Pemkab Bojonegoro Dorong Persiapan Ekonomi Hijau

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Workshop Program Ekonomi Hijau di Gedung Angling Dharma Pemkab Bojonegoro, Kamis (3/8/2023). Foto: Pemkab Bojonegoro.
Workshop Program Ekonomi Hijau di Gedung Angling Dharma Pemkab Bojonegoro, Kamis (3/8/2023). Foto: Pemkab Bojonegoro.

i

SURABAYAPAGI.COM, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro tengah merencanakan pembangunan jangka panjang. Salah satunya melalui pembangunan berwawasan ramah lingkungan dan berkelanjutan. Hal ini merupakan upaya mempersiapkan Ekonomi Hijau menuju Indonesia Emas 2045.

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mengatakan bahwa Pemkab telah menyiapkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045 seiring dengan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Bojonegoro yang telah disusun tahun 2024-2026.

“Hal itu sesuai mandat dari Kemendagri yang meminta kepala daerah menyusun rancangan pembangunan 2024-2026,” kata Bupati Anna saat menghadiri secara virtual Workshop Program Ekonomi Hijau di Gedung Angling Dharma Pemkab Bojonegoro, Kamis (3/8/2023).

Orang nomor satu di Kabupaten Bojonegoro itu menuturkan bahwa dalam RPD 2024-2026, Pemkab Bojonegoro telah menyusun tujuh program kebijakan besar yang di antaranya green economy atau ekonomi hijau.

Berdasarkan program tersebut, setiap melakukan pembangunan harus berwawasan lingkungan dan mengacu pada keberlanjutan dan kelestarian lingkungan.

Bupati menyampaikan bahwa digelarnya workshop bertujuan untuk mendapatkan rumusan terhadap kebijakan-kebijakan ke depannya. Sehingga pada 2024-2026, Ekonomi Hijau dapat terlaksana, termasuk kebijakan anggaran di 2024.

“Saya meminta Bappeda merumuskan hasil FGD (focus group discussion) program ekonomi hijau ini. Sehingga nanti kebijakan anggaran mulai 2024 sudah dilakukan tahapan untuk realisasi Ekonomi Hijau,” terangnya.

Di samping itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bojonegoro Anwar Mukhtadlo menyampaikan bahwa program lokakarya ekonomi hijau digelar untuk memahami semua pihak dan pemangku kepentingan atas pentingnya ekonomi hijau di wilayah setempat.

Tak hanya itu, workshop juga diselenggarakan untuk memberi pemahaman bahwa RPJPD merupakan dokumen perencanaan jangka panjang 20 tahun kedepan yang memuat visi arah kebijakan dan sasaran utama.

“Tujuan ketiga, yakni proses perancangan dan penetapan RPJPD Bojonegoro 2025-2045 sesuai tahapan dan mampu menyelaraskan pembangunan antara pusat, provinsi dan kabupaten,” ujar Anwar.

Kemudian, tujuan yang keempat yakni untuk menjaga sinkronisasi dokumen perencanaan sebagai perwujudan kinerja perencanaan pembangunan daerah. bjn

Berita Terbaru

Wali Kota Eri Cahyadi Larang Kegiatan Donasi Melibatkan Hewan di Tempat Wisata

Wali Kota Eri Cahyadi Larang Kegiatan Donasi Melibatkan Hewan di Tempat Wisata

Senin, 28 Sep 2026 14:51 WIB

Senin, 28 Sep 2026 14:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral kondisi kucing donasi yang lemas dan tampak tidur terus kini menjadi sorotan. Menindaklanjuti kejadian…

Perkuat Karakter Kemanusiaan, Pemkot Surabaya Bakal Wajibkan Ekstrakurikuler PMR di SD-SMP

Perkuat Karakter Kemanusiaan, Pemkot Surabaya Bakal Wajibkan Ekstrakurikuler PMR di SD-SMP

Senin, 28 Sep 2026 13:59 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya dalam memperkuat karakter kemanusiaan generasi muda sejak dini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan langkah…

Tahun Depan, Pemkot Wacana Samakan Pakaian Batik dan Olahraga Sekolah Negeri

Tahun Depan, Pemkot Wacana Samakan Pakaian Batik dan Olahraga Sekolah Negeri

Senin, 28 Sep 2026 13:53 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mulai tahun depan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menyamakan pakaian batik dan olahraga untuk siswa SD dan SMP negeri.…

Atasi Masalah Sampah, Pemkab Magetan Dorong Pembentukan Karakter Kebersihan Sejak Dini di Sekolah

Atasi Masalah Sampah, Pemkab Magetan Dorong Pembentukan Karakter Kebersihan Sejak Dini di Sekolah

Senin, 28 Sep 2026 13:47 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya dalam menangani permasalahan sampah daerah, Wakil Bupati Magetan, Kang Suyat menyoroti bagaimana budaya masyarakat di…

Bertabur Seniman Kreatif, Festival Jaranan Trenggalek Terbuka ke-30 Masuk KEN 2026

Bertabur Seniman Kreatif, Festival Jaranan Trenggalek Terbuka ke-30 Masuk KEN 2026

Senin, 28 Sep 2026 13:46 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Selama 6 hari berturut-turut, Pemkab Trenggalek sukses menggelar Festival Jaranan Trenggalek Terbuka (FJTT) ke-30, dengan…

Penderita ISPA di Trenggalek Mulai Naik, Dinkes Catat Tembus 12.809 Orang

Penderita ISPA di Trenggalek Mulai Naik, Dinkes Catat Tembus 12.809 Orang

Senin, 28 Sep 2026 13:36 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Hingga minggu ke-36 tahun 2026, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten…