Menkeu Sri Mulyani Sempat Terpapar ISPA, Efek Polusi Udara Tinggi di Jabodetabek

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani. SP/ JKT
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Polusi udara yang semakin tinggi dan belum berangsur-angsur surut hingga saat ini di Jabodetabek mengakibatkan mayoritas penduduknya terjangkit penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).

Penyakit ISPA pun bahkan sempat dialami oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani yang diungkapkannya saat rapat bersama Komisi XI DPR RI Kamis (31/08/2023). 

Meskipun tak menyebut penyebab ISPA yang dideritanya, melalui Instagram pribadinya, Sri Mulyani mengaku kondisinya belum optimal saat menghadiri HUT LPEI ke-14. 

Tak hanya itu, Sri Mulyani juga mengaku senang menghadiri acara tersebut meskipun suaranya masih serak.

“Mohon maaf suaranya masih saya belum optimal. Meski suara serak, saya senang bisa hadir dalam puncak perayaan HUT LPEI hari ini,” kata Sri Mulyani dalam video unggahannya di Instagram, dilihat Senin (04/09/2023).

Dengan suara yang sedikit serak, Sri Mulyani berharap institusi pembiayaan ekspor itu dapat bangkit kembali. Selain itu, ia juga mendorong LPEI agar dapat menjadi institusi yang mampu membangun martabat di mata dunia.

“Selamat ulang tahun ke-14 untuk LPEI, semoga saat ini bisa menjadi pemicu pemacu seluruh LPEI untuk bangkit kembali,” ujar Sri Mulyani.

“Dan suatu saat saya berharap LPEI bisa menjadi institusi yang mampu membangun martabat indonesia di mata dunia dan seterusnya,” tambah dia.

Selain itu, Sri Mulyani menyebut LPEI sebagai lembaga yang spesial. Sebab, LPEI dibentuk sebagai lembaga Sui Generis atau dibentuk secara khusus melalui Undang-undang untuk membawa misi penting bagi Indonesia.

Sri Mulyani juga turut mendukung dan berharap besar bahwa di usia ke-14 LPEl akan semakin bangkit kembali dan semakin berambisi mencapai tujuan Indonesia.

"Semoga usia ke-14 ini akan menjadi tonggak bagi LPEI untuk bangkit kembali, memiliki kerendahan hati untuk terus belajar dari pengalaman, dan semakin berambisi dalam mencapai tujuan Indonesia." ujarnya.

Sebagai informasi, masalah polusi udara memang sempat dipaparkan sebelumnya oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkap, polusi udara berpengaruh besar ke angka kasus penyakit paru di Indonesia.

"Polusi udara itu paling berpengaruh di penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), pneumonia, sama ma. Karena PPOK itu sifatnya kronis, jadi kita lebih berfokus ke pneumonia, asma, dan ISPA," ucap Menkes Budi.

Polusi udara berpengaruh paling dominan sampai 24-34 persen yang menyebabkan 3 penyakit paru tadi. Ini dibandingkan dengan penyebab lain seperti keturunan hingga kebiasaan. jk-04/dsy

Berita Terbaru

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…