Khofifah Belum Cuti, PBNU Pilih Kasih?

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gus Yahya, saat ditemui Surabaya Pagi di acara pelantikan KH Abdul Hakim Mahfudz sebagai PJ Ketua PWNU Jatim, Surabaya, (15/1/2023). SP/AIN
Gus Yahya, saat ditemui Surabaya Pagi di acara pelantikan KH Abdul Hakim Mahfudz sebagai PJ Ketua PWNU Jatim, Surabaya, (15/1/2023). SP/AIN

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) seolah-olah memperlakukan secara khusus Khofifah Indar Parawansa. Meski sudah resmi menjadi Dewan Pengarah dan Juru Kampanye Nasional (Jurkamnas) di Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, tetapi aktif melakukan kegiatan sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat NU.

Bahkan, setelah didapuk sebagai Jurkamnas Prabowo-Gibran, Khofifah masih aktif sebagai Ketua Muslimat. Dimana, ia sempat melantik pimpinan wilayah dan enam pimpinan cabang Muslimat NU di Provinsi Sulawesi Selatan untuk periode 2023 – 2028.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf atau yang akrab disapa Gus Yahya ini menyebutkan jika ada petinggi dari NU yang secara resmi dukung salah satu capres, diharuskan non aktif dari kepengurusan di NU.

"Kalau dia menjadi tim resmi, harus non aktif. Kalau menjadi caleg atau apapun dia harus mengundurkan diri tidak boleh menggunakan nu sebagai lembaga organisasi,"  kata  Gus Yahya, saat ditemui Surabaya Pagi saat acara pelantikan KH Abdul Hakim Mahfudz sebagai PJ Ketua PWNU Jatim, Surabaya, (15/1/2023)

"Dan tidak boleh mengatasnamakan NU, sambungnya.

Selain itu, Gus Ikin menekankan jika urusan Khofifah itu segera diselesaikan dengan baik dengan bantuan cek dari pihak terkait.

"Kita cek dulu, resminya seperti apa. Rencananya apa. Beliau akan non aktif secara resmi diangkat bagian dari tim kampanye," tandasnya.

Sementara ditemui pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf mengungkapkan bahwa proses pengajuan cuti Khofifah masih berlangsung. Padahal, Khofifah sudah deklarasi atas pilihan politiknya dengan mendukung Prabowo-Gibran.

Wali Kota Pasuruan yang akrab disapa Gus Ipul itu menyebut jika Khofifah dianggap belum secara resmi mengajukan cuti, hanya memberikan izin secara lisan.

"Iya, masih proses. Tunggu ya, nanti PBNU akan mengeluarkan siapa-siapa saja nama-nama yang cuti. Secara resmi pasti nanti akan diumumkan," ujar Gus Ipul

Atas situasi ini, tentunya dapat menimbulkan perbandingan dengan Yenny Wahid, Ketua Badan Pengembangan Inovasi Strategis PBNU, yang telah mengajukan surat izin cuti karena terlibat dalam Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Menurut Gus Ipul, pengurus PBNU yang terlibat dalam tim pemenangan capres harus mengajukan surat izin cuti, dan setelah prosesnya selesai, PBNU akan mengeluarkan Surat Keputusan Nonaktif (SK Nonaktif).

Sementara proses pengajuan cuti Khofifah masih berlangsung, tentunya perhatian masyarakat terus tertuju pada dinamika internal PBNU yang menghadapi tantangan terkait keterlibatan pimpinan dalam dunia politik nasional.

Sekedar mengetahui, Rosan Roeslani, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, telah menandatangani surat keputusan (SK) mengenai keikutsertaan Khofifah dalam tim. Sehingga polemik ini menjadi perhatian khusus yang ada di dalam tubuh NU.ain

Tag :

Berita Terbaru

Mudahkan Jamaah Beribadah ke Tanah Suci, PCNU Lamongan Gandeng Travel Umrah Sunan Drajat

Mudahkan Jamaah Beribadah ke Tanah Suci, PCNU Lamongan Gandeng Travel Umrah Sunan Drajat

Kamis, 03 Sep 2026 22:22 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 22:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lamongan terus memperkuat ikhtiar memberikan kemudahan dan pelayanan kepada jamaah. Salah s…

Gerindra Unggul di Jatim, Ketua Fraksi Alvis Ingatkan Kader Tidak Terlena Sampai 2029

Gerindra Unggul di Jatim, Ketua Fraksi Alvis Ingatkan Kader Tidak Terlena Sampai 2029

Kamis, 03 Sep 2026 19:16 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 19:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Elektabilitas Partai Gerindra yang menempati posisi teratas dalam survei politik terbaru di Jawa Timur mendapat respons dari Ketua…

Trans Jatim Jadi Program Terpopuler Khofifah-Emil, Kepuasan Warga Capai 82,5 Persen

Trans Jatim Jadi Program Terpopuler Khofifah-Emil, Kepuasan Warga Capai 82,5 Persen

Kamis, 03 Sep 2026 19:13 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 19:13 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) merilis hasil survei terbaru kepuasan warga terhadap program-program Gubernur Jawa…

MGN Law Firm Pesimis, Tanpa Pengawasan Ketat Target PAD 1 Triliun Sulit Tercapai

MGN Law Firm Pesimis, Tanpa Pengawasan Ketat Target PAD 1 Triliun Sulit Tercapai

Kamis, 03 Sep 2026 17:34 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan -  Upaya Pemkab Lamongan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditarget mencapai Rp 1 Triliun, mendapat tanggapan …

Fraksi Golkar Kawal Program Prokesra Bank UMKM Berikan Subsidi Bunga Rp 19 Miliar

Fraksi Golkar Kawal Program Prokesra Bank UMKM Berikan Subsidi Bunga Rp 19 Miliar

Kamis, 03 Sep 2026 16:54 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Timur menginisiasi agar Program Kredit Sejahtera (Prokesra) mendapat dukungan dalam Perubahan APBD (…

Manfaatkan Digitalisasi, Lamongan Optimis Target PAD Rp 1 Triliun Tercapai

Manfaatkan Digitalisasi, Lamongan Optimis Target PAD Rp 1 Triliun Tercapai

Kamis, 03 Sep 2026 16:16 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Inovasi kembali ditorehkan oleh Kabupaten Lamongan, salah satunya bagaimana meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang…