Cak Dedy Disambati Masalah Tanah Warga Demak Jaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Hadi Dedyansah saat reses di Kelurahan Tembok Dukuh, Surabaya.
Hadi Dedyansah saat reses di Kelurahan Tembok Dukuh, Surabaya.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Anggota DPRD Jawa Timur dari Daerah Pemilihan Jatim I (Kota Surabaya) Hadi Dedyansah mendapat keluhan masalah tanah dari Warga. Aspirasi tersebut muncul saat politisi yang akrab disapa Cak Dedy ini melakukan Penyerapan Aspirasi Masyarakat (reses) tahap II tahun 2023 di kawasan Demak Jaya, Kelurahan Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan Kota Surabaya 17 Juli 2023. 

Cak Dedy mengatakan, warga masyarakat di Demak Jaya ini ternyata banyak yang status tanahnya sedang dalam kondisi tidak tenang. Sehingga butuh perlindungan atau jalan keluar yang terbaik dari pemerintah.

“Yang menarik di daerah Demak Jaya ini, adalah masalah tanah, dimana beberapa warga merasa cemas dan was-was jika sewaktu-waktu tempat tinggal mereka dirampas oleh orang lain,” ucap Cak Dedy, Senin 17/7/2023.

Cak Dedy menyesalkan bahwa di era 78 tahun Indonesia Merdeka ini masih terjadi permasalahan tanah yang tak kunjung usai.

“Tempat tinggal warga Demak ini masih menjadi polemik, bahkan ada sengketa antara warga dengan pemilik yang notabenenya pemilik ini siapa, warga juga tidak tahu. Dalam hal ini kami akan memberi solusi ketika sudah ganti kepemimpinan di Surabaya ini,” ujar Cak Dedy yang disebut-sebut bakal maju wali kota Surabaya di Pilkada 2024 ini.

Permasalahan tanah seperti ini, kata Cak Dedy pasti menjadi momok yang menakutkan warga. Bahkan turun temurun ke anak atau cucunya dihantui perasaan tidak tenang. Hal seperti ini seharusnya segera ditangani pemerintah dengan hadir di tengah-tengah mereka.

“Saya rasa kalau demi masyarakat ya sesuai dengan arahan bapak Presiden Jokowi, ketika ada sengketa warga dengan perusahaan, kita harus komitmen berpihak kepada warga,” tandas Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jatim ini.

Selain masalah tanah, lanjut Cak Dedy, warga Demak Jaya mengeluh di wilayahnya masih sering terjadi banjir. Bahkan setiap musim penghujan, dipastikan kampung tersebut akan terkena banjir.

“Saya rasa ya pemerintah kota maupun pemerintah Jawa Timur harus memberikan solusi, tentunya pada saat banjir. Kedepan untuk menyelesaikan kasus banjir di Surabaya,” sebutnya.

Cak Dedy juga menyoroti terkait pendidikan di kota Surabaya. Setiap menjelang PPDB (Penerimaan peserta didik baru) dengan sistem zonasi ternyata ketersediaan sekolah belum merata di setiap Kecamatan. Seharusnya walikota berkolaborasi dengan gubernur, karena level tingkat SMA ini adalah wilayahnya provinsi.

“Yang dimaksud kolaborasi ini kalau kita punya lahan silahkan provinsi yang membangun gedung SMAN dan SMKN bersama segala fasilitasnya. Ini namanya pemerataan di dunia pendidikan. Jangan sampai anggaran 20�ri APBD maupun APBN tapi rakyat tidak bisa menikmati, padahal pendidikan ini adalah menjadi tanggung jawab pemerintah,” pungkasnya. rko

Berita Terbaru

BPR Jwalita Trenggalek Raih Golden Trophy Top Pembina BUMD 2026

BPR Jwalita Trenggalek Raih Golden Trophy Top Pembina BUMD 2026

Rabu, 15 Apr 2026 11:23 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 11:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - PT BPR Jwalita Kabupaten Trenggalek raih golden trophy top BUMD award 2026. Golden trophy diraih bank e wong nggalek setelah…

DPRD Kota Mojokerto Sampaikan 18 Rekomendasi LKPJ Walikota Mojokerto Tekankan Peningkatan PAD

DPRD Kota Mojokerto Sampaikan 18 Rekomendasi LKPJ Walikota Mojokerto Tekankan Peningkatan PAD

Rabu, 15 Apr 2026 11:21 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – DPRD Kota Mojokerto menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (…

Heboh! LPG 3 Kg Langka, Pemkot Madiun Pastikan Distribusi Aman dan Sesuai HET

Heboh! LPG 3 Kg Langka, Pemkot Madiun Pastikan Distribusi Aman dan Sesuai HET

Rabu, 15 Apr 2026 11:17 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 11:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Baru-baru ini memang marak stok LPG subsidi 3 kilogram (Kg) mulai langka di berbagai daerah. Meski demikian, Pemerintah Kota…

Musim Haji 2026, Ratusan CJH di Kota Madiun Dapat Uang Saku SAR750

Musim Haji 2026, Ratusan CJH di Kota Madiun Dapat Uang Saku SAR750

Rabu, 15 Apr 2026 11:10 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 11:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebanyak 227 calon jemaah haji (CJH) di Kota Madiun, Jawa Timur, bakal menerima uang saku untuk kebutuhan biaya hidup (living cost)…

Capai Angka 4 Triliun Lebih, Bupati Mojokerto Apresiasi Sektor Industri

Capai Angka 4 Triliun Lebih, Bupati Mojokerto Apresiasi Sektor Industri

Rabu, 15 Apr 2026 11:07 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 11:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, mengapresiasi para pengusaha di bidang industri atas kontribusi mereka dalam memajukan…

Komitmen Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Lumajang Perkuat Sistem Irigasi

Komitmen Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Lumajang Perkuat Sistem Irigasi

Rabu, 15 Apr 2026 11:04 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 11:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sebagai langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan dan keberlangsungan ekonomi masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…