Program Makan Siang Gratis Dicap Tak Penting, Gibran: Jangan Dianggap Pengeluaran, Tapi Investasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka diarak oleh para pendukungnya dari Taman Suropati untuk kemudian menuju ke KPU untuk mendaftarkan Pilpres 2024. SP/ JKT
Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka diarak oleh para pendukungnya dari Taman Suropati untuk kemudian menuju ke KPU untuk mendaftarkan Pilpres 2024. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Program makan siang gratis bagi anak-anak yang diusung Calon Wakil Presiden (Cawapres), nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka diklaim tidak penting dan hanya membuang-buang uang negara. Namun, Wali Kota Solo itu tak ambil pusing dan memberikan penjelasan.

Menurut Gibran, program tersebut sebaiknya jangan dianggap sebagai pengeluaran melainkan investasi ke depan bagi generasi muda Indonesia. Gibran ingin, nantinya program makan siang gratis bisa dikelola oleh warung, wateg, dan katering-katering kecil milik masyarakat.

"Jangan dianggap sebagai pengeluaran, kita anggap sebagai investasi dan sebagai stimulan. Program makan siang gratis ini kita anggap sebagai investasi ke depan untuk menyiapkan generasi-generasi muda yang sehat kuat pinter-pinter," kata Gibran saat kampanye di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah 

Selain itu, putra sulung Presiden Jokowi ini meminta, ibu-ibu turut mengawal jalannya program makan siang gratis untuk anak. "Nanti ibu-ibu saya mohon untuk ikut mengawal program makan siang gratis untuk anak," tambah Gibran, Selasa (30/01/2024).

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Hashim Djojohadikusumo mengungkapkan, anggaran yang dibutuhkan untuk menjalankan program makan siang gratis mencapai Rp 450 triliun per tahun.

Hashim menyebut, dana program makan siang gratis Prabowo-Gibran itu lebih besar tiga kali lipat dibandingkan dengan anggaran pertahanan dan TNI setiap tahunnya. "Saya bisa katakan bahwa dana untuk ini, program ini akan memakan dana Rp 450 triliun setiap tahun," kata Hashim.

"Pak Prabowo menganggap ini penting sekali, begitu penting dana ini tiga kali anggaran pertahanan dan TNI setiap tahun, tiga kali lebih anggaran TNI dan pertahanan Rp 137 triliun," ucapnya.

Diketahui sebelumnya, survei Saiful Mujani Research and Consulting atau SMRC menyebut, jika program makan siang dan susu gratis untuk anak sekolah merupakan janji program paling tak penting dibandingkan janji pasangan lain. Makan siang dan susu gratis untuk anak sekolah merupakan program unggulan Prabowo-Gibran dalam Pilpres 2024.

SMRC menyatakan bahwa program makan siang gratis paling tak dibutuhkan oleh masyarakat dibandingkan program satu keluarga miskin satu sarjana dan tunjangan bagi ibu hamil. 

"Terlepas dari siapa yang menawarkan ini," ujar pendiri SMRC Saiful Mujani.

Dalam hasil survei itu, program keluarga miskin 1 sarjana dinilai dibutuhkan oleh responden sebanyak 48 persen, tunjangan ibu hamil 32 persen, sedangkan makan siang dan susu gratis hanya 20 persen. 

"Walau dia tahu dan yakin bisa merealisasikan, makan siang gratis tidak terlalu penting bagi masyarakat," tutur dia.

Dari 20 persen orang yang membutuhkan program itu, Saiful Mujani mengatakan hanya 25 persen yang mengetahui program itu berasal dari pasangan calon nomor urut 2. 

"Kalau saya Prabowo, saya sudah coret itu," ucap Saiful Mujani.

Sementara itu, tunjangan bagi ibu hamil merupakan janji program Anies-Muhaimin dan satu keluarga miskin satu sarjana merupakan janji program Ganjar-Mahfud. Saiful Mujani mengatakan masing-masing hanya 16 dan 17 persen orang yang mengetahui siapa pasangan calon pemilik program itu. jk-10/dsy

Berita Terbaru

Penyambutan Kapolda Jatim Baru Irjen Pol Dekananto Eko Purwono bersama Ibunya di Sambut Pedang Pora

Penyambutan Kapolda Jatim Baru Irjen Pol Dekananto Eko Purwono bersama Ibunya di Sambut Pedang Pora

Minggu, 11 Okt 2026 15:06 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 15:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polda Jawa Timur menggelar prosesi penyambutan Kapolda Jawa Timur yang baru, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, di Mapolda Jawa Timur,…

Pemkab Magetan Kaji Ulang Lelang Perbaikan Jalan Buntut Harga Aspal Naik Rp7 Ribu per Kg

Pemkab Magetan Kaji Ulang Lelang Perbaikan Jalan Buntut Harga Aspal Naik Rp7 Ribu per Kg

Minggu, 11 Okt 2026 14:41 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Buntut kenaikan harga aspal sekitar Rp 7.000 per kilogram, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, harus menghitung ulang…

Terancam Dikepung Sampah, Aliran Anak Sungai Hutan Mangrove Seperti TPA

Terancam Dikepung Sampah, Aliran Anak Sungai Hutan Mangrove Seperti TPA

Minggu, 11 Okt 2026 14:31 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 14:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terbaru, lanskap rimbun hutan mangrove yang berada di kawasan pesisir timur Surabaya terlihat penuh dengan tumpukan sampah seiring…

Belum Kantongi SLHS, BGN Setop Sementara Operasional 10 SPPG di Bangkalan

Belum Kantongi SLHS, BGN Setop Sementara Operasional 10 SPPG di Bangkalan

Minggu, 11 Okt 2026 14:00 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 14:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Menindaklanjuti masih adanya sejumlah Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bangkalan yang belum memenuhi persyaratan…

Serahkan Langsung ke Petani, Serapan Pupuk Subsidi di Situbondo 81,7 Persen

Serahkan Langsung ke Petani, Serapan Pupuk Subsidi di Situbondo 81,7 Persen

Minggu, 11 Okt 2026 13:56 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Selama periode Januari hingga awal Oktober, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan) Kabupaten Situbondo, mencatat…

Harhubnas 2026, Pemkot Mojokerto Luncurkan QRIS Parkir dan Kampanyekan Keselamatan Berkendara

Harhubnas 2026, Pemkot Mojokerto Luncurkan QRIS Parkir dan Kampanyekan Keselamatan Berkendara

Minggu, 11 Okt 2026 12:46 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto meluncurkan pembayaran retribusi parkir tepi jalan umum secara digital melalui Quick Response Code I…