Terkait Perselingkuhan ASN, Inilah Pernyataan Tegas Irban III Inspektorat Sumenep

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Asis Munandar, Irban III Inspektorat Kab. Sumenep saat ditemui reporter Surabaya di halaman pintu utama. SP/Ainur Rahman
Asis Munandar, Irban III Inspektorat Kab. Sumenep saat ditemui reporter Surabaya di halaman pintu utama. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Pernyataan tegas Irban III Inspektorat Kab. Sumenep, Asis Munandar perihal perselingkuhan ASN di Kab. Sumenep.

Menurut Asis, perselingkuhan ASN yang ada di Meja Irban III Inspektorat sudah di proses dan masuk ke meja Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo SH, MH kemarin.

Selanjutnya sudah menjadi kewenangan Bupati sumenep dalam memberikan sanksi kepada korban atau pelaku. Sebab, kemarin pada saat korban dipanggil dan pihak saksi tidak ditemukannya hal-hal yang mengarah kepada perselingkuhan, dan korban bersikukuh mengelak jika dirinya melakukan perselingkuhan. Katanya

"Semua persoalan, perihal kasus dugaan perselingkuhan ASN di pemerintahan Sumenep, sudah saya proses dan masuk di meja Bupati Sumenep, kita tunggu saja apa sanksi dari Bupati"

Dikatakan Asis, dugaan perselingkuhan ASN ini sampai menjadi viral di media dan desakan terhadap Irban III menjadi beban terberat saya dalam menyelesaikan dan memproses delik perkaranya.

"Alhamdulillah, semua berkas aduan sudah disampaikan di meja Bupati, tinggal kita menunggu kebijaksanaan Bupati dalam memberikan sanksi terhadap korban dan pelaku dugaan perselingkuhan tersebut".

Ia menjelaskan jika,  pihaknya,  tidak bisa menekan korban untuk bisa berkata jujur dan terbuka, karena bukan kewenangannya,  hanya saja, kata dia, pada saat memanggil korban dan mengklarifikasi kepada korban, pihaknya tidak mengakui adanya perselingkuhan.

Namun, kata dia, secara institusi yang menangani ASN di Kab. Sumenep, pihaknya selalu ditekan oleh awak media untuk mengungkap siapa pelaku dari perselingkuhan ASN di Pemerintahan kab. Sumenep.

"Saya merasa terbebani dengan tanggung jawab dan profesi pekerjaan, makanya saya ingin segera menuntaskan kasus yang menumpuk di meja saya"

Sementara berbagai desakan para aktivis di Kab. Sumenep, terus mendesak Inspektorat untuk menekan korban agar dapat mengungkap siapa pelaku terhadap korban perselingkuhan yang berdampak kepada perceraian. Ungkap, Moh. Ali Brigade 571 saat ditemuI di depan Kantor Inspektorat, kemarin

Menurutnya, Pelaku itu harus segera ditangkap dan diberitakan ke publik, supaya publik tahu perusak rumah tangga orang lain, adalah sebuah kejahatan yang besar. Tandasnya

"Saya hanya ingin tahu, siapa pelaku yang telah mendzalimi kepemimpinan, H. Achmad Fauzi Wonsojudo, SH, MH,". Pungkasnya. AR

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…