Terancam Molor, Proyek Puskesmas di Jombang Jadi Atensi Khusus Bagian Pembangunan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Proyek pengerjaan pembangunan gedung Puskesmas Miagan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang
Proyek pengerjaan pembangunan gedung Puskesmas Miagan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Sejumlah proyek pembangunan gedung Puskesmas yang diampu Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jombang, yang berpotensi mengalami keterlambatan menjadi atensi khusus bagian pembangunan Setdakab. 

Dua proyek pembangunan gedung Puskesmas Miagan, Kecamatan Mojoagung dan Puskesmas Perak, Kabupaten Jombang, baru mencapai progres sekitar 50 persen. 

Padahal, proyek miliaran rupiah yang diampu Dinas Kesehatan Jombang itu harus selesai pada bulan November 2023. 

Salah satunya, Puskesmas Miagan, Mojoagung harus sudah kelar pada tanggal 8 November 2023. Nilai proyek pembangunan tidak tanggung mencapai Rp 5,4 miliar. 

Sementara proyek pembangunan Puskesmas Perak harus sudah selesai pada 27 November 2023.

Dengan anggaran sebesar itu seharusnya, progres pembangunan dua Puskesmas bisa sesuai dengan harapan. Di lapangan bangunan puskesmas nampak masih separo jadi, tembok juga masih belum terlihat di aci.

Kepala Bagian administrasi pembangunan Setdakab Jombang, Supradigdo mengatakan ada empat proyek pembangunan Puskesmas yang terancam molor, tidak sesuai dengan kontrak. 

Menurutnya, kendala secara umum progres pembangunan Puskesmas Perak maupun Miagan, Kecamatan Mojoagung, terletak pada ketidakseriusan kontraktor. 

"Secara umum ya kontraktornya sendiri (tidak serius)," tegasnya kepada wartawan melalui telepon selulernya, Senin (16/10/2023). 

Padahal, dalam setiap rapat evaluasi pihaknya selalu mengingatkan waktu pengerjaan akan segera berakhir. "Selalu kita imbau, untuk melakukan percepatan. Karena waktunya hampir berakhir. Target harus sesuai dengan kontrak," ungkap dia. 

Percepatan pengerjaan itu dikatakan Digdo, diantaranya dengan menambah tenaga serta material. 

"Jika mau selesai sesuai target harus menambah tenaga kerja dan material, itu yang bisa menyelamatkan. Supaya tidak molor dan selesai sesuai kontrak. Sudah saya bilang itu berkali-kali," ungkapnya menegaskan. 

Meski pengerjaan proyek pembangunan gedung Puskesmas, harus dikebut. Didgdo tidak mau kualitas dikesampingkan. 

"Dalam proyek dua hal yang harus diperhatikan kualitas sama waktu. Secara umum tepat kualitas, tepat waktu," pungkas dia. Sarep

Berita Terbaru

Bupati Madiun Rotasi Enam Pejabat Eselon II, Sejumlah OPD Berganti Pimpinan

Bupati Madiun Rotasi Enam Pejabat Eselon II, Sejumlah OPD Berganti Pimpinan

Rabu, 04 Nov 2026 18:09 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:09 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto melakukan rotasi terhadap enam pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT Pratama) di lingkungan Pemerintah Ka…

Polres Lumajang Salurkan Ratusan Paket Sembako secara Door to Door kepada Korban Banjir Lahar Semeru

Polres Lumajang Salurkan Ratusan Paket Sembako secara Door to Door kepada Korban Banjir Lahar Semeru

Rabu, 04 Nov 2026 18:07 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:07 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang- Kepedulian terhadap warga terdampak banjir lahar hujan Gunung Semeru ditunjukkan jajaran Kepolisian Resor (Polres)…

Bupati Fauzi Minta Sukseskan Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut 2026 di Sumenep 

Bupati Fauzi Minta Sukseskan Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut 2026 di Sumenep 

Rabu, 04 Nov 2026 18:03 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:03 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan penekanan khusus yang ditayangkan melalui Videotron yang menegaskan agar seluruh…

Diprotes Puskopkar Jatim, Identifikasi Lapangan Kasus Tanah Perumahan GKSP Sedati oleh Polresta dan BPN Sidoarjo Gagal

Diprotes Puskopkar Jatim, Identifikasi Lapangan Kasus Tanah Perumahan GKSP Sedati oleh Polresta dan BPN Sidoarjo Gagal

Rabu, 04 Nov 2026 17:51 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sengketa tanah di Perumahan Griya Karya Sedati Permai (GKSP), Desa Sedati Gede, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, kembali memanas. Upaya…

Ning Ita Raih ATM Award 2026 atas Komitmen Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria

Ning Ita Raih ATM Award 2026 atas Komitmen Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria

Rabu, 04 Nov 2026 16:56 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita menerima penghargaan AIDS, Tuberkulosis, Malaria (ATM) Award…

Ning Ita Dorong Pembiayaan Kreatif untuk Perkuat Kemandirian Daerah

Ning Ita Dorong Pembiayaan Kreatif untuk Perkuat Kemandirian Daerah

Rabu, 04 Nov 2026 16:55 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mendorong pemerintah daerah lebih kreatif dalam mencari sumber pendanaan pembangunan untuk…