Angkutan Air Wisata Religi Ketingan Perlu Pelampung dan Baju Safety Penumpang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Perahu wisata yang hilir mudik ke wisata religi Dewi Sekardadu Desa Ketingan, dikeluhkan para pengusaha travel serta para pengunjung (wisatawan). SP/ Hikmah
Perahu wisata yang hilir mudik ke wisata religi Dewi Sekardadu Desa Ketingan, dikeluhkan para pengusaha travel serta para pengunjung (wisatawan). SP/ Hikmah

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Minimnya peralatan keamanan (safety) angkutan air atau perahu wisata yang hilir mudik ke wisata religi Dewi Sekardadu Desa Ketingan, dikeluhkan para pengusaha travel serta para pengunjung (wisatawan).

"Miris dan kurang nyaman sebab ,jarak tempuh  angkutan sungai dari dermaga Depo ke wisata religi muara Dusun Kepetingan cukup jauh, bila terjadi laka sungai bagaimana ini" keluh Suwandi (45) para pengunjung  makam Dewi Sekardadu di Dusun Kepetingan, Desa Sawohan, Sidoarjo, Selasa(21/11/2023) kemarin.

Senada hal tersebut, pemilik agen wisata asal Surabaya, juga mengeluhkan, "Demi Keamanan sebelum terjadi kecelakaan dan ada korban baru ngomong soal safety angkutan air," ujarnya, sembari menyebutkan telah mengantarkan ratusan wisata domestik ke tempat ini puluhan kali.

Sebenarnya, wisata religi kawasan pesisir Sidoarjo ini, menyimpan banyak potensi wisata, seperti mangrove, budaya lokal, religi dan wisata air yang bisa mendatangkan banyak orang, dan tentu saja menghasilkan income, namun belum tergarap dengan baik oleh Pemkab Sidoarjo.

Menurutnya, Sidoarjo perlu melakukan pengembangan angkutan air untuk wisata mangrove, perairan atau wisata religi di makam Dewi Sekardadu yang saat ini masih belum tergarap secara maksimal.

Selain alat angkutan air yang kurang layak perlu dibenahi juga  dermaga pintu gerbang yang berada di komplek Depo Pasar Ikan Sidoarjo sebagai akses untuk menuju ke lokasi yang saat ini di kunjungi wisatawan  domestik perlu di rata yang baik 

"Perahu perahu kami memang bekas kapal ikan jadi seadanya saja untuk alat angkutan penumpang air, sehingga kami mohon bantuan Dishub untuk alat kelengkapan penumpang yang layak untuk para wisatawan yang datang berkunjung ke makam Dewi Sekardadu," ujar Heri (47) Pemandu wisata asal Rangkah Kidul, 

Lebih jauh dari pengamatan media ini, selain kurang lengkapnya pengaman kendaraan air, keadaan pintu gerbang wisata religi dan wisata air Ketingan masih jauh dari kata layak wisata pasalnya, tempat parkir bus dan mobil belum tersedia juga toilet dan rest area belum terbangun artinya masih alakadarnya kurang layak meski dari tempat ini berpotensi besar untuk menambah pendapatan asli Daerah (PAD) Kabupaten Sidoarjo.

Sementara itu, Gatot, pejabat Dinas Perikan Depo Pasar Ikan yang berketempatan sebagai pengelolah dermaga wisata religi Ketingan mengemukakan, bahwa makam ibu dari Sunan Giri ini, selain sebagai objek kunjungan wisata lokal juga setiap tahun menjadi  jujugan nelayan Kupang Desa Balongdowo, Sidoarjo, saat melakukan ritual Nyadran (syukuran hasil laut).

Selain itu, ratusan bahkan ribuan peziarah datang pada waktu masuk bulan maulid nabi Muhammad SAW atau 1 Muharram.

"Potensi daya tarik wisatawan untuk datang ke makam Dewi Sekardadu ini cukup tinggi, perlu adanya sentuhan dan konsep pengembangan wisata religi, termasuk wisata air," imbuhnya. Hdk/ Hik

Berita Terbaru

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Dua mantan Direktur Perumda BPR Bank Daerah Kota Madiun, Sugeng Mukti Wibowo (SMW) dan Ahmadu Malik Dana Logistia (AD), mem…

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar aksi simbolis bertajuk “Mentirakati …

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pameran kebutuhan ibu, bayi, dan anak, Willow Baby Expo (Wilbex) kembali digelar di Surabaya. Memasuki penyelenggaraan 2026, Wilbex V…

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek Suwarti berusia 70 tahun warga Kel. Beru, Kec. Wlingi, Kab. Blitar, tadi jelang Sholat Jumat, 28 Agustus 2026, sekitar pukul…

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Majelis Pemberdayaan Indonesia resmi digaungkan sebagai langkah strategis memperkuat pemberdayaan masyarakat dan mengatasi persoalan…

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan pesta minuman keras (miras) yang melibatkan sejumlah pelajar SMP di Kabupaten Gresik menjadi alarm serius bagi dunia p…