Tingkatkan Ekonomi Warga

Wakil Ketua DPRD Surabaya AH. Thony Dorong Lapangan Kerja Tepat Sasaran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya AH. Thony saat melakukan kunjungan ke pabrik paving di Siwalankerto. SP/ Al Qommarudin
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya AH. Thony saat melakukan kunjungan ke pabrik paving di Siwalankerto. SP/ Al Qommarudin

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya -  Pemerintah menargetkan angka kemiskinan ekstrem di Indonesia mencapai nol persen pada tahun 2024 mendatang. Pada awal tahun 2022, jumlah warga miskin di Surabaya mencapai 1,3 juta jiwa. Sementara hingga akhir Desember 2022, jumlah warga miskin turun menjadi 219.427 jiwa atau 75.069 KK. 

Untuk mencapai target kemiskinan ekstrem di Surabaya mencapai nol persen di tahun 2024. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melakukan segala upaya salah satunya memperbaiki ekonomi warga Surabaya.

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya AH. Thony mengatakan kesejahteraan masyarakat berawal dari kondisi ekonomi yang baik. Dimana semua Warga Surabaya bisa produktif mendapatkan penghasilan. Jika ekonomi warga baik secara otomatis, angka kemiskinan di Surabaya akan turun. 

Pada kesempatan ini Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya AH Thony mendatangi pabrik paving di Siwalankerto. Pukul 09.00 tepat Thony sampai di pabrik paving yang berada di area RW 6 Kelurahan Siwalankerto. Disana, belasan orang sudah melakukan aktivitas produksi. Pabrik tersebut merupakan hasil program padat karya dari Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya yang dibuka sejak sebulan lalu. 

“Dulunya ini lahan kosong yang kemudian dimanfaatkan Pemkot menjadi pabrik paving untuk menunjang ekonomi warga. Disini, mayoritas pekerjanya adalah keluarga miskin (gakin),” ungkap AH. Thony, Sabtu (05/08/2023). 

Thony lantas berkeliling pabrik ditemani oleh Ketua RW 6 Kelurahan Siwalankerto Mohammad Aly. Kepada Thony, Aly bercerita jika pihaknya bersyukur Pemkot membuat pabrik paving tersebut. Hal itu membuat warga, terutama gakin, mendapat pekerjaan layak. 

Aly menjelaskan, di pabrik tersebut terdapat dua mesin pembuat paving. Dalam satu hari, pihaknya bisa memproduksi hingga 26 meter paving. Untuk satu mesin, dikelola oleh 5 orang. Saat ini terdapat 10 pekerja disana. 

“Sebenarnya, idealnya satu mesin dipegang 6 orang. Namun kami kekurangan pekerja, jadi sementara dipegang 5 orang. Sebenarnya, banyak warga yang menanyakan pekerjaan disini. Namun, karena syaratnya dari gakin, jadi kandidat banyak yang tidak lolos,” ungkap Aly. 

Ia berharap persyaratan tentang pekerja dapat dilonggarkan, khususnya yang harus dari golongan gakin. Sebab, pihaknya kesulitan mendapatkan pekerja. 

Selain itu, Aly dan AH Thony juga berharap bahwa manajemen pabrik yang awalnya dipegang pemkot bisa pelan-pelan dilepaskan ke wilayah atau kelurahan. Dengan begitu, kelurahan bisa terlibat langsung dan mengembangkan pabrik. 

Thony mengapresiasi langkah Pemkot untuk membuat program padat karya itu. Disana, ia melihat spirit warga yang ingin memajukan ekonominya. 

“Banyak yang datang untuk minta dipekerjakan, ini menjadi tanda bahwa animo masyarakat untuk bekerja cukup tinggi. Semangat ini harus ditangkap dengan baik,” ujar Thony. 

Thony juga mengingatkan bahwa kedepan akan ada bonus demografi, tenaga kerja produktif akan membludak. Kesempatan itu harus disikapi dengan penyediaan lapangan kerja yang tak hanya banyak, namun juga tepat sasaran. Sehingga bonus demografi tak akan sia-sia. 

Selain itu, Thony juga mendorong Pemkot untuk terus melakukan pendampingan. Sebab, ia menyebut bahwa pabrik paving itu adalah industri yang masih “bayi”. Jadi, masih perlu didampingi sebelum akhirnya dilepaskan pelan-pelan. 

“Produksi sudah berjalan dengan baik, dari aspek kegiatan juga nampak konkrit. Namun teknis penyelenggaraannya masih kurang diperhatikan,” ungkap Thony. Alq

Berita Terbaru

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Hampir sebulan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas, Hasim (54), pengemudi ojek online (ojol) asal Gresik, belum bisa kembali m…

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - AS pria berusia 59 warga Jajan Sudanco Supriadi, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, kini harus meringkuk dalam…

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Warga Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, segera menikmati layanan jaringan gas bumi (Jargas) rumah tangga. Pembangunan i…

Tetapkan Lima Tersangka, Kejati Jatim Ungkap Dugaan Penyimpangan KUR BNI Jember

Tetapkan Lima Tersangka, Kejati Jatim Ungkap Dugaan Penyimpangan KUR BNI Jember

Jumat, 18 Sep 2026 13:05 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:05 WIB

SurabayaPagi, Jember — Pengusutan dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro di Jember terus berkembang. Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati J…

Batik Tak Lagi Sekadar Dipajang, HBN 2026 Bawa Wastra Jawa Timur Berlayar di Kalimas

Batik Tak Lagi Sekadar Dipajang, HBN 2026 Bawa Wastra Jawa Timur Berlayar di Kalimas

Jumat, 18 Sep 2026 12:44 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 12:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Peringatan Hari Batik Nasional (HBN) 2026 di Surabaya tidak hanya menghadirkan batik di ruang pamer. Yayasan Batik Indonesia (YBI) b…

KUR Jember Dibongkar: Warga Difoto di Kandang Kambing, SH Jadi Tersangka Kelima

KUR Jember Dibongkar: Warga Difoto di Kandang Kambing, SH Jadi Tersangka Kelima

Jumat, 18 Sep 2026 12:40 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 12:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Penanganan perkara dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang J…