Harga Beras Medium dan Premium Masih Diatas HET Yang Diatur Pemerintah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Harga beras Medium dan Premium masih diatas HET.
Harga beras Medium dan Premium masih diatas HET.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Panel Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat harga rata-rata beras medium periode 5-10 Oktober berada di Rp13.216 per kg, dibandingkan pekan sebelumnya berada di Rp13.240 per kg. Meskipun beras sudah turun, namun harga beras medium dan premium masih diatas harga eceran tertinggi (HET) yang telah diatur pemerintah.

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan, penurunan harga Beras medium ini seiring dengan mulai terpenuhinya permintaan dan kebutuhan beras di pasar, salah satunya stok Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) Jakarta yang secara bertahap mulai tercukupi.

"Simple saja, dengan terpenuhinya permintaan pasar artinya kebutuhan masyarakat tercukupi, dan kita harapkan harga beras terkendali," kata Arief dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/10/2023).

Saat ini, Bapanas masih terus mendorong pemenuhan pasokan beras ke pasar seiring dengan pentingnya mewaspadai fluktuasi harga beras di pasaran.

Meskipun masih di bawah angka 30 ribu ton, stok beras di PIBC Jakarta mulai kembali normal. Stok beras di PIBC per 10 Oktober 2023 mencapai 29.161 ton. Angka ini meningkat 10,7% dibanding bulan sebelumnya yang hanya mencapai 26.340 ton.

Sementara itu, harga rata-rata beras per 10 Oktober 2023 sebesar Rp 12.833 per kg, menurun sebanyak 2,9�ri bulan September 2023 sebesar Rp 13.222 per kg. Dan khusus untuk beras IR64 sudah turun 11% ke angka Rp 11.200 per kg, diperkirakan akan kembali turun seiring dengan peningkatan stok beras medium yang masuk ke PIBC Jakarta.

Selain memenuhi pasokan beras SPHP ke pasar-pasar, Arief juga menyampaikan langkah strategis lainnya, yaitu dengan menggelontorkan beras komersil milik Perum Bulog ke penggiling padi. 

Ia menilai hal tersebut dapat mempercepat distribusi beras dan mendorong terpenuhinya kebutuhan beras.

Adapun Pemerintah juga menggelontorkan bantuan pangan beras untuk 21,353 juta masyarakat berpendapatan rendah untuk menjaga daya beli masyarakat dan pada akhirnya menekan kenaikan harga beras. 

Per tanggal 9 Oktober 2023, realisasi penyaluran bantuan pangan beras tahap kedua untuk bulan September 2023 telah mencapai 200 ribu ton atau 99,62%.

Sementara itu, untuk menjaga stok CBP tetap terjaga, pemerintah berencana menambah jumlah importasi beras sebanyak 1,5 juta ton. Arief mengatakan, penambahan impor tersebut dalam rangka mengantisipasi penurunan produksi akibat dampak El Nino. Impor tersebut juga untuk mengamankan stok CBP yang saat ini juga terus dinamis penyalurannya mengintervensi stabilitas beras di pasaran. ac

Berita Terbaru

Antisipasi Gagal Panen, DKPP Kota Madiun Tingkatkan Mitigasi Dampak Fenomena El Nino

Antisipasi Gagal Panen, DKPP Kota Madiun Tingkatkan Mitigasi Dampak Fenomena El Nino

Minggu, 05 Jul 2026 12:13 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 12:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai langkah strategis mengantisipasi dampak musim kemarau yang berpotensi menurunkan produktivitas pertanian hingga memicu gagal…

Majapahit Run 2026  Pecah!, Ribuan Pelari Birukan Alun-Alun Kota Mojokerto

Majapahit Run 2026  Pecah!, Ribuan Pelari Birukan Alun-Alun Kota Mojokerto

Minggu, 05 Jul 2026 12:06 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 12:06 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Sebanyak 1.500 pelari dari berbagai daerah memeriahkan Majapahit Run 2026 yang digelar Pemerintah Kota Mojokerto, Minggu …

Teras Kriya 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Ekraf UMKM Khas Kota Madiun

Teras Kriya 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Ekraf UMKM Khas Kota Madiun

Minggu, 05 Jul 2026 11:59 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui ajang Teras Kriya 2026 yang digelar di Gedung Dekranasda, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, mempromosikan produk unggulan…

Hadapi Musim Kemarau, Pemkab Sumenep Tetapkan Status Siaga Kekeringan

Hadapi Musim Kemarau, Pemkab Sumenep Tetapkan Status Siaga Kekeringan

Minggu, 05 Jul 2026 11:53 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 11:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Menyusul musim kemarau kali ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, mulai menetapkan status siaga bencana kekeringan menyusul…

Lewat Skema Bantuan Pusat, Pemkab Magetan Ajukan Usulan Revitalisasi Pasar Sayur

Lewat Skema Bantuan Pusat, Pemkab Magetan Ajukan Usulan Revitalisasi Pasar Sayur

Minggu, 05 Jul 2026 11:29 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 11:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Melalui skema bantuan pusat dengan melibatkan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Tingkatkan Mobilitas Masyarakat, Pemkab Pasuruan Rehabilitasi Jembatan Lekok-Rejoso

Tingkatkan Mobilitas Masyarakat, Pemkab Pasuruan Rehabilitasi Jembatan Lekok-Rejoso

Minggu, 05 Jul 2026 11:21 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Sebagai upaya meningkatkan keselamatan dan kelancaran mobilitas masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan merehabilitasi…