Diduga, Ada Pemotongan Bansos di Jombang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi bansos.
Ilustrasi bansos.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Dugaan pemotongan dana bantuan sosial (bansos) mantan Kepala Desa di Jombang, kembali mencuat. Indikasi pemotongan dana bansos ini diduga dilakukan oknum mantan Kepala Desa di wilayah Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang. Dugaan pemotongan bansos ini terjadi saat pemerintah menggelontorkan bansos COVID-19 di tahun 2020 lalu, dengan dalih pemerataan.

Informasi yang diterima media ini menyebutkan dugaan pemotongan bansos ini dilakukan staff oknum mantan Kades berinisial BS. Oleh BS staff yang diketahui berinisial N itu diminta "memotong" dana bansos dengan dalih diberikan ke warga lain dusun yang tidak menerima bansos.

Pemotongan dana bansos yang diduga dilakukan N, nilainya bervariasi mulai Rp 100 ribu hingga Rp 800 ribu.

"Ambilnya kan digabung beberapa bulan, ada yang dapat Rp 600 ribu "dipangkas" Rp 200 ribu. Kalau yang dapat Rp 1,8 juta hanya dikasihkan Rp 1 juta," ungkap salah satu warga yang meminta namanya tidak disebutkan, Jumat (24/11/2023).

Ia menceritakan jika dugaan pemotongan ini dilakukan N atas perintah oknum mantan Kades, dengan alasan pemerataan bansos COVID-19. Sementara itu, mantan Kades Pacarpeluk, Bambang Suir menampik jika melakukan pemotongan bansos.

"Iya itu gak ada (dugaan pemotongan basos)," ujarnya, saat dikonfirmasi, Kamis 23 November 2023. Akan tetapi menurutnya, pihaknya hanya memberikan imbauan kepada penerima bansos, untuk melakukan pemerataan.

"Cuma mengimbau saja ke penerima bansos, tetangga yang gak dapat tolong dikasih, itu saja. Ada yang mau ada yang tidak, semuanya kembali ke pribadi masing-masing," tutur Suir.

"Kalau pemotongan bansos, gak ada. Hanya mengimbau kalau ada tetangga yang gak dapat (bansos, saat itu) dikasih. Entah Rp 50 ribu atau Rp 100 ribu," kata dia menambahkan. Ditegaskan Suir, imbauan itu disampaikan langsung ke masyarakat penerima bansos pada saat itu. "Jadi tidak ada uang sepeser pun yang masuk ke perangkat desa. Karena disampaikan langsung ke masyarakat. Mau ngasih atau tidak ya terserah. Intinya tidak ada itu (dugaan) pemotongan basos," pungkasnya.sar

Berita Terbaru

Punya Potensi Besar Lahirkan Bibit Unggul Jatim, Wabup Tulungagung Komitmen Dukung Pengembangan Olahraga Woodball

Punya Potensi Besar Lahirkan Bibit Unggul Jatim, Wabup Tulungagung Komitmen Dukung Pengembangan Olahraga Woodball

Rabu, 08 Apr 2026 17:38 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 17:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mendukung penuh pengembangan cabang olahraga (cabor) Woodball di wilayahnya. Olahraga…

Pemkot Mojokerto Kembali Salurkan Hibah, Dorong Peran Aktif Masyarakat Dalam Pembangunan dan Sosial

Pemkot Mojokerto Kembali Salurkan Hibah, Dorong Peran Aktif Masyarakat Dalam Pembangunan dan Sosial

Rabu, 08 Apr 2026 15:58 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Komitmen memperkuat peran masyarakat terus diwujudkan Pemerintah Kota Mojokerto melalui penyaluran dana hibah tahun anggaran 2026…

KPK Geledah Rumah Dirut PDAM Kota Madiun, Suyoto Irit Bicara: Hanya Berkunjung ‎

KPK Geledah Rumah Dirut PDAM Kota Madiun, Suyoto Irit Bicara: Hanya Berkunjung ‎

Rabu, 08 Apr 2026 15:38 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:38 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – KPK kembali menggeledah pejabat di Kota Madiun. Kali ini rumah Dirut Perumda Air Minum Tirta Taman Sari, Suyoto, jadi sasaran, …

KPK Geledah Toko Listrik Satria, Diduga Terkait Kasus OTT Wali Kota Madiun

KPK Geledah Toko Listrik Satria, Diduga Terkait Kasus OTT Wali Kota Madiun

Rabu, 08 Apr 2026 15:29 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI, Madiun- ‎Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan rangkaian penggeledahan di wilayah Kota Madiun. Kali ini, tim penyidik KPK m…

Viral, Muncul Lubang Besar di Belakang Rumah Warga Pasca Hujan Deras

Viral, Muncul Lubang Besar di Belakang Rumah Warga Pasca Hujan Deras

Rabu, 08 Apr 2026 14:43 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 14:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini viral, dimana salah satu halaman rumah warga di Jalan Ahmad Yani, Magetan, tepatnya di kawasan belakang Apotek…

Terendah dalam 10 Tahun, Angka Kemiskinan di Jember Turun ke 8,01 Persen

Terendah dalam 10 Tahun, Angka Kemiskinan di Jember Turun ke 8,01 Persen

Rabu, 08 Apr 2026 14:37 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 14:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Berdasarkan catatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, Jawa Timur, angka kemiskinan di wilayahnya berhasil ditekan ke level…