Bantu Atasi Kesehatan Mental Gen-Z, Unesa Gelar Safari Edukasi dan Siapkan Layanan Konseling untuk Mahasiswa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mahasiswa peduli kesehatan mental dengan membagikan bunga dan menyediakan tempat curhat untuk berkeluh kesah. SP/Unesa
Mahasiswa peduli kesehatan mental dengan membagikan bunga dan menyediakan tempat curhat untuk berkeluh kesah. SP/Unesa

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Banyak kasus bunuh diri, terutama dikalangan anak muda banyak terjadi belakangan ini. Rata-rata dari penyebabnya yakni depresi maupun ganguan mental lainnya.
 
Berdasarkan data dari Komnas Perempuan, pada periode Januari-Juni 2023, POLRI (Polisi Republik Indonesia) melaporkan bahwa terdapat 663 kasus bunuh diri di Indonesia. 
 
Angka tersebut meningkat sebesar 36,4 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2021, terdapat 486 kasus
 
Diketahui, tertinggi angka bunuh diri adalah Jawa Tengah 253, Jawa Timur 128, Bali 61 dan Jawa Barat 39.
 
Kebanyakan bunuh diri memiliki kecenderungan yang dipicu oleh gangguan kesehatan mental dengan beragam persoalan. 
 
Mulai kekerasan berbasis gender, perundungan (bullying), kekerasan siber dengan berbagai modus, dan lain sebagainya.
 
Adapun demikian, peduli dengan kesehatan mental generasi z (gen-z) sebagai penerus bangsa, Universitas Negeri Surabaya (UNESA) melalui Subdirektorat Mitigasi Crisis Center (SMCC), Direktorat Pencegahan dan Penanggulangan Isu Strategi Kampus mengadakan Safari Sharing Kesehatan Mental yang menyasar sivitas akademika, mahasiswa, tenaga pendidik (tendik) maupun dosen.
 
Diketahui, kegiatan itu dikemas apik dengan membagikan bunga stiker berisi pesan-pesan ajakan sadar kesehatan mental, melihat sisi lain permasalahan, serta lebih menghargai diri sendiri. 
 
Menurut Wiryo Nuryono, Kepala Seksi Anti-Narkotika dan Kesehatan Mental, SMCC, mengatakan bahwa kegiatan atau aksi gersebut akan berlangsung hingga awal November.
 
"Ini akan berlangsung sampai awal November 2023. Ada aksi menghargai diri sendiri, talkshow, seminar kesehatan mental dan masih banyak lagi," kata Wiryo Nuryono, yang diterima Surabaya Pagi, Jumat, (20/10/2023).
 
Diketahui, aksi tersebut juga bagian dari peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia, yang jatuh pada 10 Oktober kemarin. 
 
Nanti kegiatan itu jiga dilakukan secara berkelanjutan dan dirangkaikan dengan pelatihan self-healing. 
 
Wiryo berharap melalui kegiatan bisa menjadi langkah awal untuk pencegahan agar tidak ada lagi, anak muda khususnya para mahasiswa yang tertekan secara mental yang bisa berdampak bunuh diri.
 
Lebih lanjut, menurut dosen FIP tersebut, kegiatan ini salah satu untuk memperkuat lingkungan positif (circle positif dan support system) antar mahasiswa.
 
Sehingga ketika ada yang mengalami tekanan mental, mereka memiliki ruang komunikasi dan penyelesaian yang lebih positif. 
 
"Kita sebagai manusia pasti memiliki masalah sekaligus keterbatasan. Itu berbahaya kalau dipendam sendiri," papar Wiryo 
 
Menurutnya, dengan memendam masalah sendiri itulah yang bisa menjadi penyebab mereka putus asa dan memilih jalan mengakhiri hidup.
 
"Kadang itu jadi penyebab banyak orang mengakhiri hidupnya secara impulsif," papar Wiryo
 
"Sehingga kami berharap, adanya ini mereka bisa bangkit menatap masa depan dan melakukan positif lainnya," pungkas.
 
Sebagai informasi, sekitar 200 mahasiswa dan dosen ikut andil dalam rangkaian acara tersebut, yang berkolaborasi dengan mahasiswa Psikologi dan Bimbingan Konseling serta UKM Peduli Kemanusiaan.ain/ana

Berita Terbaru

Sekdaprov dan Banggar Pastikan Jatim Raih Predikat WTP dari BPK

Sekdaprov dan Banggar Pastikan Jatim Raih Predikat WTP dari BPK

Senin, 08 Jun 2026 19:40 WIB

Senin, 08 Jun 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM - Tim Anggaran Pemerintah Provinsi dan Banggar DPRD Jawa Timur optimis mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam Laporan Hasil…

Surabaya Terapkan Penandaan NIK Penunggak Nafkah, Begini Tahapan dan Dasar Hukumnya

Surabaya Terapkan Penandaan NIK Penunggak Nafkah, Begini Tahapan dan Dasar Hukumnya

Senin, 08 Jun 2026 19:10 WIB

Senin, 08 Jun 2026 19:10 WIB

Surabaya Pagi.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat perlindungan hak anak pascaperceraian melalui mekanisme penandaan data kependudukan bagi…

Intervensi Harga Pangan, Khofifah Pastikan Stok Aman dan Distribusi Lancar Lewat Pasar Murah

Intervensi Harga Pangan, Khofifah Pastikan Stok Aman dan Distribusi Lancar Lewat Pasar Murah

Senin, 08 Jun 2026 19:08 WIB

Senin, 08 Jun 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar pasar murah di Halaman Kelurahan Gunung Anyar, Surabaya, Sabtu (6/6/2026), sebagai upaya m…

Pramuka dan Relawan Suket Teki Nusantara Kolaborasi Lakukan Bedah Tiga Rumah Warga Kurang Mampu di Kota Kediri

Pramuka dan Relawan Suket Teki Nusantara Kolaborasi Lakukan Bedah Tiga Rumah Warga Kurang Mampu di Kota Kediri

Senin, 08 Jun 2026 17:55 WIB

Senin, 08 Jun 2026 17:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – Perkemahan Wirakarya dalam program bedah rumah bagi warga kurang mampu di Kota Kediri mulai dilaksanakan. Sebanyak tiga rumah yang m…

Rehabilitasi Sekolah Rusak Sedang Proses Tender

Rehabilitasi Sekolah Rusak Sedang Proses Tender

Senin, 08 Jun 2026 17:26 WIB

Senin, 08 Jun 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Sidoarjo tahun ini akan menuntaskan rehabilitasi sekolah rusak. Puluhan sekolah…

Bupati Gresik Dorong SPPG Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Berbasis Lingkungan

Bupati Gresik Dorong SPPG Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Berbasis Lingkungan

Senin, 08 Jun 2026 17:19 WIB

Senin, 08 Jun 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pemkab Gresik terus memperkuat implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menekankan aspek keberlanjutan lingkungan. B…