Antisipasi Konflik Menjelang Suroan, Tugu Perguruan Silat di Kota Madiun Ditutup

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Masyarakat dan anggota perguruan pencak silat saat akan menutup masing-masing tugu yang ada di Jalan Mayjend Sungkono, Kota Madiun menjelang suroan. SP/ MDN
Masyarakat dan anggota perguruan pencak silat saat akan menutup masing-masing tugu yang ada di Jalan Mayjend Sungkono, Kota Madiun menjelang suroan. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya menjaga kerukunan, keamanan, dan ketertiban masyarakat di Kota Madiun, sejumlah perwakilan perguruan silat Kelurahan/Kecamatan Manguharjo Kota Madiun menutup sejumlah tugu lambang perguruan silat menjelang suroan sejak Selasa (18/07/2023) sore kemarin.

Proses penutupan tugu lambang perguruan pencak silat ini juga dibantu dan disaksikan jajaran Kelurahan Manguharjo bersama unsur TNI dan Polri serta tokoh masyarakat setempat.

Lurah Manguharjo, Agus Budhiarto juga mengatakan, penutupan tugu perguruan itu merupakan tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi (rakor) dan kesepakatan para pihak terkait pengamanan Suroan-Suran Agung. 

‘’Ini karena seluruh masyarakat ingin Kota Madiun aman dan damai. Mari bersama kita jaga keamanan, kenyamanan, dan ketertiban Kota Madiun,’’ tutur Agus.

Agus mengimbau masyarakat, utamanya yang tergabung dalam perguruan silat, agar bisa saling menahan diri. ‘’Total ada enam tugu. Kemarin sudah ada yang ditutup, lalu kami tutup lagi sisanya. Mari sama-sama kita jaga keamanan, kenyamanan, dan ketertiban warga Kota Madiun maupun pendatang dari luar kota,’’ kata Agus.

Kapolres Madiun Kota AKBP Agus Dwi Suryanto juga menegaskan tak ragu menindak tegas bagi pesilat yang memicu konflik. ''Polres Madiun Kota akan menindak tegas seluruh tindakan yang mengganggu kamtibmas di wilayah Kota Madiun,'' tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Madiun Maidi mengapresiasi tindakan yang dilakukan para pendekar di wilayah Kelurahan Manguharjo. ‘’Inilah komitmen yang ditunggu masyarakat. Mari sama-sama kita jaga keamanan, kenyamanan, dan ketertiban warga Kota Madiun maupun pendatang dari luar kota," kata Maidi, Rabu (19/07/2023).

Wali Kota Maidi berharap para pendekar bisa menjaga komitmen yang telah disepakati. Di antaranya, menghindari dan mencegah potensi konflik. ‘’Silakan berkegiatan di Kota Madiun. Tunjukkan pendekar Kota Madiun adalah pendekar sejati,’’ ungkapnya. dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…