Bikin Geram, Sudah 7 Harimau Meninggal Dibawah Pengawasan Alshad Ahmad

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Alshad Ahmad saat memberikan makan sapi wagyu ke kedua anak harimau asuhannya. SP/ BND
Alshad Ahmad saat memberikan makan sapi wagyu ke kedua anak harimau asuhannya. SP/ BND

i

SURABAYAPAGI.com, Bandung - Nama Alshad Ahmad masih menjadi bahan perbincangan hingga trending Twitter banyak orang khususnya bagi pecinta satwa dan harimau usai kematian anak harimau asuhannya bernama Cenora.

Mengenai ini disampaikan Alshad melalui postingan foto terbaru di Instagram miliknya. Di foto tersebut terlihat Alshad berfoto bersama anak harimau tersebut.

"Cenora sayang.. Anak harimau yang cantik, baik, tenang, kalem, selalu bisa nemenin dan jagain adiknya, selalu manja dan sayang banget ke papahnya..Ga nyangka Cenora pergi secepet ini, kita semua berduka yang mendalam. Padahal kemaren baru kesenengan karena nyobain daging enak ya, baru bisa belajar loncat2, baru kemaren papah ajak mau maen ke Villa biar bisa lari2 yang puas di halaman yang gede," tulisnya.

Alshad Ahmad pun turut sedih dan mengucapkan salam perpisahan untuk anak harimau kesayangannya tersebut untuk terakhir kalinya, dengan unggahan sejumlah foto dirinya dan Cenora.

"Selamat istirahat ya sayang, makasih atas kehadiran kamu disini yang selalu bikin kita semua bahagia, happy, terhibur karena lucunya, gemesnya dan tingkah2 kamu. Papah sayang banget sama Cenora," pungkasnya.

Namun yang membuat geram netizen adalah, saat Alshad Ahmad mengatakan bahwa dirinya selama ini sudah ada 7 ekor harimau yang mati selama dipelihara oleh Alshad. Semua harimau yang mati ini merupakan hasil breeding sendiri dari 1 indukan.

Hal ini diketahui saat Alshad menjawab komentar dari Tuan Tiga Belas.

"Jikalau boleh bertanya, dr awal mulai memelihara harimau, sudah berapa ekor yang mati dibawah pengawasan bro alshad?" tulisnya.

"7, semua hasil breeding sendiri dari 1 indukan," jawab Alshad, Rabu (26/07/2023).

Jawaban Alshad itu pun langsung menuai reaksi netizen. Ada yang menghujat, ada pula yang membelanya.

"target berapa lagi shad yang mati?" kata netizen dengan nada sindiran.

"urusin anak lo tu daripada ngurus macan," kata netizen lain.

"ALSHD LU ORGIL YAAA ASTAGHFIRULLAHALADZIM," tulis netizen.

"aelah, mau breeding kek apa kek, hakikat hewan liar ya dialam, dilepaskan dihutan bukan bwt dikontenin jadi cuan, logika dong bos," kata netizen.

Sebagai informasi, Cenora diketahui lahir pada Mei 2023 dari harimau bernama Jinora yang juga merupakan harimau peliharaan Alshad. Dalam IG Story miliknya Alshad menjelaskan bahwa Cenora mati bukan karena virus, namun karena hal lain yang nantinya akan ia ungkap dalam konten YouTube.

Saat ini Alshad juga telah mengirim bukti sampel Cenora ke laboratorium dan tengah menunggu hasil yang keluar untuk memastikan penyebab kematian Cenora. "Daripada menebak-nebak tanpa mengetahui apa yang terjadi, lebih baik kita tunggu hasil akhirnya," kata Alshad. dsy

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Instruksikan Pengalihan Aliran Air Atasi Banjir Kawasan Ketintang, Ditarget Tuntas Oktober 2026

Pemkot Surabaya Instruksikan Pengalihan Aliran Air Atasi Banjir Kawasan Ketintang, Ditarget Tuntas Oktober 2026

Jumat, 24 Apr 2026 14:58 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategi mengatasi masalah banjir berulang di kawasan Ketintang, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah…

Petani hingga Pengepul Meringis, Harga Ikan Tawar di Lamongan Anjlok Lebih dari 50 Persen

Petani hingga Pengepul Meringis, Harga Ikan Tawar di Lamongan Anjlok Lebih dari 50 Persen

Jumat, 24 Apr 2026 14:53 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang panen raya ikan air tawar yang terjadi bersamaan dengan cuaca buruk (ekstrem) memicu banyak kerugian bagi para petani…

Kurangi Risiko Banjir, Pemkot Surabaya Normalisasi Bangunan di Kalianak Secara Bertahap

Kurangi Risiko Banjir, Pemkot Surabaya Normalisasi Bangunan di Kalianak Secara Bertahap

Jumat, 24 Apr 2026 14:39 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan banjir yang kerap melanda kawasan Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Balai Besar Wilayah…

Dongkrak Kunjungan Wisatawan, Tata Ulang Kawasan KBS Ditarget Rampung Tahun Ini

Dongkrak Kunjungan Wisatawan, Tata Ulang Kawasan KBS Ditarget Rampung Tahun Ini

Jumat, 24 Apr 2026 14:32 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mendongkrak kunjungan wisatawan baik lokal maupun mancanegara, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai menata ulang…

Per Hari, Perajin Gelang Identitas Layani Ribuan CJH di Asrama Haji Surabaya

Per Hari, Perajin Gelang Identitas Layani Ribuan CJH di Asrama Haji Surabaya

Jumat, 24 Apr 2026 14:30 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Selama musim Haji 2026, menjadi berkah tersendiri bagi perajin gelang calon jemaah haji (CJH) di Asrama Haji Embarkasi Surabaya.…

Kebakaran Hanguskan Gudang Sabut Kelapa Blitar Kota, Kerugian Capai Rp100 Juta

Kebakaran Hanguskan Gudang Sabut Kelapa Blitar Kota, Kerugian Capai Rp100 Juta

Jumat, 24 Apr 2026 14:21 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kebakaran gudang penyimpanan Sabut Kelapa yang terjadi Kamis (23/04/2026), pukul 22.00 menghebohkan warga Desa Ngoran Kec.Nglegok.…