Dibalik Gelak Tawa Pengemis 'Aa Kasihan Aa', Ternyata Ada Kisah Pilu: Semuanya Demi Keluarga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tangkapan layar, pengemis viral 'Aa Kasihan Aa' dikawasan Gunung Salak, Jawa Barat. SP/ BGR
Tangkapan layar, pengemis viral 'Aa Kasihan Aa' dikawasan Gunung Salak, Jawa Barat. SP/ BGR

i

SURABAYAPAGI.com, Bogor - Pengemis viral yang dikenal dengan jargon nyanyiannya ‘Aa Kasihan Aa’ kini mulai disorot dan videonya berseliweran di media sosial (medsos). Ternyata, dibalik kelucuannya, pengemis di Gunung Salak, Jawa Barat itu juga memiliki kisah pilu.

Pengemis yang diketahui bernama Baliah itu setiap harinya membawa tas besar sambil meminta uang dengan nada yang khas. Diirnya merupakan warga Desa Ciasihan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.

Baliah mengaku jika dirinya harus terpaksa mengemis lantaran mengalami kesulitan ekonomi, ditambah sang suami juga disebut tidak bekerja karena tuna rungu. Baliah juga mengaku mendapat tindakan kekerasan oleh suaminya.

"Dimarahi suami, dipukul kepala, kaki ditendangin. Suaminya tobat," ucapnya, dikutip Senin (15/01/2024).

"Iya dipenjara aja. Uang saya diambil. Sebenernya ibu nggak mau ngemis, tapi disuruh suami. Suaminya nggak kerja," lanjutnya.

Baliah diketahui tinggal bersama suaminya yang bernama Ropik, dan berkebutuhan khusus karena tunga rungu dan anaknya yang saat ini masih kelas 5 sekolah dasar.

"Gak bisa ngomong," kata Baliah.

Gegara kondisi keluarganya itu, Baliah lantas memutuskan untuk mengemis yang dilakukannya full selama seminggu. Yakni dari Senin sampai Jumat dengan lokasi dari kampung ke kampung. Dan Sabtu-Minggu di kawasan curug Bogor, yang membuat ia viral gegara direkam pengendara.

Saat ditinjau ke lokasi rumahnya. Tampak kondisi rumah Baliah yang terlihat sangat sederhana dengan perabotan rumah yang cukup usang. Ia pun sempat mengutarakan keinginannya untuk memiliki rumah baru.

"Pengen rumah," tuturnya.

Kisah pilu di balik viralnya pengemis Aa Kasihan Aa di Gunung Salak itu pun mendapat beragam komentar dari netizen.

"Ternyata ada kisa pilu di balik aa kasian aa sedih oyy," tulis @vik***.

"Dibalik aa kasian aa, ada luka yang hampir tidak pernah di ceritakan pada siapapun," komentar akun @pak***.

"Ternyata aa kasian aa emg ksian bgtt sehat" trus yaa ibuu aa," timpal @Zef***.

Sebagai informasi, sehari-harinya Baliah mengemis di Kawasan Gunung Salak, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ia juga berkeliling pemukiman serta Curug Cigamea setiap akhir pekan.

Dalam sehari, Baliah dengan caranya yang khas saat mengemis, bisa menghasilkan sebanyak Rp 100 ribu. Itu pun masih harus dipotong untuk ojek menuju pulang sekitar 30 menit, lalu kebutuhan paket data dan uang jajan untuk sang anak, dan sisanya ia belikan untuk beras. bgr-01/dsy

Berita Terbaru

Jatim Juara Umum BHS Cup 2026, Bambang Haryo Kembali Soroti Pentingnya Popnas

Jatim Juara Umum BHS Cup 2026, Bambang Haryo Kembali Soroti Pentingnya Popnas

Minggu, 30 Agu 2026 21:17 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 21:17 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ketua Umum Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Jawa Timur Bambang Haryo Sukartono mendorong Kementerian Pendidikan D…

Ketika Musim Panen Ikut Memanen Asap

Ketika Musim Panen Ikut Memanen Asap

Minggu, 30 Agu 2026 20:51 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 20:51 WIB

‎SETIAP musim panen tiba, kepulan asap dari persawahan seolah menjadi pemandangan biasa. Jerami sisa panen padi dibakar begitu saja. Begitu pula batang jagung m…

Pengasuh Pesantren Soroti Pemberlakuan Kembali Iddah Politik di Muktamar NU

Pengasuh Pesantren Soroti Pemberlakuan Kembali Iddah Politik di Muktamar NU

Minggu, 30 Agu 2026 18:57 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 18:57 WIB

SurabayaPagi, Jombang— Pengasuh Pondok Pesantren Ma’hadul I’lmi Asy-Syar’ie Rembang, KH Imam Baihaqi, M.H., menyayangkan keputusan pimpinan sidang Muktamar ke-3…

POP Spageti Hadirkan Dua Varian Baru Terinspirasi Rasa Pizza dan Fried Chicken

POP Spageti Hadirkan Dua Varian Baru Terinspirasi Rasa Pizza dan Fried Chicken

Minggu, 30 Agu 2026 18:21 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 18:21 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Perubahan tren konsumsi makanan di kalangan generasi muda mendorong produsen makanan instan mengembangkan kombinasi rasa yang lebih b…

PLN Jaga Keandalan Listrik pada Pembukaan Muktamar Ke-35 NU di Jombang

PLN Jaga Keandalan Listrik pada Pembukaan Muktamar Ke-35 NU di Jombang

Minggu, 30 Agu 2026 18:18 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 18:18 WIB

SurabayaPagi, Jombang – Menyambut Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur memastikan pasokan listrik tetap a…

Muktamar NU-35 Di Jombang Ricuh, Ratusan Masa Gruduk Arena Pleno Desak Pimpinan Sidang Diganti

Muktamar NU-35 Di Jombang Ricuh, Ratusan Masa Gruduk Arena Pleno Desak Pimpinan Sidang Diganti

Minggu, 30 Agu 2026 15:41 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang – Kericuhan pecah di sekitar Gedung Serbaguna (GSG) Hasbullah Said, Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, Minggu (…