Proyek Senilai Rp40 Miliar Tebing Sungai di Bojonegoro Ambruk Pasca Baru Diperbaiki

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi proyek tebing pelindung sungai di Bojonegoro yang ambruk. SP/ BJN
Kondisi proyek tebing pelindung sungai di Bojonegoro yang ambruk. SP/ BJN

i

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Proyek pembangunan tebing pelindung sungai di aliran Bengawan Solo, tepatnya di Desa Lebaksari, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang menelan dana anggaran senilai Rp40 miliar dari APBD Bojonegoro pada tahun 2024 dilaporkan ambruk sepanjang sekitar 40 meter. Padahal proyek tersebut baru saja selesai dikerjakan ulang oleh rekanan kontraktor hingga akhir Desember 2025.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Pemkab Bojonegoro, Helmi Elisabeth, juga turut membenarkan adanya kerusakan pada proyek tebing pelindung sungai pada lokasi titik yang berbeda meski baru saja selesai diperbaiki dan telah selesai dalam masa pemeliharaan.

"Menjelang akhir masa pemeliharaan tanggal 17 Desember 2025 terjadi sliding di luar lokasi yang diperbaiki," kata Helmi, Senin (26/01/2026).

Diketahui, sejumlah tiang pancang terlihat rusak, bahkan beberapa di antaranya terangkat dan tidak lagi menancap kuat di dalam tanah yang ambrol pada tahun lalu sebenarnya sudah diperbaiki dan pekerjaan tersebut rampung sekitar tiga bulan yang lalu. Selain itu, bronjong yang sebelumnya telah diperbaiki juga kembali mengalami amblesan sepanjang kurang lebih 30 meter. 

Kondisi tersebut tentu menimbulkan kekhawatiran warga setempat, mengingat proyek ini bertujuan melindungi tebing sungai dari potensi longsor. Lebih lanjut, akibat adanya kerusakan kembali ini, pihak dinas SDA Bojonegoro berkoordinasi dengan rekanan untuk memperbaiki lokasi baru yang ambruk.

Sementara itu, untuk masa pemeliharaan proyek tersebut akan diperpanjang untuk menangani lokasi baru yang mengalami ambrol. Pihaknya memastikan, kontraktor pelaksana telah menyatakan kesiapannya untuk kembali melakukan perbaikan. 

“Akan dilakukan perpanjangan masa pemeliharaan, dan kontraktor akan tetap memperbaiki lokasi baru yang terjadi sliding,” pungkasnya. bj-01/dsy

Berita Terbaru

Program Imigrasi Masuk Desa, Cegah dan Perkuat Perlindungan masyarakat di Blitar

Program Imigrasi Masuk Desa, Cegah dan Perkuat Perlindungan masyarakat di Blitar

Kamis, 23 Apr 2026 10:29 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 10:29 WIB

SURABAYAPAGI.com Blitar - Dengan Program Masuk Desa, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar mengintensifkan pendekatan langsung ke masyarakat yang digelar di…

Ketua Komisi B DPRD Dorong  Peningkatan PAD Dengan Sistem Parkir Non Tunai

Ketua Komisi B DPRD Dorong  Peningkatan PAD Dengan Sistem Parkir Non Tunai

Kamis, 23 Apr 2026 10:22 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 10:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - H. Bambang Pujianto, S.Sos, M.Si Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo, mendorong modernisasi pengelolaan parkir untuk memaksimalkan…

Dugaan Salah Kaprah Restorative Justice di Kasus Pengeroyokan di Gresik, Pakar: “Sudah Masuk Penganiayaan Berat”

Dugaan Salah Kaprah Restorative Justice di Kasus Pengeroyokan di Gresik, Pakar: “Sudah Masuk Penganiayaan Berat”

Kamis, 23 Apr 2026 10:19 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 10:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Penerapan restorative justice (RJ) dalam kasus pengeroyokan yang terjadi di sebuah koperasi di Gresik menuai sorotan tajam. K…

Jaga Pembangunan di Tengah Tantangan Fiskal, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Jaga Pembangunan di Tengah Tantangan Fiskal, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Kamis, 23 Apr 2026 08:20 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 08:20 WIB

Surabaya Pagi - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tengah mengkaji skema Kerja Sama Pemerintah-Badan Usaha (KPBU) dengan pola Availability Payment (AP) sebagai…

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Petugas Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, telah melakukan pemeriksaan X-ray terhadap paket tersebut dan ternyata benar paket t…

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Menkeu Purbaya mengaku tidak suka jika ada yang menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia mentok di kisaran 5%. Menurutnya, pernyataan …