Reni Astuti Dorong Pemkot Bisa Evaluasi Kampung-kampung yang Kurang Bertumbuh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti
Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti mengapresiasi keseriusan Pemkot Surabaya dalam membangun Surabaya di tingkat kampung. Mulai dari infrastruktur seperti jalanan dan saluran air hingga pembangunan balai RW yang mencapai 1.100 yang sudah terenovasi.

Menurut Reni pembangunan RW itu sangat penting. Sebab, disana tak hanya sebagai tempat layanan administrasi. Namun juga pendidikan untuk Paud, kesehatan lewat posyandu, sosial keagamaan, hingga tempat kegiatan pemberdayaan UMKM.

“Ini merupakan langkah bagus karena sebelumnya banyak keluhan balai RW yang bocor, plafon ambrol, dan lainnya. Harapannya, kedepan, tak ada lagi kasus tersebut. Sehingga masyarakat bisa menggunakan balai RW untuk makin produktif. Ini bisa membantu mengimplementasikan dan menyukseskan program-program Pemkot. Pembangunan balai RW pada akhirnya memiliki muara untuk peningkatan IPM,” ungkap Reni.

Reni mengatakan, Pemkot perlu terus melakukan upaya-upaya, bukan sekadar membangun balai RW tapi juga meningkatkan pelayanannya. Kampung harus menjadi deteksi awal problem masyarakat. Dalam hal itu, peran RT, RW, lurah, dan camat sangat diperlukan. Perihal biaya listrik hingga PDAM di balai RW, juga diharapkan Reni tak menjadi beban masyarakat, namun Pemkot harus hadir mengintervensi lewat bantuan-bantuan.

Apresiasi juga disampaikan Reni terhadap langkah Pemkot yang merenovasi 2.700 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam rangka penataan permukiman. Hal itu dinilai Reni memberikan dampak positif di lini ekonomi. Warga Surabaya yang tak memiliki pekerjaan bisa menjadi tukang hingga kuli bangunan.

Reni juga mendorong Pemkot bisa mengetahui disparitas pertumbuhan infrastruktur dan ekonomi di kampung-kampung di Surabaya. Misalnya, kampung yang kurang bertumbuh, harus dievaluasi. Jika karena birokrasinya, bukan tak mungkin jika harus menurunkan pejabat.

Tingkat partisipasi masyarakat Surabaya, diyakini Reni, juga cukup tinggi. Pemkot hanya harus menyentuh, memperhatikan, memberikan kesempatan, dan mengapresiasi. Salah satu yang menjadi bukti adalah Kader Surabaya Hebat (KSH). Mereka banyak memberikan sumbangsih tenaga dan waktu demi kemajuan kota. Pengabdian itu pantas diganjar dengan kenaikan gaji.

“Kalau kenaikannya Rp 200-300 ribu perbulan, itu hanya membutuhkan setidaknya Rp 10 miliar. Menurut saya Surabaya mampu menganggarkan itu. Ketika KSH atau pengurus kampung bersemangat, maka program Pemkot akan makin sukses,” ungkap Reni.

Pemkot kini juga memiliki profil keluarga miskin. Perlu dilakukan penelusuran lanjutan melalui profil tersebut. RT dan RW atau pejabat kampung bisa melihat background keluarga miskin, kemudian menggali permasalahan yang ada. Misalnya, jika ada anggota keluarga usia produktif, maka harus disentuh. Lewat pemberian lowongan pekerjaan hingga pelatihan. Dengan begitu, pendapatan per kapita bisa meningkat. Alq

Berita Terbaru

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Perkara dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan sejumlah warga negara asing (WNA) di Surabaya mulai m…

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan pengawasan dan monitoring e…

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menggeledah Kantor Wilayah (Kanwil) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional …

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sekitar 15 calon pedagang mendatangi kantor Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri, Kamis (24/9). Mereka ingin menyewa kios atau los…

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Sebanyak 2.500 personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 untuk m…

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aset milik Wali Kota Madiun nonaktif Maidi. Dalam pemeriksaan ter…