Tanah Penghasil Kopi Terbaik, Ada di Desa Prancak, Inilah Penjelasan BPP Kec Pasongsongan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua LSM Super, Ahmad Zaini, bersama Tim,  dan BPP Kec. Pasongsongan, Kab. Sumenep, Bahtiar. SP/Ainur Rahman
Ketua LSM Super, Ahmad Zaini, bersama Tim,  dan BPP Kec. Pasongsongan, Kab. Sumenep, Bahtiar. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Terkait desas desus pemberitaan kelompok tani yang diduga  fiktif, Ketua LSM Super,  Ahmad Zaini bersama Tim mendatangi kantor Balai penyuluh pertanian (BPP) Kecamatan Pasongsongan Kab. Sumenep.

Menurutnya, kedatangan Ke BPP itu ingin meluruskan kesalahpahaman, dalam dugaan kelompok tani fiktif, namun kata dia, pihaknya hanya ingin agar kelompok tani itu tertib administrasi, karena keberadaan kelompok tani itu berkaitan dengan RDKK dalam suatu kelompok. Tegasnya

"Alhamdulillah, di Pasongsongan kita sudah lakukan klarifikasi dengan BPP kec. Pasongsongan, Gapoktancam, dan tidak menemukan adanya kelompok fiktif, jadi dugaan adanya kelompok fiktif itu akan digelar di kecamatan lain"

Kata Zaini, pihaknya akan menyisir ke daerah kecamatan lain, untuk mengungkap adanya kelompok fiktif yang meresahkan sebagian kelompok di masyarakat. Pungkasnya

Sementara, Koordinator Balai penyuluh pertanian (BPP) Kec. Pasongsongan Kab. Sumenep, Bahtiar, mengaku, sudah melakukan koordinasi kepada sejumlah kelompok binaannya di Kec. Pasongsongan.

Kata Bahtiar, keberadaan kelompok Tani di sepuluh desa yang ada di Kecamatan Pasongsongan kurang lebih 400 sudah dilakukan pembaharuan administrasi sesuai dengan RDK dan RDKK kelompok tani.

"Jadi, Dugaan Kelompok  tani  fiktif, di Kecamatan Pasongsongan itu tidak ada, kita sudah berbenah, dan memperbaiki administrasi kelompok sesuai dengan RDKK"

Meski, kata Bahtiar, diantara sepuluh desa itu tidak semuanya petani, sebagian ada nelayan,  karena areal  lokasi di kecamatan pasongsongan itu sebagian berada di bibir pantai"

Ia juga menjelaskan, Data desa di Kecamatan Pasongsongan, diantaranya, Desa Panaongan, Padandangan itu hampir masyarakatnya nelayan, makanya, masyarakat di Kecamatan Pasongsongan itu bervariasi.

sementara,  di Desa Lebeng Barat, Lebeng Timur, Campaka, Prancak, Rajun, Montorna, dan Soddara,  mayoritas para petani, makanya kita melakukan pembinaan kelompok itu berdasarkan administrasi. Jelasnya

Bahtiar menjelaskan beberapa keunggulan masyarakat di kecamatan pasongsongan, salah satunya di Desa Prancak, sebuah usaha Kopi milik masyarakat tembus ke mancanegara, bahkan,  keberadaan Kopi tersebut, hampir sama dengan Kopi sejenis Robusta.

"Di desa Prancak, ada kopi sejenis Robusta dan sangat bagus, mungkin karena lahannya cocok, dan ada aliran angin laut yang berhembus ke selatan tepat ke arah Desa Prancak",

Makanya di desa tersebut, segala jenis tumbuh-tumbuhan itu menghasilkan produk unggulan, seperti  tembakau dan bibit kopi milik masyarakat setempat. Pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Selangkah Lagi! Program ATM Beras Tahun 2026 Siap Beroperasi Tiga Hari Lagi

Selangkah Lagi! Program ATM Beras Tahun 2026 Siap Beroperasi Tiga Hari Lagi

Senin, 13 Apr 2026 23:55 WIB

Senin, 13 Apr 2026 23:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri akan kembali mendistribusikan bantuan beras kepada masyarakat melalui ATM Beras pada Kamis (16/4).…

Pemkot Kediri Terapkan Skema WFH 40 Persen ASN, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Optimal

Pemkot Kediri Terapkan Skema WFH 40 Persen ASN, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Optimal

Senin, 13 Apr 2026 23:51 WIB

Senin, 13 Apr 2026 23:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri resmi memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat, mulai…

KPK Dalami Relasi dengan Maidi, Faizal Rachman: Saya Hanya Jawab yang Saya Tahu

KPK Dalami Relasi dengan Maidi, Faizal Rachman: Saya Hanya Jawab yang Saya Tahu

Senin, 13 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 13 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Faizal Rachman, pengusaha Event Organizer  yang diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku hanya dimintai keterangan t…

Merawat Harapan di Hari Kartini, Srikandi PLN Kembali Gelar Posyandu Disabilitas di Malang

Merawat Harapan di Hari Kartini, Srikandi PLN Kembali Gelar Posyandu Disabilitas di Malang

Senin, 13 Apr 2026 17:31 WIB

Senin, 13 Apr 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Malang — Dalam rangka menyambut Hari Kartini, Srikandi PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Malang berkolaborasi dengan Yayasan Bersama Anak Bangsa …

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandeng Lele melontarkan kritik keras terhadap kinerja pihak-pihak terkait, dalam penanganan dugaan…

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti program terbaru Presiden Prabowo Subianto terkait Sekolah Rakyat (SR), saat ini untuk progres pembangunan Sekolah…