BUMN Ungkap Modus Budi Said Keruk Harta PT Antam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Budi Said saat menjadi saksi di persidangan kasus marketing Eksi Anggraeni di PN Surabaya. SP/Budi
Budi Said saat menjadi saksi di persidangan kasus marketing Eksi Anggraeni di PN Surabaya. SP/Budi

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Staf Khusus Menteri BUMN Arya Mahendra Sinulingga mengungkap modus Budi Said, keruk harta PT Antam yang kini sudah ditahan Kejagung atas dasar dugaan pemufakatan jahat dalam jual beli emas PT Antam.

"Setiap pembelian emas Antam yang dilakukan Budi Said, mendapat diskon hampir 20%. Hanya dengan diskon itu saja, Budi Said dapat meraup keuntungan 15�ri nilai emas yang dijualnya dengan melakukan buyback, alias menjual kembali emas yang dimilikinya kepada Antam. Mana ada investasi kaya gitu. Dia (Budi Said) pergi ke butik emas (Antam), beli emas, dapat diskon hampir 20%. Kalau langsung di-buyback, kan dia (Antam) punya kewajiban buyback, langsung dia (Budi Said) margin-nya (keuntungan) 15%" kata Arya saat ditemui wartawan, Senin (22/1/2024) di Jakarta.

 

Sejak Awal Transaksi Janggal

Arya mengatakan sedari awal transaksi jual-beli emas Antam yang dilakukan Budi Said sudah terlihat janggal. Sebab dengan diskon pembelian yang diterimanya, ia bisa mendapat cuan secara instan tanpa harus berupaya .

Arya menjelaskan di setiap pembelian emas Antam yang dilakukan Budi Said, dirinya mendapat diskon hampir 20%. Hanya dengan diskon itu saja, Budi Said dapat meraup keuntungan 15�ri nilai emas yang dijualnya dengan melakukan buyback.

 

Budi Said Ramai Dibicarakan

Meski ditahan Kejagung sejak Kamis (19/1) sampai Senin (22/1) nama Budi Said ramai dibicarakan publik lantaran membeli emas di PT Antam Tbk. (ANTM) dengan nilai yang sangat fantastis, yakni Rp3,5 triliun.

Cuan Budi Said, melalui Eksi Anggraeni selaku oknum yang mengaku sebagai marketing Antam cabang Surabaya.

 

Pembelian Emas Nilai Jumbo

Pembelian emas dengan nilai jumbo tersebut diikuti dengan janji diskon pembelian hingga mencapai 20% oleh Eksi Anggraeni. Dari 7.071 kilogram emas yang dijanjikan Eksi Anggraeni kepada Budi Said, emas batangan yang diterima hanya sebanyak 5.935 kilogram atau sesuai dengan faktur pembelian yang sah.

Eksi Anggraeni menyatakan, dirinya dapat memberikan harga diskon kepada Budi Said dengan sistem bayar terlebih dahulu dan Budi dapat menerima emasnya 12 hari kemudian. Namun, Antam menegaskan tidak pernah memberikan harga diskon karena emas yang dijual sesuai dengan yang dipublikasikan di website logam mulia Antam. Di sisi lain, PT Antam menjalankan transaksi dengan sistem cash and carry.

Kini, Budi Said, telah telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus rekayasa jual-beli emas PT Aneka Tambang (Antam). Dirinya ditetapkan sebagai tersangka bersama 4 orang lainnya oleh Kejaksaan Agung pada Kamis (19/1).

Dalam transaksi ini, Budi Said, mentransfer secara bertahap uang yang telah disepakati. Sayangnya, Budi hanya menerima sebanyak 5.935 kilogram atau 5,9 ton emas dari transaksi sebesar 7 ton. Kekurangan 1.136 kilogram emas tak pernah Budi Said, dapatkan.

 

Keuntungan Instan Investasi Emas

Transaksi itu yang membuat perjanjian pembelian itu menjadi sangat janggal karena seseorang bisa langsung mendapatkan keuntungan instan dari investasi emas Antam. Dari sanalah pihaknya langsung menduga adanya rekayasa proses jual-beli yang dilakukan Budi Said dengan oknum pegawai butik Antam.

"Mana pernah ada (perjanjian pemberian diskon seperti Budi Said), kalau ada begitu kita berhenti kerja aja bro ngapain kamu kerja. Ambil uang itu, beli saja emas Antam, kerjamu hanya beli Antam, tiap hari margin 15%," ungkap Arya jengkel.

 

Investasi Versi Budi Said

"Nanti seluruh dunia akan datang ke sini, Warren Buffett datang ke sini, semua, Elon Musk datang ke sini, semua makhluk di universe ini datang ke sini, karena ini investasi paling keren versi Budi Said," tambahnya.

Karenanya ia pribadi sempat terheran-heran bagaimana Budi Said bisa melakukan pembelian emas dengan diskon yang sangat besar berkali-kali. Hingga akhirnya pengusaha properti asal Surabaya itu bisa menuntut Atam atas kasus wanprestasi 1,1 ton emas.

"Herannya saya tuh Budi Said hampir berkali-kali, puluhan kali melakukan transaksi," katanya lagi. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

Transformasi Budaya PLN UID Jatim Raih Juara Umum Culture Festival PLN Group 2026

Transformasi Budaya PLN UID Jatim Raih Juara Umum Culture Festival PLN Group 2026

Rabu, 04 Nov 2026 19:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 19:32 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Momentum Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 semakin memperkuat semangat transformasi PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa T…

Bupati Madiun Rotasi Enam Pejabat Eselon II, Sejumlah OPD Berganti Pimpinan

Bupati Madiun Rotasi Enam Pejabat Eselon II, Sejumlah OPD Berganti Pimpinan

Rabu, 04 Nov 2026 18:09 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:09 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto melakukan rotasi terhadap enam pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT Pratama) di lingkungan Pemerintah Ka…

Polres Lumajang Salurkan Ratusan Paket Sembako secara Door to Door kepada Korban Banjir Lahar Semeru

Polres Lumajang Salurkan Ratusan Paket Sembako secara Door to Door kepada Korban Banjir Lahar Semeru

Rabu, 04 Nov 2026 18:07 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:07 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang- Kepedulian terhadap warga terdampak banjir lahar hujan Gunung Semeru ditunjukkan jajaran Kepolisian Resor (Polres)…

Bupati Fauzi Minta Sukseskan Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut 2026 di Sumenep 

Bupati Fauzi Minta Sukseskan Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut 2026 di Sumenep 

Rabu, 04 Nov 2026 18:03 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:03 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan penekanan khusus yang ditayangkan melalui Videotron yang menegaskan agar seluruh…

Diprotes Puskopkar Jatim, Identifikasi Lapangan Kasus Tanah Perumahan GKSP Sedati oleh Polresta dan BPN Sidoarjo Gagal

Diprotes Puskopkar Jatim, Identifikasi Lapangan Kasus Tanah Perumahan GKSP Sedati oleh Polresta dan BPN Sidoarjo Gagal

Rabu, 04 Nov 2026 17:51 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sengketa tanah di Perumahan Griya Karya Sedati Permai (GKSP), Desa Sedati Gede, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, kembali memanas. Upaya…

Ning Ita Raih ATM Award 2026 atas Komitmen Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria

Ning Ita Raih ATM Award 2026 atas Komitmen Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria

Rabu, 04 Nov 2026 16:56 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita menerima penghargaan AIDS, Tuberkulosis, Malaria (ATM) Award…