Kota Madiun lantaran diduga diantar jemput menggunakan mobil. Melihat fenomena tersebut, Pemerintah Kota Madiun menegaskan akan menindak hal ini.

Diketahui, para pengemis sengaja diturunkan di sejumlah titik tempat mereka mengais belas kasihan. Belum diketahui secara pasti apakah gerombolan pengemis di Kota Madiun yang rata-rata perempuan tersebut memang terorganisir atau tidak. 

Namun warga mencurigai, rombongan pengemis di Madiun Jatim tersebut merupakan komplotan pengemis yang terorganisir. Video yang memperlihatkan rombongan pengemis diantar pakai mobil itu diunggah oleh akun Instagram @ndorobei.official. 

Dalam keterangan video yang di unggahan tersebut disebutkan bahwa rombongan pengemis itu sering beraksi di hari Jumat. 

"Viral sebuah rombongan ibu-ibu yang diduga sebagai peminta-minta. Kabarnya mereka sudah terorganisir, diantar-jemput dengan mobil dan sering beraksi di hari jum'at. Lokasi: Madiun, Jawa Timur," isi narasi dalam keterangan unggahan itu.

Dengan menggunakan pakaian yang sudah lusuh, sekelompok ibu pengemis mengunjungi penduduk dan pedagang yang berjualan di sekitar jalan tersebut. Mereka mengulurkan tangan untuk meminta uang dengan menunjukkan ekspresi wajah yang tak berdaya. 

Sementara itu, Wali Kota Madiun H Maidi membenarkan video viral itu terjadi di kotanya. Ia menyebut, pihaknya secepatnya akan mengambil langkah.

"Ini yang masuk Madiun itu bukan orang Madiun. Mereka dari luar masuk ke Kota Madiun," kata Maidi, Selasa (11/07/2023).

Maidi mengaku sudah meminta Dinas Sosial dan Satpol PP untuk melakukan razia. Para pengemis itu akan dikumpulkan di Dinsos untuk dibina.

"Kita kerahkan Satpol PP untuk razia dan kita bawa ke rumah penampungan di Jalan Srindit," kata Maidi.

Saat ini, kata Maidi, sebagian pengemis telah dibawa ke rumah penampungan Dinsos dan telah dilakukan pendataan.

"Sebagian sudah didata. Ketahuan kalau yang masuk ke Kota Madiun itu memang bukan orang Madiun," ujarnya.

Video pengemis yang viral itu sontak ramai mendapat ragam komentar dan reaksi dari warganet. 

"Mental yang sudah mendarah daging di banyak rakyat Indonesia ya itu dia, mengemis. Bahkan mengemis dianggap lumrah kalo di lndonesia," tulis @ferdians.aljinazy17. 

"Tadi nya kasihan lihat nenek ini, tapi setelah liat video nya, kok saya malah lebih kasihan sama diri sendiri," tulis @novaagungherlambang_.  dsy

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…