Tenaga Perawat dan Caregiver Dari Indonesia Mulai Diminati Eropa dan Asia Pasifik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi perawat tengah menjaga lansia di salah satu rumah sakit. SP/ JKT
Ilustrasi perawat tengah menjaga lansia di salah satu rumah sakit. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Fenomena migrasi pekerja di bidang kesehatan dalam beberapa tahun terakhir telah meningkat cukup pesat. Bahkan, negara-negara maju di terutama di kawasan Eropa dan Asia Pasifik telah meningkatkan permintaan tenaga kesehatan berupa perawat dan caregiver dari Indonesia. 

Menurut Kepala Pusat Riset Kependudukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Nawawi mengatakan, perpindahan bekerja baik itu secara struktural maupun secara natural dari Indonesia ke berbagai negara. Khususnya di negara-negara yang saat ini membutuhkan pekerja di bidang kesehatan, terutama nurse dan caregiver.

"Mereka mengalami defisit tenaga kerja, sedangkan Indonesia memiliki surplus tenaga kerja khususnya di bidang kesehatan," kata Nawawi, Minggu (19/11/2023).

Hal yang sama juga disampaikan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) mengungkap lulusan sekolah perawat di Indonesia punya peluang besar untuk bekerja di luar negeri. Karena banyak negara masih kekurangan tenaga perawat.

"Sistem kesehatan mereka sudah tidak berbasis fasilitas kesehatan lagi, tetapi sudah sampai ke tingkat panti asuhan, rumah jompo, dan sebagainya. Makanya, mereka memerlukan (perawat) Indonesia," Ketua Umum PPNI Hanif Fadhillah 

Menurut data Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) 2023, permintaan pekerjaan tenaga kesehatan sepanjang 2021 sampai 2023 berjumlah 7.568 orang terutama dari Belanda, Kuwait, Qatar, Rumania, Arab Saudi, Selandia Baru, Singapura, dan Uni Emirat Arab. Sebanyak tujuh negara meminta perawat dan hanya Rumania yang meminta careworker.

Dari sekian banyak negara itu, Singapura membutuhkan banyak perawat mencapai 5.100 orang. Namun dari data BP2MI baru 37,2 persen yang terpenuhi dari job order.

"Ini peluang buat Indonesia," kata Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia Hanif Fadhillah. jk-05/dsy

Berita Terbaru

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan BSI Fest Ramadan 2026 di Surabaya pada 19–22 Februari 2026. Kegiatan ini me…

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bukti Arkeologis mengungkap Flkakta Gajah Mada lahir di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur, dari Dewi Andogsari tidak …

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…