Pemilu 9 Hari Lagi, Pj Ali Kuncoro Ajak Warga Jangan Golput

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pj Wali Kota Mojokerto Ali Kuncoro ingatkan warga untuk tidak golput saat pemilu
Pj Wali Kota Mojokerto Ali Kuncoro ingatkan warga untuk tidak golput saat pemilu

i

 

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pelaksanaan pemungutan suara dalam Pemilihan Umum Serentak tahun 2024 makin dekat. Tinggal 9 hari lagi jika dihitung mundur dari hari ini, Senin (5/2/2024).

Masyarakat Kota Mojokerto yang memiliki hak pilih bisa memberikan suara untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi Jawa Timur dan DPRD Kota Mojokerto 

Pj Wali Kota Mojokerto, Moh. Ali Kuncoro mengajak masyarakat untuk tidak golput atau tidak menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2024 mendatang.

"Kami mengimbau kepada seluruh warga Kota Mojokerto untuk bisa menggunakan hak pilihnya pada 14 Februari 2024. Datang ke TPS, gunakan hak pilih, ingat jangan golput," ungkapnya.

Pj Ali Kuncoro menekankan momentum pesta demokrasi lima tahunan ini harus dimanfaatkan dengan baik untuk menentukan calon pemimpin masa depan bangsa. 

Menurutnya, dalam berdemokrasi, masyarakat memiliki hak menentukan calon pemimpin bangsa yang sesuai dengan hati nurani. 

"Saya ingin sampaikan bahwa jadilah pemilih yang cerdas, dengan memilih yang terbaik sesuai dengan harapan dan keinginan warga bangsa," tandasnya. 

Pj Ali juga mengajak masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah masing-masing. Dan berharap agar masyarakat jangan mudah terprovokasi. 

"Tanggung jawab kita bersama untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban menjelang Pemilu ini. jangan mudah terprovokasi dengan segala isu-isu yang tidak jelas kebenarannya," pesannya. 

Petinggi Pemkot ini menambahkan, pesta demokrasi ini adalah pesta bangsa indonesia. Warga negara akan memilih pemimpin bangsa dan juga para wakil rakyat. 

"Kita semua punya kewajiban untuk mensukseskannya sambil menjaga keamanan dan wajib menjaga perbedaan itu. Beda pilihan beda warna itu biasa, yang akan jadi luar biasa saat kita semua saling menghargai perbedaanitu," pungkasnya. Dwi

 

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…