Harga Pakan Unggas Naik, Peternak Ayam Broiler Menjerit dan Merugi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petani memanen jagung di Kanten, Trucuk, Bojonegoro, Jawa Timur. SP/ SBY
Petani memanen jagung di Kanten, Trucuk, Bojonegoro, Jawa Timur. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Harga jual ayam di tingkat peternak ayam pedaging atau broiler kian terjepit tak kunjung mengalami perbaikan dalam empat tahun terakhir. Namun, justru harga pakan unggas masih terus mengalami kenaikan.

Bahkan, pakan unggas saat ini rata-rata dibanderol Rp9.000 per kg atau naik 70 persen dalam beberapa bulan terakhir. Sebagai catatan, pakan berkontribusi sekitar 70 persen dari total biaya produksi. 

Menurut Ketua Umum Peternak Pembudidaya Unggas Niaga (PPUN), Wismarianto, parahnya lantaran kenaikan harga pakan tersebut tidak sepadan dengan kenaikan harga ayam, justru kian menurun dan merugi.

“Harga bahan baku pakan itu naik sehingga sebabkan naiknya harga pakan. Repotnya ini tidak disertai dengan kenaikan harga ayam hidup, bahkan harganya turun,” kata Wismarianto, Kamis (09/11/2023).

Diketahui, selain pakan, bibit ayam usia sehari atau day old chick (doc) juga masih cukup mahal yakni sekitar Rp 7.000 per hari atau di atas acuan pemerintah Rp 5.500-Rp 6.500 per kg. 

“Jadi kurang lebih ongkos produksi ayam di peternak bisa Rp 21.500 per kg, tapi harga ayam saat ini kurang lebih antara Rp 18 ribu-Rp 19 ribu per kg, jadi rugi sekitar Rp 2.500-Rp 3.000 per kg,” kata Wismarianto.

Sejauh ini, pemerintah juga tidak dapat menetapkan harga eceran tertinggi untuk harga pakan ayam broiler. Pasalnya, pakan broiler merupakan pakan olahan yang diproduksi oleh pabrikan. 

“Ini jadi masalah yang krusial, harus kita diskusikan untung ruginya bagaimana kalau mau diatur, karena ini menyangkut keseluruhan,” katanya. 

Imbas hal tersebut, para peternak broiler saat ini tengah dalam kondisi terhimpit dan terlilit utang. Ia pun berharap agar pemerintah, perusahaan perunggasan dapat duduk bersama, setidaknya agar harga jual ayam bisa dinaikkan sesuai acuan pemerintah. 

Sebagaimana diketahui, Badan Pangan Nasional telah mengatur harga acuan pembelian harga ayam hidup di tingkat peternak sebesar Rp 21 ribu-Rp 23 ribu per kg. Kisaran harga itu masih dinilai memberikan keuntungan wajar bagi peternak. 

Saat ini, pemerintah tengah mengupayakan dan mengatur harga jagung pakan yang mana lebih banyak digunakan oleh peternak ayam petelur atau layer. Ketika harga jagung mengalami kenaikan imbas ongkos produksi yang juga meningkat dari petani jagung, pemerintah bisa memberikan subsidi ongkos transportasi untuk meredam kenaikan harga. sb-01/dsy

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…