51.607 KK di Jabar Terdampak Kekeringan dan Krisis Air Bersih, Terbanyak Ada di Bogor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Illustrasi kekeringan di salah satu wilayah Provinsi Jawa Barat akibat musim kemarau berkepanjangan. SP/ BGR
Illustrasi kekeringan di salah satu wilayah Provinsi Jawa Barat akibat musim kemarau berkepanjangan. SP/ BGR

i

SURABAYAPAGI.com, Bogor - Musim kemarau panjang berdampak pada kekeringan ekstrim di wilayah Provinsi Jawa Barat (Jabar). Pasalnya, sebanyak 51.607 Kepala Keluarga (KK) ikut terdampak. Dalam kasus tersebut, jumlah warga yang paling banyak terdampak berada di Kabupaten Bogor yakni 27.299 KK.

Tidak hanya di Kabupaten Bogor, daerah lain yang terdampak hal serupa adalah Kabupaten Bekasi, Kota Sukabumi, Kota Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Garut, Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Bandung.

Bantuan air juga dilakukan di Kabupaten Purwakarta, Cirebon, Majalengka, Subang, Karawang, Ciamis dan Pangandaran.

Menurut Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Jawa Barat, Hadi Rahmat, seluruh warga terdampak kekeringan ekstrim itu tersebar di 71 desa. Total untuk jumlah bantuan air bersih yang diperlukan ke 51.607 KK yang terdampak akibat kekeringan sebanyak 1.472.480 liter.

Selama masa kekeringan ekstrim ini, otoritasnya terus melakukan koordinasi dengan BPBD di tingkat kota dan kabupaten. Salah satunya untuk memberikan bantuan air bersih kepada warga yang memerlukan melalui BPBD setempat dengan perusahaan daerah air minum (PDAM).

Selain persoalan kekeringan, pada musim kemarau ini juga terjadi kasus kebakaran hutan atau lahan. 

Menurut Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Jabar Hadi Rahmat, ada lahan pertanian di Jabar yang terdampak kebakaran hutan. Luasnya disebut mencapai sekitar 313,9 hektare, tersebar di 46 kecamatan.

“Wilayah lahan pertanian yang terdampak kebakaran hutan paling luas ada di Kuningan, sebanyak 165,2 hektare,” kata Hadi, Kamis (07/09/2023).

Namun, hingga saat ini belum ada laporan soal lahan pertanian maupun perkebunan yang kekurangan pasokan air.

"BPBD kota dan kabupaten terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk kekeringan yang berdampak kepada lahan pertanian," Hadi menegaskan. bgr-01/dsy

Berita Terbaru

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Bupati Cilacap Tugaskan Sekda, Cari Dana ke Setiap Perangkat Daerah Sebesar Rp 515 juta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK resmi menahan Bupati Cilacap S…

Bupati "Setor" THR ke Forkopimda, Terjadi Dimana-mana

Bupati "Setor" THR ke Forkopimda, Terjadi Dimana-mana

Minggu, 15 Mar 2026 20:43 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus Bupati Cilacap yang diduga meminta sejumlah uang dari tiap perangkat daerah di Kabupaten Cilacap dengan "target setoran"…

Presiden Perintahkan Kapolri Usut Tuntas dan Transparan

Presiden Perintahkan Kapolri Usut Tuntas dan Transparan

Minggu, 15 Mar 2026 20:42 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri menuntaskan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS,…

Aktivis KontraS, Teriak Kesakitan

Aktivis KontraS, Teriak Kesakitan

Minggu, 15 Mar 2026 20:39 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Andrie sontak berteriak kesakitan hingga menjatuhkan motornya. Berdasarkan kronologi dari KontraS, Andrie Yunus sedang mengendarai…

Bahlil Gertak Penjual Minyak di Singapura

Bahlil Gertak Penjual Minyak di Singapura

Minggu, 15 Mar 2026 20:37 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:37 WIB

Kini Stok BBM dan LPG Aman Jelang Lebaran 2026     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kebutuhan BBM menjelang Lebaran 2026 diproyeksikan meningkat signifikan, m…

Puasa di Zaman Alkitab

Puasa di Zaman Alkitab

Minggu, 15 Mar 2026 20:35 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Ramadan adalah bulan kesembilan menurut kalender lunar, bulan di mana orang-orang menyatakan puasa di hadapan Tuhan dalam Alkitab…