Kemenperin Bakal Bangkitkan Paradigma Bisnis Coklat Indonesia ke Dunia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para petani cokelat sedang memanen hasil budidayanya. SP/ JKT
Para petani cokelat sedang memanen hasil budidayanya. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Potensi bisnis coklat di Indonesia masih belum terlalu dilirik oleh masyarakat. Padahal jika dikembangkan bisa menjadi nilai jual yang tinggi sampai di pasar dunia. Sedangkan lahan kakao berjumlah 1,4 juta hektare, namun neraca perdagangan coklat Indonesia masih defisit.

Melihat itu, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berusaha bergerak membangkitkan paradigma bagaimana Indonesia jadi episentrum dunia untuk kakao dan olahannya ke depan, dengan mengajak pengusaha dan asosiasi pengusaha coklat 

"Ketika kita keluar negeri, kita bawa oleh-oleh cokelat dari luar. Padahal kita punya pohon, sedangkan kita membeli dari mereka yang tidak punya pohon," kata Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar Kemenperin Edy Sutopo, Jumat (01/12/2023).

Edy juga menyampaikan telah ada 11 perusahaan pengolahan kakao intermediate seperti kakao leker, coco batter, coco kiek yang menjadi bahan baku untuk produk olahan coklat di Indonesia dengan kapasitas 739 ribu ton per tahun.

"Untuk produk cokelat intermediate ini, kita saat ini sudah menjadi nomor 3 atau 4 di dunia internasional dengan ekspan/ekspor kita lebih dari 1,12 miliar dolar AS dan ini pangsa pasar kita di dunia internasional itu 9,17 persen," katanya.

Selanjutnya, kata dia, ada coklat olahan industrial yang mengolah kakao intermediate dengan kualitas coklat yang tidak terlalu selektif. Industri olahan coklat di Indonesia terdapat 900 perusahaan kapasitas 442 ribu ton per tahun. Tapi ekspornya masih kecil sekali di bawah 100 juta dolar AS, sehingga masih di posisi 42 dunia.

Dengan begitu, di tengah keterbatasan persediaan bahan baku coklat lokal Indonesia, pasar bagi industri olahan coklat saat ini lebih besar dari kakao intermediate.

"Jadi ini yang mungkin perlu kita dorong perkembangannya, dan ini kontribusi kita masih di global baru 0,23 persen dari market size berdasarkan data yang kami peroleh itu 33,2 miliar US dollar," jelasnya. jk-03/dsy

Berita Terbaru

Bos Properti China, Khawatir Status Kepemilikan Tanah

Bos Properti China, Khawatir Status Kepemilikan Tanah

Jumat, 18 Sep 2026 08:58 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:58 WIB

SURABAYAPAGI.com - Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), H. Roberia mengatakan telah…

Bisnis Anak Muda di China yang Cuan, Buang Sampah

Bisnis Anak Muda di China yang Cuan, Buang Sampah

Jumat, 18 Sep 2026 08:56 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:56 WIB

SURABAYAPAGI.com - Urusan buang sampah yang sering diabaikan masyarakat kini mendatangkan cuan bagi banyak anak muda di China. Layanan ini menjelma jadi tren…

Menkeu Suahasil Bungkam Dicecar Wartawan

Menkeu Suahasil Bungkam Dicecar Wartawan

Jumat, 18 Sep 2026 08:54 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:54 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, memilih bungkam saat diberondong sejumlah pertanyaan oleh awak media. Peristiwa tersebut terjadi…

Proyek Giant Sea Wall di Pantura, Tahun 2027 Dibangun

Proyek Giant Sea Wall di Pantura, Tahun 2027 Dibangun

Jumat, 18 Sep 2026 08:52 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:52 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pembangunan giant sea wall di Pantai Utara (Pantura) Jawa akan menjadi proyek strategis besar pemerintah. Proyek ini akan menyelamatkan…

Jumat Berkah : Pahala Orang yang Dizalimi

Jumat Berkah : Pahala Orang yang Dizalimi

Jumat, 18 Sep 2026 08:50 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:50 WIB

Oleh: Hj. Lordna Putri Sabar dalam Islam terbagi menjadi tiga macam utama, seperti yang dijelaskan dalam Rumaysho dan referensi NU Online. Tiga macam sabar…

DITEMUKAN TENDENSIUSNYA JPU SUSUN SURAT DAKWAAN

DITEMUKAN TENDENSIUSNYA JPU SUSUN SURAT DAKWAAN

Jumat, 18 Sep 2026 08:47 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:47 WIB

Pembaca Yth, Membongkar dugaan rekayasa yang sistemik tidak akan padam. JPU buat surat dakwaan pun dibuatkan narasi yang tendensius. Contoh soal penggunaan…