PDIP Jatim Instruksikan Kader Bantu Turunkan APK Pemilu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sejumlah partai politik dan caleg ikut menurunkan Alat Peraga Kampanye (APK) di wilayah masing-masing selama masa tenang Pemilu 2024. Salah satunya PDI Perjuangan (PDIP) yang dengan tegas menginstruksikan kepada seluruh kader maupun simpatisannya untuk membereskan APK secara mandiri.

Ketua DPD PDIP Jatim Said Abdullah menegaskan, seluruh caleg PDIP di Jatim ikut membantu Satpol PP dan Bawaslu menurunkan berbagai APK di beberapa lokasi. Said mengatakan, partisipasi aktif dari para caleg maupun anggota partai dalam menjaga kebersihan dan keteraturan APK sangat penting untuk menciptakan suasana kondusif jelang pencoblosan.

"Kita tunjukkan kepedulian kita terhadap lingkungan setempat dengan partisipasi turun ke jalan keliling. Kader PDI Perjuangan ikut membantu untuk membenahi dan membereskan seluruh Alat Peraga Kampanye yang telah terpasang di daerah masing-masing," jelas Said, Senin (12/2/2024).

Selain imbauan tersebut, Said juga mengajak seluruh masyarakat Jatim turut aktif dalam pesta demokrasi 5 tahunan ini dengan menyalurkan hak pilihnya ke TPS masing-masing.

"Tanggal 14 Februari saya mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur untuk hadir ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) masing-masing, memberikan hak pilih dan hak suaranya, serta menjadi Warga Negara Indonesia yang baik dengan memenuhi kewajibannya dalam proses demokrasi," kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua Banggar DPR RI tersebut.

Diketahui, menjelang pelaksanaan Pemilu 14 Februari 2024, Indonesia memasuki masa tenang sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2023 tentang Kampanye Pemilihan Umum. Masa tenang ini berlangsung selama 3 hari. Mulai 11 Februari 2024 hingga H-1 Pemilu atau 13 Februari 2024.

Selama masa tenang ini, seluruh peserta pemilu, termasuk calon dan pendukungnya, dilarang untuk kampanye maupun melakukan berbagai aktivitas politik yang bisa memengaruhi opini publik. Hal ini bertujuan untuk menciptakan situasi yang kondusif dan adil menjelang hari pemungutan suara, sehingga masyarakat dapat memilih secara tenang dan rasional sesuai dengan hak suara masing-masing. 

Berita Terbaru

Gegara Masalah Asmara, Pria Nekat Panjat Tower di Sidoarjo Diduga Depresi

Gegara Masalah Asmara, Pria Nekat Panjat Tower di Sidoarjo Diduga Depresi

Kamis, 23 Apr 2026 10:40 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 10:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Baru-baru ini, warga di Desa Kwangsan, Sedati, Sidoarjo dibuat kaget dengan sosok pria yang tiba-tiba memanjat tower yang…

Program Imigrasi Masuk Desa, Cegah dan Perkuat Perlindungan masyarakat di Blitar

Program Imigrasi Masuk Desa, Cegah dan Perkuat Perlindungan masyarakat di Blitar

Kamis, 23 Apr 2026 10:29 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 10:29 WIB

SURABAYAPAGI.com Blitar - Dengan Program Masuk Desa, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar mengintensifkan pendekatan langsung ke masyarakat yang digelar di…

Ketua Komisi B DPRD Dorong  Peningkatan PAD Dengan Sistem Parkir Non Tunai

Ketua Komisi B DPRD Dorong  Peningkatan PAD Dengan Sistem Parkir Non Tunai

Kamis, 23 Apr 2026 10:22 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 10:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - H. Bambang Pujianto, S.Sos, M.Si Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo, mendorong modernisasi pengelolaan parkir untuk memaksimalkan…

Dugaan Salah Kaprah Restorative Justice di Kasus Pengeroyokan di Gresik, Pakar: “Sudah Masuk Penganiayaan Berat”

Dugaan Salah Kaprah Restorative Justice di Kasus Pengeroyokan di Gresik, Pakar: “Sudah Masuk Penganiayaan Berat”

Kamis, 23 Apr 2026 10:19 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 10:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Penerapan restorative justice (RJ) dalam kasus pengeroyokan yang terjadi di sebuah koperasi di Gresik menuai sorotan tajam. K…

Jaga Pembangunan di Tengah Tantangan Fiskal, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Jaga Pembangunan di Tengah Tantangan Fiskal, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Kamis, 23 Apr 2026 08:20 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 08:20 WIB

Surabaya Pagi - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tengah mengkaji skema Kerja Sama Pemerintah-Badan Usaha (KPBU) dengan pola Availability Payment (AP) sebagai…

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Petugas Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, telah melakukan pemeriksaan X-ray terhadap paket tersebut dan ternyata benar paket t…