Makanan Khas 'Dinangoi' Sulawesi Utara, Santapan Elit Para Raja Bolaang Mongondow

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dinangoi, makanan khas Sulawesi Utara. SP/ SLW
Dinangoi, makanan khas Sulawesi Utara. SP/ SLW

i

SURABAYAPAGI.com, Sulawesi Utara - Makanan khas tradisional dari Sulawesi Utara (Sulut), ‘Dinangoi’ yang berbahan dasar sagu, kelapa muda dan garam dulunya konon dijadikan sebagai makanan kedatuan atau kerajaan. 

"Orang tua saya yang bercerita, Dinangoi makanan elit para raja Bolaang Mongondow. Jadi memang kuliner ini sudah melegenda sejak dulu," ungkap Imu Hasan warga Kota Manado, Minggu (17/09/2023).

Bahkan, Dinangoi merupakan makanan elit atau menjadi asupan kalangan pejabat kerajaan yang sampai sekarang tetap populer dan masih banyak dikonsumsi warganya. Tidak hanya enak, makanan terkenal dengan karbohidrat dan protein tinggi yang mencapai 84.7 gram.

Tak hanya itu, cemilan ini sudah populer hingga keluar Kotamobagu. Makanan ini sudah bisa ditemukan di Bolaang Mongondow Utara, Manado hingga Gorontalo.

"Sudah banyak yang menjual Dinangoi, dulu waktu zaman penjajahan kan susah untuk mendapatkan beras. Nah, makanan ini adalah pengganti nasi kala itu," jelasnya.

Cara penyajiannya pun terbilang cukup sederhana, sagu yang sudah dibersihkan dimasukan kedalam wajan penggorengan kecil kemudian ditaburi dengan gula dan dipanaskan diatas api selama satu menit hingga gula arennya mencair.

Agar dinangoi tersebut masak secara merata, apinya diatur tidak terlalu besar. Rasanya pun sangat gurih. Biasanya Dinangoi ini dimakan disaat pagi atau sore hari dan saat santai bersama keluarga ataupun teman.

Ada juga dinangoi yang disantap dengan nasi akan tetapi dinagoi disujikan tidak menggunakan gula aren melainkan sagu sebagai bahan dasar dicampur dengan garam dan kelapa parut namun caranya memasak sama.

Hidangan ini biasanya tersaji pada pagi atau sore hari. sebagai camilan atau makanan ringan bersama keluarga atau teman. slw-01/dsy

Berita Terbaru

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik melantik Mujiani sebagai Kepala Desa Laban, Kecamatan Menganti, dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan …

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun, – Penolakan warga terhadap rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madi…

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun terus menggenjot capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui evaluasi dan opt…

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurda DPRD Sumenep dengan agenda Penandatanganan Naskah…

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keandalan sistem transmisi d…

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Langkah tegas ditunjukkan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dengan memusnahkan 100 ton pupuk ilegal dari dua perkara pidana berbeda.…