Meresahkan Sering Ngemis di Ubud Bali, WNA Lansia Dideportasi ke Negara Asalnya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kantor Imigrasi di Bali mendeportasi seorang warga negara asing (WNA) asal Amerika Serikat, MAM (69) yang sering mengemis di kawasan wisata Ubud, Kabupaten Gianyar. SP/ Istimewa
Kantor Imigrasi di Bali mendeportasi seorang warga negara asing (WNA) asal Amerika Serikat, MAM (69) yang sering mengemis di kawasan wisata Ubud, Kabupaten Gianyar. SP/ Istimewa

i

SURABAYAPAGI.com, Bali - Seorang lansia yang merupakan warga negara asing (WNA) asal Amerika Serikat (AS) yang berinisial MAM (69) dideportasi pihak Kantor Imigrasi di Bali usai terciduk mengemis di kawasan wisata Ubud, Kabupaten Gianyar.

WNA asal Amerika berinisial MAM itu dinilai oleh Imigrasi melanggar Pasal 75 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian yang menyebutkan pejabat Imigrasi berwenang mendeportasi orang asing di Indonesia yang melakukan kegiatan berbahaya dan patut diduga membahayakan keamanan dan ketertiban umum atau tidak menghormati atau tidak menaati peraturan perundang-undangan.

“Prinsip kebijakan selektif menjadi panduan kami. Hanya orang-orang asing yang dapat memberikan manfaat positif dan tidak membahayakan keamanan negara yang dapat diakomodasi,” kata Gede Dudy Duwita Kepala Rumah Detensi Imigrasi Denpasar, Minggu (28/01/2024).

Kejadian itu awalnya atas laporan masyarakat setempat kepada petugas Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bali pada 16 November 2023 di Kedewatan, Ubud karena sering mengemis dan meresahkan warga di depan salah satu pasar swalayan setempat.

“Sehingga dalam hal ini imigrasi melakukan tindakan administratif keimigrasian berupa pendeportasian kepada WNA tersebut,” katanya.

Setelah dari Satpol PP, MAM kemudian dilimpahkan kepada Imigrasi Denpasar untuk ditindaklanjuti. Mengingat pria lanjut usia itu tidak bisa dideportasi saat itu juga, kini dirinya ditempatkan di Rumah Detensi Imigrasi Denpasar selama hampir 70 hari.

Setelah berkoordinasi dengan perwakilan pemerintah AS, MAM dibiayai oleh Konsulat Amerika Serikat dan diangkut pulang ke Seattle, Washington, AS, melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan skema pinjaman. bli-01/dsy

Berita Terbaru

WN China Keruk Rp 559,8 miliar dari Judol Pornografi

WN China Keruk Rp 559,8 miliar dari Judol Pornografi

Minggu, 28 Jun 2026 21:57 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 21:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Polisi masih memburu tersangka YB, warga negara (WN) China sebagai pengendali judi online (judol) dengan modus live pornografi…

Tubuh YTR, Ditato "Love Taufik"

Tubuh YTR, Ditato "Love Taufik"

Minggu, 28 Jun 2026 21:54 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 21:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Polda Jawa Barat membenarkan adanya tato di tubuh YTR (29), korban dugaan penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan Taufik…

Bloomberg: Indonesia Buka Pintu Bagi “Uang Kotor"

Bloomberg: Indonesia Buka Pintu Bagi “Uang Kotor"

Minggu, 28 Jun 2026 21:51 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 21:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada artikel Bloomberg, 25 Juni 2026, berjudul “Indonesia Opens Door to Dirty Money to Fund Prabowo's Plans” . Bloomberg, menulis I…

PSI Siap Lawan PDIP di Tahun 2029

PSI Siap Lawan PDIP di Tahun 2029

Minggu, 28 Jun 2026 21:46 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 21:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PSI, Bestari Barus menyebut PSI percaya bisa unjuk gigi dalam kontestasi politik tahun 2029 mendatang. Dia menyebut PSI…

Saat Libur Sekolah, Tiket Pesawat Tanpa Potongan

Saat Libur Sekolah, Tiket Pesawat Tanpa Potongan

Minggu, 28 Jun 2026 21:43 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 21:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pada periode libur sekolah 2026, Kemenhub menyiapkan diskon tiket kereta api ekonomi sebesar 30% untuk 1.174.624 penumpang.…

Harga Ayam Broiler Turun, Kementan Binggung

Harga Ayam Broiler Turun, Kementan Binggung

Minggu, 28 Jun 2026 21:40 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 21:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Belakangan ini peternak ayam pedaging atau broiler mengungkap harga ayam hidup di kandang telah menurun drastis. Terbaru, harga…