Soroti Etika Debat Politik, Pakar Komunikasi UNAIR: Bukan Sekadar Pertarungan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pakar Komunikasi Politik Universitas Airlangga, Dr. Suko Widodo, Drs., M.Si.
Pakar Komunikasi Politik Universitas Airlangga, Dr. Suko Widodo, Drs., M.Si.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Debat keempat Calon Wakil Presiden (Cawapres) 2024 yang digelar pada Minggu, (21/1/2024) kemarin menjadi sorotan pakar komunikasi politik Universitas Airlangga, Dr Suko Widodo Drs MSi terutama tentang etika maupun strategi yang digunakan.

Menurutnya, debat bukan sekadar pertarungan, melainkan tradisi demokrasi untuk menemukan solusi terbaik. Dalam debat politik, tidak ada kata menang atau kalah di dalamnya.

Namun sebagai alat seleksi pemimpin sebagai bahan pertimbangan masyarakat dalam mengenali lebih dalam tentang Capres dan Cawapres yang akan dipilih dalam pemilu mendatang

"Debat mencari pemikiran-pemikiran yang bagus. Dan bagaimana kita (capres dan cawapres) bisa mem-promote atau mempresentasikan ide-ide agar bisa diterima orang banyak dengan argumentasi-argumentasi," jelas Widodo, dari keterangan yang diterima Surabaya Pagi, Rabu, (24/1/2024).

Lebih lanjut, Widodo menekankan selain tema yang jelas, debat memerlukan cara berkomunikasi yang benar. Dimana, dengan komunikasi yang jelas dan bahasa yang mudah dimengerti sangat krusial.

"Yang bicara harus mengerti sehingga peserta dan lawan bisa mengikuti alur berpikir. Sehingga nanti akan keluar argumentasi sanggahan atau usulan yang masuk akal terhadap ide itu," jelas dosen ilmu komunikasi di UNAIR itu.

Ia juga memaparkan bahwa tujuan dari debat adalah untuk mengadu pikiran, mengadu ide, serta mengadu gagasan. Maka dari itu, tema di dalam debat harus menjadi fokus atau consent dalam perdebatan.

Ia menganggap gestur-gestur berlebihan itu tidak menjadi perlu di dalam suatu debat. 

Dalam debat, Widodo menyebut bahwa ada tiga unsur penting berupa logika, etika, dan estetika. Sehingga gaya komunikasi itu menjadi penting bagi calon pemimpin. 

Sementara itu, Ia menyebut penggunaan istilah merupakan salah satu strategi, namun tidak berada pada level yang tinggi. 

"Strategi debat itu terdiri dari level 1 sampai 6, mestinya semakin matang berpikirnya semakin bijak. Pengambilan policy itu pada level 6, bukan teknis atau level 1. Itu baru menunjukkan kualitas orang," jelas Widodo.

Kendati demikian, dalam mencapai komunikasi efektif di dalam debat, istilah-istilah harus dijelaskan dengan mantap kepada semua audiens dalam perdebatan.

Serta ditopang dengan cara penyampaian yang benar, ide yang digagas akan tersampaikan kepada masyarakat. "Jadi masyarakat bisa menilai calon pemimpin yang akan mereka pilih pada 14 Februari mendatang," pungkasnya. Ain

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…