Kemarau Panjang Tak Kunjung Hujan, Tanaman Padi Mulai Mengering

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Banyak tanaman padi di Banyuwangi rusak dan menguning akibat kekurangan air dimusim kemarau panjang. SP/ BNY
Banyak tanaman padi di Banyuwangi rusak dan menguning akibat kekurangan air dimusim kemarau panjang. SP/ BNY

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Pertumbuhan tanaman padi di Banyuwangi kini tidak maksimal bahkan mulai mengering lantaran kemarau panjang dan tidak kunjung turun hujan selama beberapa bulan terakhir ini.

Para petani berharap hujan segera turun, sehingga pagi harinya tanaman padi bisa tumbuh normal. Bukan hanya itu, krisis air yang terjadi saat kemarau ini, membuat petani-petani lain bermain curang. 

Bambang, salah satu petani asal Rogojampi Banyuwangi, menyatakan meskipun saat jadwal pembagian jatah air irigasi, petani lain kerap kali menutup irigasi air yang mengalir di sawah miliknya selama semalaman, dan mengalirkan ke sawah lain tanpa minta izin.

“Jadi pagi saya ke sawah, air yang masuk hanya di satu demplot saja, padahal sorenya air sudah harus ditutup dan digilir ke yang lain,” papar Bambang, Minggu (29/10/2023).

Meskipun di lingkungan sawah milik Bambang mendapat giliran air irigasi, namun dirinya merasa belum tercukupi untuk sawahnya yang berukuran sebahu atau kurang lebih atau  7.000-7.400 meter persegi. Apalagi air yang iya dapatkan juga terkadang tidak mengalir pada ladangnya.

Saat air irigasi mencapai sawah milik Bambang, debit hingga air yang diperolehnya sudah tidak banyak lagi, membuat sawahnya tergenang sebagian dan tidak menyeluruh secara sempurna.

“Ya jadi, beberapa kedokan atau demplot, pertumbuhan padinya kurang bisa maksimal dan cenderung mulai menguning,” katanya.

Akibat banyaknya kendala tersebut, sebagian tanaman padi milik Bambang telah menguning dan tumbuh kurang maksimal, terlebih tanah di sawahnya sudah mulai menunjukkan retakan, tanda kekurangan air.

“Ya semoga saja segera turun hujan, biar semua pertanian kembali normal dan petani tidak lagi berebut air,” harap Bambang.

Sementara itu, menurut Prediksi BMKG, Agung mengatakan, masuk bulan November sudah akan mulai hujan di beberapa titik wilayah Banyuwangi. Turunnya hujan bakal diawali di kawasan terutama wilayah dataran tinggi seperti Kecamatan Licin, Songgon Sempu dan sekitarnya. Kemudian bisa dikatakan masuk musim penghujan pada Desember.

“Untuk puncak musim hujan diperkirakan Januari atau Februari 2024,” pungkas Agung. byw-01/dsy

Berita Terbaru

Dipicu Hujan dan Angin Kencang, Warga di Blitar Tewas Tertimpa Reruntuhan Material Rumah

Dipicu Hujan dan Angin Kencang, Warga di Blitar Tewas Tertimpa Reruntuhan Material Rumah

Senin, 16 Mar 2026 12:42 WIB

Senin, 16 Mar 2026 12:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Akibat hujan dengan intensitas tinggi bercampur angin di wilayah Blitar Raya mengakibatkan banjir di beberapa wilayah, termasuk di…

Inovatif! Sisa MBG di Lingkungan Sekolah Surabaya Disulap Jadi Pupuk Organik Cair dan Padat

Inovatif! Sisa MBG di Lingkungan Sekolah Surabaya Disulap Jadi Pupuk Organik Cair dan Padat

Senin, 16 Mar 2026 12:35 WIB

Senin, 16 Mar 2026 12:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Selain sempat viral karena menu Program MBG (Makan Bergizi Gratis) yang selalu dikritik dan viral di media sosial (medsos), kini…

Diduga Korsleting Listrik, Tempat Usaha Konveksi di Sidoyoso Surabaya Terbakar Hebat

Diduga Korsleting Listrik, Tempat Usaha Konveksi di Sidoyoso Surabaya Terbakar Hebat

Senin, 16 Mar 2026 12:24 WIB

Senin, 16 Mar 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Unit Pemadam Kebakaran Surabaya baru saja menindaklanjuti terkait laporan warga lantaran adanya kebakaran di tempat usaha konveksi…

Jelang Ibadah Hari Nyepi, Kapolri Sigit Beri Atensi Macet Horor di Ketapang-Gilimanuk

Jelang Ibadah Hari Nyepi, Kapolri Sigit Beri Atensi Macet Horor di Ketapang-Gilimanuk

Senin, 16 Mar 2026 11:44 WIB

Senin, 16 Mar 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada yang menarik di momen Bulan Ramadhan kali ini. Pasalnya, Ibadah Hari Nyepi bertepatan dengan puncak arus mudik Lebaran Idul…

Momentum Arus Mudik Lebaran, Penumpang di Tanjung Perak Surabaya Naik 17 Persen

Momentum Arus Mudik Lebaran, Penumpang di Tanjung Perak Surabaya Naik 17 Persen

Senin, 16 Mar 2026 11:25 WIB

Senin, 16 Mar 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 yang tinggal menunggu hari, di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung…

Kepadatan Lalin Jelang Buka Puasa, SITS Dishub Surabaya Prioritaskan Arus Kendaraan

Kepadatan Lalin Jelang Buka Puasa, SITS Dishub Surabaya Prioritaskan Arus Kendaraan

Senin, 16 Mar 2026 10:45 WIB

Senin, 16 Mar 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menjelang momen buka puasa saat Ramadhan baru-baru ini mengalami lonjakan volume kendaraan dalam beberapa hari terakhir di…