204 Personel Polri Gerebek Kampung, Sita 1,6 kg sabu dan 5,7 kg Ganja Kering

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Gidion Arif Setyawan, menunjukkan beberapa barang bukti yang berhasil disita dari kampung narkoba di daerah Kampung Bahari, Jakarta.
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Gidion Arif Setyawan, menunjukkan beberapa barang bukti yang berhasil disita dari kampung narkoba di daerah Kampung Bahari, Jakarta.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Polri gerebek sebuah perkampungan yang diduga sarang narkoba. Selain puluhan orang, polisi juga menyita sejumlah barang bukti antara lain 1,6 kg sabu; 5,7 kg ganja kering, bong atau alat isap sabu, hingga berbagai jenis senjata.

"Sepucuk senapan angin, dua pucuk senjata PCP berikut enam pelontar anak panah, tiga pucuk air softgun," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Gidion Arif Setyawan, Selasa (26/9/2023).

Sebanyak 204 personel polisi dari berbagai satuan menggerebek Kampung Bahari, Jakarta Utara. Ini lokasi yang kerap dijadikan sebagai sarang peredaran narkoba, Selasa (26/9).

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Gidion Arif Setyawan mengatakan dalam penggerebekan ini ratusan personel itu menyusuri setiap gang yang ada di Kampung Bahari.

Gidion mengatakan pihaknya turut menangkap 34 tersangka terkait kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika. "Para tersangka akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku agar ada efek jera," ujarnya.

 

Aduan Masyarakat Resah

"Tiap sudut, gang-gang, dan kos-kosan yang diduga jadi tempat transaksi (pemakaian) narkoba kami geledah," kata Gidion dalam keterangannya.

Gidion menuturkan penggerebekan ini dilakukan sebagai bentuk respon atas aduan masyarakat yang resah dengan peredaran narkoba dan aksi tawuran di Kampung Bahari.

"Upaya ini untuk menekan angka kriminalitas di lokasi yang dianggap rawan," pungkasnya.

Tahun lalu, kampung ini pernah digerebek ratusan polisi . Dalam penggerebekan di Kampung Bahari, Polri sita narkoba jenis sabu sebanyak 116,97 gram. n jk/rmc

Berita Terbaru

KPK Periksa Pengembang hingga Kadis DPMPTSP, Sumarno: Tanya ke KPK!  ‎

KPK Periksa Pengembang hingga Kadis DPMPTSP, Sumarno: Tanya ke KPK! ‎

Selasa, 28 Apr 2026 07:36 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 07:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa sejumlah pengembang dan pengurus STIKes dalam kasus dugaan pemerasan yang…

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

SurabayaPagi.com : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menerima penghargaan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 dengan Status …

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan Kemendagri menurunkan tim Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk memantau aktivitas Gubernur Kaltim.…

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

SURABAYAPAGI : Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, menggunakan anggaran jumbo hingga berujung aksi demo mahasiswa pada 21 April lalu.Aksi 21 April Rakyat…

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Institusi Polri diguncang anggotanya lagi. Terbaru, mantan Kanit Narkoba Polresta Pulau Ambon berinisial IT ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkoba. Pelaku…

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco ancang ancang hentikan prodi yang kurang peminat. Badri Munir, berharap…