Harga Bawang Merah Anjlok, 45 Ribu Ibu-ibu di Nganjuk Sulap Jadi Bubuk Dapur Siap Pakai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kemasan bawang merah bubuk yang cantik hasil produksi emak-emak di Nganjuk. SP/ NGJ
Kemasan bawang merah bubuk yang cantik hasil produksi emak-emak di Nganjuk. SP/ NGJ

i

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Sekitar 45 ribu Ibu-ibu di  di Dusun Jati, Desa Jatirejo, Kecamatan Rejoso, Nganjuk merasa pusing melihat harga bawang merah turun anjlok akhir-akhir ini. Namun mereka akhirnya mencari jalan dengan menyulap bawang merah menjadi bubuk untuk bumbu dapur siap pakai.

Kegiatan ibu-ibu tersebut difasilitasi dengan adanya pelatihan yang didampingi oleh kelompok pengabdian kepada masyarakat (PKM) dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darussalam Pondok Krempyang di rumah Kasun (Kepala Dusun) Jati, pada Selasa (19/09/2023).

Dalam pelatihan tersebut, lebih ditekankan pada nilai jual produk olahan bawang merah. Hasil akhir dari transformasi ini adalah serbuk bawang merah yang dikemas dalam berbagai bentuk, termasuk sachet dan wadah plastik.

Sementara ide untuk mengolah bawang merah menjadi produk bernilai tinggi muncul ketika mereka menemukan bahwa harga bawang merah sangat murah selama analisis sosial dua pekan sebelum pelatihan.

Menurut Irma Nur Hidayati, Sekretaris PKM, menjelaskan proses pengolahan bawang merah yang diajarkan dalam pelatihan. Awalnya, bawang merah mentah diiris tipis-tipis dan dijemur selama 4-5 hari hingga benar-benar kering. 

Kemudian, bahan tersebut dihaluskan dengan blender. Yang menarik, serbuk bawang merah ini mempertahankan warna asli tanpa perlu bahan pewarna atau pengawet tambahan.

Ada satu varian produk dengan warna pucat agak gelap, yang dihasilkan tanpa proses penjemuran setelah pengirisan, melainkan dengan menggunakan mesin oven. Aroma yang dihasilkan pun memiliki karakteristik bawang merah pedesaan yang otentik. Produk-produk serbuk ini diberi label dengan nama dan harga yang sesuai.

Dalam perhitungan mereka, harga bawang merah mentah saat ini kurang dari Rp 10.000 per kilogram. Namun, dengan mengolahnya menjadi serbuk, harga jualnya bisa meningkat hingga empat kali lipat.

Sehingga diharapkan dengan adanya pelatihan dan kegiatan UMKM baru ini, dapat memberikan pemahaman komprehensif, mulai dari proses produksi hingga pemasaran. “Semoga kegiatan ini akan menginspirasi peserta untuk memulai usaha produksi dan penjualan serbuk bawang merah,” ujar Dosen pembimbing lapangan (DPL) Nur Rulli Fathurrohmah, Rabu (20/09/2023). ngj-01/dsy

Berita Terbaru

Bupati Jember Pastikan hingga 2027 Tak Ada PHK PPPK, Asal Kinerjanya Bagus

Bupati Jember Pastikan hingga 2027 Tak Ada PHK PPPK, Asal Kinerjanya Bagus

Kamis, 09 Apr 2026 12:51 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Menindaklanjuti fenomena dan isu pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Bupati…

Belum Kantongi Sertifikat Halal, Satgas MBG Bangkalan Beri Deadline 1 Bulan bagi 41 SPPG yang Tak Berizin

Belum Kantongi Sertifikat Halal, Satgas MBG Bangkalan Beri Deadline 1 Bulan bagi 41 SPPG yang Tak Berizin

Kamis, 09 Apr 2026 12:41 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Baru-baru ini, Satuan Tugas (Satgas) program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Bangkalan, mencatat sebanyak sebanyak 41 Satuan…

Dukung Efisiensi Anggaran, Pemkot Malang Lakukan Penyesuaian Agenda Perjalanan Dinas

Dukung Efisiensi Anggaran, Pemkot Malang Lakukan Penyesuaian Agenda Perjalanan Dinas

Kamis, 09 Apr 2026 12:34 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat terkait efisiensi anggaran, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kembali melakukan penyesuaian…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Terkait OTT Walikota Nonaktif Maidi 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Terkait OTT Walikota Nonaktif Maidi 

Kamis, 09 Apr 2026 12:32 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:32 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman di Kota Madiun, Kamis (9/…

Antisipasi Kriminalitas Profesi, Pemkab Magetan Jamin Perlindungan Hukum Bagi Guru Jenjang TK - SMP

Antisipasi Kriminalitas Profesi, Pemkab Magetan Jamin Perlindungan Hukum Bagi Guru Jenjang TK - SMP

Kamis, 09 Apr 2026 11:30 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 11:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya antisipasi terjadinya kriminalisasi terhadap profesi guru di wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, melalui Dinas…

Bukan Sekadar Fasilitas, The Nook Picu Perpecahan di Graha Famili

Bukan Sekadar Fasilitas, The Nook Picu Perpecahan di Graha Famili

Kamis, 09 Apr 2026 11:17 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 11:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Polemik pembangunan fasilitas baru kembali mengemuka di kawasan hunian premium Surabaya Barat, Graha Famili. Proyek bertajuk “The N…