Ma'ruf Amin Usul Menteri Jadi Capres atau Cawapres Mundur dari Kabinet, Ganjar: Nah itu Bagus

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Calon presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo. SP/JKT
Calon presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo. SP/JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) Ma’ruf Amin sebelumnya telah mengusulkan rencana mengevaluasi aturan cuti bagi menteri yang menjadi peserta Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Bahkan menurutnya, menteri yang berstatus sebagai calon presiden maupun calon wakil presiden mundur dari jabatannya di kabinet.

Menanggapi usulan Wapres RI tersebut, calon presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo sepakat. terkait cuti panjang tersebut bisa menjadi opsi terbaik bila para menteri yang menjadi kandidat tak ingin mundur dari jabatannya.

"Kalau saya cenderung setuju mundur. Nah itu bagus. Ya minimal cuti panjang lah sampai selesai," kata Ganjar, Senin (01/01/2024).

Menurut Ganjar, secara aturan saat ini menteri yang mencalonkan diri sebagai capres maupun cawapres tidak diwajibkan untuk mundur dari jabatan sehingga ditakutkan adanya penyalahgunaan kekuasan.

"Sehingga nanti kemungkinan akan terjadinya potensi-potensi, penyalahgunaan kewenangan, kekuasaan, fasilitas itu akan terjaga," kata Ganjar menandaskan.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi membuat aturan baru, yakni mengizinkan menteri, gubernur, hingga wali kota untuk maju di pemilihan presiden (Pilpres) 2024, tanpa mundur dari jabatannya.

Hal ini diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2023 tentang Perubahan atas PP Nomor 32 Tahun 2018 tentang Tata Cara Pengunduran Diri dalam Pencalonan Anggota DPR, Anggota DPD, Anggota DPRD, Presiden dan Wakil Presiden, Permintaan Izin Cuti Dalam Pencalonan Presiden dan Wakil Presiden, serta Cuti Dalam Pelaksanaan Kampanye Pemilihan Umum. Aturan ini diteken Jokowi pada 21 November 2023.

Menurutnya, sejak dahulu jika ada menteri yang ingin maju menjadi capres atau cawapres tetap diizinkan oleh Kepala Negara. Presiden pun memberi penjelasan soal para menteri yang tidak perlu mengundurkan diri apabila nantinya menjadi capres atau cawapres.

"Diizinkan lah. Dari dulu-dulu juga gitu," ujar Jokowi.

Namun, perlu dilihat terlebih dulu aturannya terkait pengunduran diri tersebut. "Aturannya seperti apa, kalau aturannya tidak boleh (mundur), tidak usah mundur ya enggak apa-apa," kata Jokowi. 

"Yang paling penting tidak menggunakan fasilitas negara. Yang kedua, kalau kampanye cuti. Aturannya jelas," ujarnya melanjutkan. 

Tak lupa, Jokowi pun juga menekankan bahwa sistem birokrasi di Indonesia sudah berjalan mapan. Sehingga, menurutnya, cuti menteri yang menjadi capres atau cawapres nantinya tidak berpengaruh kepada pemerintahan. jk-06/dsy

Berita Terbaru

Perkuat Akses Keadilan, c

Perkuat Akses Keadilan, c

Selasa, 27 Okt 2026 13:38 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai paya memperkuat akses keadilan bagi masyarakat di Kota Pahlawan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, menyediakan fasilitas…

Bangun TPA Baru di Desa Mrican, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

Bangun TPA Baru di Desa Mrican, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

Selasa, 27 Okt 2026 13:33 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pada 2027, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, bakal menyiapkan anggaran sekitar Rp15 miliar untuk membangun tempat pemrosesan…

Operasikan 18 Mikrobus Baru, Pemkot Surabaya Perbarui Feeder WiraWiri Rute Joyoboyo-Lakarsantri

Operasikan 18 Mikrobus Baru, Pemkot Surabaya Perbarui Feeder WiraWiri Rute Joyoboyo-Lakarsantri

Selasa, 27 Okt 2026 13:17 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal segera mengoperasikan 18 mikrobus baru, sehingga pihaknya akan memperbarui armada angkutan…

Perkuat Pengelolaan CSR, Pemkab Sidoarjo Jadikan Pembiayaan di Luar APBD

Perkuat Pengelolaan CSR, Pemkab Sidoarjo Jadikan Pembiayaan di Luar APBD

Selasa, 27 Okt 2026 13:08 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai upaya dalam memperkuat pengelolaan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), Pemerintah…

Sebelum Dibunuh, Dini dan Anaknya Sempat Tinggal Di Yasmaga Guest House Ponorogo Empat Bulan

Sebelum Dibunuh, Dini dan Anaknya Sempat Tinggal Di Yasmaga Guest House Ponorogo Empat Bulan

Selasa, 27 Okt 2026 13:00 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo — Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, Arshaka Ghafa El Faezya (4), sempat tinggal selama sekitar empat bulan di Yasmaga Guest House, J…

Prihatin, Pemkab Kediri Bakal Beri Sanksi Skors hingga DO Pelaku Bullying

Prihatin, Pemkab Kediri Bakal Beri Sanksi Skors hingga DO Pelaku Bullying

Selasa, 27 Okt 2026 12:46 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Menindaklanjuti maraknya kasus perundungan atau bullying di lingkungan sekolah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, bakal tegas…